Sabtu, Mei 06, 2017
PBJI Sumut Gelar Gashuku
“Latihan bersama ini sudah menjadi program rutin dari PBJI Sumut yang digelar setiap 3 bulan sekali atau dalam setahun latihan bersama di gelar empat kali. Kebetulan latihan bersama kali ini berdekatan dengan datangnya bulan Ramadhan, sehingga latihan ini sekaligus untuk menyambut bulan yang penuh berkah bagi jujitsan yang muslim. Selain itu, para jujitsan dapat saling bermaafan sebelum menjalankan ibadah puasa,” ujar Wakil Ketua PBJI Sumut Andi P Koesno di dampingi sekretaris Amri Nasution, SE, M.Si usai latihan bersama.
Ia menjelaskan kegiatan ini sebagai rangka untuk mempersamakan jurus-jurus dan tehnik-tehnik kuncian bela diri jujitsu. Selain itu, ajang ini juga untuk mempererat tali silahtuhrahmi antar jujitsan untuk saling kenal satu sama lain. Selama ini, para jujitsan latihan di dojo masing-masing sehingga para jujitsan yang mengikuti latihan bersama mendapat manfaatnya.
Andi menambahkan latihan bersama kali ini langsung dipimpin Guru Besar Jujitsu Sumut Ronald Titaley dengan maksud untuk melihat lebih dekat para jujitsan latihan dan menilai para jujitsan. Hasil penilaian dari Ketua Dewan Pelatih dijadikan rekomendasi bagi pelatih untuk membina para jujitsan yang dipersiapkan untuk Kejurnas Batam.
“Saat ini PBJI Sumut sedang giat-giatnya mengembangkan seni bela diri asal Jepang di Sumut. Untuk itu, latihan bersama ini dengan misi memperkenalkan jujitsu lebih dekat lagi kepada masyarakat. Bagi masyarakat maupun instansi pemerintah dan swasta yang ingin mengembangkan jujitsu dan membuka dojo di lingkungan masing-masing, PBJI Sumut telah mempersiapkan pelatih-pelatih berpengalaman dan handal dengan meteri teori dan praktek. Selain itu untuk mensosialisasikan jujitsu yang telah bergabung dengan KONI”tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Pengrov Institut Jujitsu Indonesia (IJI) Sumut Muhammad Abdi Ridha menjelaskan kegiatan latihan bersama ini digelar mulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB, yang diikuti Dojo Utama Sei Padang, Dojo Polonia, Doko PDAM Tirtanadi, Dojo Medan Barat, Dojo Medan Sehat, Dojo Coca Cola, Dojo STTC dan Dojo dari Deliserdang.
Ia menjelaskan Gashuku merupakan rangkaian acara yang sangat padat bagi jujitsan untuk menyerap banyak ilmu baik secara teori maupun praktek. Fisik dan Mental harus disiapkan baik-baik. Untuk terlaksananya kegiatan Gashuku dalam menghadapi ujian kenaikan tingkat maka para jujitsan harus mampu untuk menampilkan jurusan mereka setelah menimba ilmu di dojo masing-masing.
“Latihan bersama kali ini sungguh luar biasa karena diikuti sekitar 200 jujitsan ingin yang tampil dengan jurus yang telah dipelajari. Hal ini membuktikan jujitsu telah berkembangan dan diminati oleh masyarakat khsusnya kawula sebagai bela diri dan juga sebagai ajang prestasi”. pungkas Abdi
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar