Jumat, Desember 29, 2017
Club MAXI Ramaikan Launching New NMAX
GM News-Medan.Puluhan riders komunitas MAXI Yamaha (TMAX, XMAX, NMAX, Aerox 155) memeriahkan launching skutik gembot Yamaha New NMAX 155 2018, di Maxx Coffee Sun Plasa, Medan, Rabu (27/12).
Manajer Divisi Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii Joni Lie saat peluncuran skutik premium tersebut mengatakan, Yamaha NMAX 155 Model 2018 memiliki beberapa keunggulan diantaranya, Maximum Design (New Inverted LCD Digital Speedometer, New Premium Seat Design, Velg baru dibalur warna emas), Maximum Comfort (New Rear Sub Tank Suspension warna emas, Velg dan ban tubeless tapak lebar, ruang kaki yang luas), Maximum Control (Double Disc Brake, sistem pengereman ABS), Maximum Performance (Mesin 155cc berteknologi Blue Core, Teknologi VVA), dan Maximum Style (Empat pilihan warna).
Dari pilihan warna, New NMAX 155 terbaru ini menyuguhkan warna matte grey, matte black, blue dan white. “Pembaharuan dari Yamaha NMAX 155 2018 ini merupakan persembahan Yamaha untuk konsumen Indonesia.Dengan livery ini, kita harapkan konsumen bisa puas,” ucap Joni Lie.
Fitur tambahan di Yamaha NMAX 2018, di sekitar kaki-kaki mengalami upgrade sesuai tren dan permintaan konsumen. Salah satunya mengganti sok belakang tanpa tabung dengan sok tabung ‘new rear sub tank suspension’ berwarna emas yang menambah sporty Maxi scooter dari Yamaha ini.
Khusus warna matte grey dan matte black, warna pelek juga makin mewah dengan nuansa gold, yang memang jadi poin of interest NMAX baru ini, pelek emas ini dibalut ban tubeless ukuran 110/70-13 di depan dan 130/70-13 di belakang. “Memang warna pelek emas hanya di warna matte gray dan matte black, karena warna ini bisa dibilang warna andalan kita,” ujar Joni Lie.
Bukan hanya facelift tampilan, tapi fitur spidometer juga diupgrade, tetap mengusung inverted LCD mirip dengan spidometer Aerox 155 VVA dilengkapi dengan multi information display (MID). Desain baru di jok, juga disematkan di NMAX 155 edisi 2018 ini, model jok makin sporty dengan bahan berbeda yang mendapat logo NMAX dan jaitan emas yang eksklusif.
Sektor mesin, NMAX menggunakan mesin Blue Core berkapasitas 155 cc berteknologi Variable Valve Actuator (VVA) yang memberikan tenaga NMAX akan terasa yahud dari putaran bawah hingga atas. Teknologi VVA (Variable Valve Actuation) membuat Yamaha NMAX 155 Model 2018 memiliki torsi merata di setiap putaran mesin. Ke manapun perjalanan Anda, NMAX 155 Model 2018 siap menemani.
Berapa harga yang harus ditebus konsumen untuk dapat menikmati segudang kelebihan Yamaha NMAX 155 Model 2018? SPV Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii Riki Junaedi mengatakan, Yamaha memasarkan dalam dua pilihan. “Masing masing Yamaha NMAX 155 Model 2018 dengan teknologi pengereman Anti-lock Braking System (ABS) yang dijual seharga Rp 31.618.000 untuk area Medan dan sekitarnya. Serta, Yamaha NMAX 155 Model 2018 tipe standar yang dilepas seharga Rp 27.968.000,” kata Riki.
Riki menyebutkan, tahun 2015 adalah Yamaha pertama kali menciptakan kategori baru di Indonesia yaitu MAXI Yamaha dengan memperkenalkan NMAX. Sejak saat itu, NMAX berhasil mendapatkan tempat di hati konsumen sebagai motor untuk menunjukkan kebanggaan dan semangat dalam berkendara. Terbukti sejak awal penjualan hingga Oktober 2017 motor ini telah terjual lebih dari 560.000 unit. Yamaha Indonesia juga telah mengekspor lebih dari 140.000 unit NMAX sejak 2015 ke seluruh dunia.
Kamis, Desember 21, 2017
Review Yamaha Mio S 125
Irit, Bertenaga, dan Lincah
PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing selaku perwakilan pabrikan Yamaha yang ada di Indonesia kembali mel umi jd kan matic terbarunya, kali ini hadir keluarga baru Mio yakni Mio S 125.
Kehadiran Motor Yamaha Mio S 125 ini menambah daftar keluarga mio sehingga merk matic Yamaha ini tidak terbatas akan pilihannya. Jika melihat perkembangannya, keluarnya Yamaha Mio S ini cukup cepat pasalnya pada beberapa waktu yang lalu pabrikan yamaha Indonesia telah mengeluarkan Yamaha Mio M3 dan Mio Z di bursa motor matic dalam negeri yang saat ini peminatnya pun sangat bagus.
Berbeda dari para pendahulunya tampilan Mio S ini terlihat lebih simpel, namun kaya akan fitur didalamnya.
Dibekali headlamp yang futuristik dengan mamakai lampu LED, Answer Back Sistem, ban tubles, lampu hazard, dan mesin tangguh 125cc, Mio S dirasa cukup menjawab segala kebutuhan bagi pecinta matic Yamaha.
Beberapa waktu lalu para jurnalis Medan, vlogger, dan komunitas klub motor Yamaha diberi kesempatan menjajal "Tantangan 1 Liter” yang menempuh rute Medan-Tanjung Pura, Langkat, Rabu (20/12) lalu.
Pengujian konsumsi BBM yang dikemas apik dalam lomba irit-iritan tersebut menggunakan BBM pertalite, dengan metode pengisian BBM 1 liter dan pengoperasian motor layaknya pemakaian motor harian.
Dengan jarak atau rute yang dilewati kurang lebih 70 km, para rider menggeber tunggangannya. Hasil dari lomba tersebut telah didapati konsumsi BBM paling irit diraih Hadi Iswanto, jurnalis Media 24 Jam dengan rata rata konsumsinya 64.6 km/liter.
Posisi kedua ditempati Joe ketua YRFI dengan konsumsi BBM 62 km/liter, dan posisi ketiga diraih Vito (vlogger) dengan konsumsi BBM 60 km/liter.
Selain itu saya yang juga langsung menjajal motor Mio S tersebut kaget merasakan performa motor yang tangguh dan enak untuk diajak bermanuver. Tidak hanya itu saat saya menggeber kecepatan diatas 70 km/jam motor tidak terasa goyang, sangat nyaman sekali, tidak hanya itu Mio S terbukti sangat irit.

Bila kebanayakan motor matic agak kurang stabil saat diajak menikung, berbeda dengan Mio S. Mio S sangat stabil saat menikung, mungkin karena dibekali body ramping dan berat yang 94 kg, Mio S dirasa sangat lincah sekali.
Hal senada juga disampaikan Manajer Divisi Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii Joni Lie, dengan body yang ramping dikombinasikan dengan lampu depan LED dan desain bernuansa berlian, berkendara makin terlihat elegan dan stylish. "Desain bodi yang dinamis sangat mendukung untuk berkendara di padatnya lalu lintas perkotaan. Bodi yang ramping membuat berkendara makin lincah," imbuhnya.
Dinamakan Mio S, beberapa teknologi sudah disematkan sehingga sangat cocok untuk wanita sekarang yang hobi menggunakan motor untuk kesehariannya. Meski telah merancang Mio S untuk wanita, Yamaha tak menutup kemungkinan bahwa motor tersebut digunakan oleh pria. "Memang komunikasi pertamanya atau target pertamanya itu ke wanita. Bila dipresentasikan, sekitar 70 sampai 80 persen lah. Tapi tak menutup kemungkinan digunakan oleh laki-laki juga," ucap Joni Lie.
Selain itu, penggunaan ban tubeless juga tepat karena konsumen dari kaum hawa masih bisa mengendarai Yamaha Mio S sampai rumah jika ban tertusuk paku di jalan. Walau velg yang digunakan terhitung baru dan didesain khusus untuk ban tubeless, namun secara desain masih nampak seperti generasi Yamaha Mio lawas.
Beberapa fitur lain yang hadir di motor ini adalah answer bagasi yang cukup luas, gantungan di sisi depan, dan dek yang juga cukup lega.
Yamaha Mio S yang dibanderol Rp 17-an ini sekarang sedang laris manis diburu konsumen Medan. Hal ini karena dengan membayar DP Rp 1 juta saja, konsumen akan mendapatkan sepeda motor berkualitas.
Mio S Tubeless & Ban Lebar memilki tenaga yang lebih besar dengan mesin 125cc. Motor ini tetap irit karena adanya teknologi Blue Core.
Motor dengan power (cc) besar umumnya boros bahan bakar. Namun hal ini tidak berlaku dengan Mio S. Dengan mengusung tema SMART & SOPHISTICATED, Mio S dirasa sangat cocok sebagai pilihan utama motor matic harian.
Yamaha Buktikan Keiritan Mio S 125
Teknologi Blue Core Yamaha yang ditanamkan pada motor matik Yamaha Mio S telah menunjukkan hasil konsumsi BBM yang begitu efisien. Kali ini sejumlah anak klub, vlogger, dan awak media Medan telah berhasil membuktikan kehandalan teknologi Blue Core Yamaha dengan hasil pengujian konsumsi bahan bakar dalam acara “Tantangan 1 Liter” yang melibas rute Medan-Tanjung Pura, Langkat, Rabu (20/12) lalu.
Pengujian konsumsi BBM yang dikemas apik dalam lomba irit-iritan tersebut menggunakan jenis BBM pertalite, dengan menggunakan metode pengisian BBM 1 liter dengan pengoperasian motor layaknya pemakaian motor harian. Dengan jarak atau rute yang dilewati kurang lebih 70 km, para rider menggeber tunggangannya. Hasil dari lomba tersebut telah didapati konsumsi BBM paling irit diraih Hadi Iswanto, jurnalis Media 24 Jam dengan rata rata konsumsinya 64.6 km/liter.
Posisi kedua ditempati Joe ketua YRFI dengan konsumsi BBM 62 km/liter, dan posisi ketiga diraih Vito (vlogger) dengan konsumsi BBM 60 km/liter.
“Motor yang saya gunakan sangat nyaman, kencang dan mantap tarikannya, tapi kok irit banget ya?”, ceplos sang juara. Dari pernyataan tersebut disela-sela kemenangannya, pria yang lebih akrab dipanggil Hadi tersebut telah membeberkan gaya berkendaranya yang membuat konsumsi BBM dari Yamaha Mio S menjadi lebih efisien dari para peserta lainnya.
“Teknik penggunaan motor juga menjadi salah satu faktor penting yaitu
hindari penggunaan motor Stop & Go, dan gunakan kecepatan konstan
sehingga konsumsi bahan bakar akan lebih irit. Kalau pakai sepeda
motor Yamaha apalagi varian matik terbarunya kan ada eco indicator
tuh. Kalau lampu eco indicator masih nyala berarti konsumsi bahan
bakar bisa dipastikan irit,” ujar Hadi.
Manajer Divisi Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii Joni Lie
mengatakan, varian Yamaha Mio S yang dibanderol Rp 17-an ini sekarang
sedang laris manis diburu konsumen Medan. Hal ini karena dengan
membayar DP Rp 1 juta saja, konsumen akan mendapatkan sepeda motor
berkualitas.
Mio S Tubeless & Ban Lebar memilki tenaga yang lebih besar dengan
mesin 125cc. Motor ini tetap irit karena adanya teknologi Blue Core.
"Motor dengan power (cc) besar umumnya boros bahan bakar. Namun hal
ini tidak berlaku dengan Mio S Tubeless & Ban Lebar. Motor ini tetap
irit seperti halnya matik dengan CC yang lebih kecil. Hal ini terjadi
karena adanya teknologi Bluecore," papar Joni Lie.
Keunggulan lain motor ini, kata Joni Lie, terletak pada desain yang
lebih elegan. Dengan bodi yang ramping dikombinasikan dengan lampu
depan LED dan desain bernuansa berlian, berkendara makin terlihat
elegan dan stylish. "Desain bodi yang dinamis sangat mendukung untuk
berkendara di padatnya lalu lintas perkotaan. Bodi yang ramping
membuat berkendara makin lincah," imbuhnya.
Dinamakan Mio S, beberapa teknologi sudah disematkan sehingga sangat
cocok untuk wanita sekarang yang hobi menggunakan motor untuk
kesehariannya. Meski telah merancang Mio S untuk wanita, Yamaha tak
menutup kemungkinan bahwa motor tersebut digunakan oleh pria. "Memang
komunikasi pertamanya atau target pertamanya itu ke wanita. Bila
dipresentasikan, sekitar 70 sampai 80 persen lah. Tapi tak menutup
kemungkinan digunakan oleh laki-laki juga," ucap Joni Lie.
Selain itu, penggunaan ban tubeless juga tepat karena konsumen dari
kaum hawa masih bisa mengendarai Yamaha Mio S sampai rumah jika ban
tertusuk paku di jalan. Walau velg yang digunakan terhitung baru dan
didesain khusus untuk ban tubeless, namun secara desain masih nampak
seperti generasi Yamaha Mio lawas. Beberapa fitur lain yang hadir di
motor ini adalah answer back system, bagasi yang cukup luas, gantungan
di sisi depan, dan dek yang juga cukup lega.
Minggu, September 17, 2017
Denai Kembali Juara Umum
Porkot Medan Terbaik di Sumut
GM News-Medan. Kecamatan Medan Denai kembali mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2017 yang ditutup Sabtu (16/8) di Stadion Teladan. Porkot ini cukup membanggakan karena terbaik di Sumatera Utara.Porkot Medan 2017 ini ditutup Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi. Dalam sambutannya, wali kota mengapresiasi pelaksanaan Porkot Medan ini. Dia mengatakan, Porkot ini merupakan sarana untuk mewujudkan Medan Kota Atlet. "Kami berharap even ini melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional," ujar Eldin.
Wali kota turut memuji para atlet yang telah bertanding di Porkot ini. Dia berharap para atlet tidak cepat puas, namun harus memiliki motivasi meraih prestasi lebih tinggi. "Teruslah berlatih, karena kalian akan menjadi wakil Kota Medan di even lebih tinggi," pesannya.
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Iswanda Nanda Ramli berpesan kepada atlet untuk tetap berlatih. "Kepada atlat yang menang harus tetap berlatih, karena masih ada even lebih tinggi. Bagi yang kalah, masih ada kesempatan di even lain," pesannya.
Sedangkan Ketua KONI Sumut Jhon Lubis mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan dan KONI Medan yang terus rutin menggelar Porkot. Para atlet ini akan bermain di Porprovsu 2018 mendatang. "Kita berharap muncul atlet berprestasi di tingkat nasional dan internasional," ucap Jhon Lubis.
Pada SEA Games 2017, atlet asal Medan turut meraih emas melalui cabang wushu. Atlet Medan juga penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Sumut di PON 2016 lalu. "Porkot Medan merupakan yang terbaik di Sumut," ungkapnya.
Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani mengucapkan selamat kepada Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin MSi yang baru saja menerima penghargaan pada Peringatan Haornas, beberapa waktu lalu. "Semoga penghargaan itu membuat olahraga Medan semakin baik," ujarnya.
Eddy Sibarani juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan Porkot Medan 2017 ini berjalan baik. "Kepada atlet diharapkan terus berlatih dan sampai jumpa di Porkot Medan X," tegasnya.
Sementara Ketua Panitia PB Porkot Medan 2017, Drs Suirwan melaporkan, pelaksanaan Porkot Medan yang berlangsung pada 9-16 berjalan lancar dan sukses. Medan Denai berhasil mempertahankan gelar juara umum dengan raihan 44 emas, 31 perak dan 27 perunggu. Posisi kedua ditempati Medan Helvetia dengan perolehan 39 emas, 29 perak dan 27 perunggu. Peringkat ketiga ditempati Medan Tembung dengan 36 emas, 31 perak dan 31 perunggu. (dek)
Perolehan Medali Akhir
1. Denai 44-31-27
2. Helvetia 39-29-27
3. Tembung 36-31-31
4. Timur 23-18-39
5. Selayang 22-27-34
6. Marelan 20-25-21
7. Sunggal 19-21-30
8. Amplas 16-11-22
9. Deli 14-5-15
10. Area 11-21-25
Medan Selayang Kuasai Cabor Pencaksilat
GM News-Medan. Kecamatan Medan Selayang tampil menguasai dalam cabang olahraga pencaksilat, meraih juara umum dengan 4 medali emas, 1 perak dan 4 perunggu, pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan IX berakhir, Jumat (15/9) di Gelanggang Remaja Medan.Keunggulan kecamatan Medan Selayang dalam perolehan medali itu, diikuti kecamatan Medan Perjuangan yang hanya selisih satu medali emas dan perunggu yakni 3 emas, 1 perak dan 3 perunggu. Ditempat ketiga ditempati Medan Amplas dengan raihan medali 2 emas dan 2 perak.
Ketua Pengcab IPSI Kota Medan Kompol H Enjang Bahri SH, ketika secara resmi menutup cabor pencaksilat Porkot Medan IX, Jumat (15/9) mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Koni Kota Medan yang telah melaksanakan kegiatan Porkot setiap tahunnya dengan mempertandingkan cabor pencak silat.
"Mudah- mudahan dengan adanya Porkot Medan disetiap tahunnya untuk lebih memicu seluruh perguruan silat di Kota Medan ini untuk membina atletnya, agar bisa tampil ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Apalagi, dalam waktu dekat ini, Koni Kota Medan adan dihadapi dengan even bergengsi yakni Porwilsu dan Porprovsu yang merupakan cikal bakal menuju PON 2020 di Papua," sebutnya.
Lebih lanjut Enjang menuturkan, untuk itu bagi Pengcab IPSI Kota Medan di Porkot kali ini, merupakan ajang seleksi untuk memilih pesilat yang terbaik, guna akan dibina untuk tampil di Porwilsu nanti.
"Selepas ini kami akan terus memangili pesilat yang dianggap potensi bagi para jawara untuk mengikuti seleksi dan TC 200 persen untuk menghadapi Porwilsu dengan mambawa panji Kota Medan, " ungkapnya.
Medan Tembung Juara Umum Muaythai
GM News-Medan. Kecamatan Medan Tembung menjadi pengumpul medali terbanyak dengan 2 emas pada eksebisi Porkot Medan IX/2017 cabor muaythai yang berlangsung di Jalan Sampul Medan, Jumat (15/9).Hasil itu menempatkan Tembung sebagai juara umum disusul Perjuangan dengan 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Sedangkan posisi ketiga diraih Deli dengan 1 emas dan 1 perak.
Emas untuk Kecamatan Medan Tembung diraih Nasib Simbolon yang bermain di kelas 59 Kg. Di final, dia sukses mengalahkan Reda Azmu dari Medan Deli. Satu emas lagi disumbangkan Dimas Pratama yang mengalahkan Firman Tambunan dari Medan Kota di kelas 69 Kg.
Ketua Umum KONI Medan, Drs Eddy H Sibarani mengatakan muaythai merupakan satu dari tiga cabor yang menggelar laga eksebisi di Porkot Medan. Diharapkan, dari eksebisi tersebut mampu menjadikan Muaythai Medan menjadi semakin kuat sebagai persiapan menjelang Kejurda 2018.
"Dari 5 cabor yang baru masuk di KONI Medan, 3 cabor sudah ikut eksebisi di Porkot ini. Pastinya ini kesempatan bagi para atlet untuk unjuk kemampuan untuk menghadapi kejuaraan lainnya. Selain itu, dengan eksebisi ini dipastikan muaythai akan dipertandingkan resmi untuk Porkot 2018," ucap Eddy saat pembukaan yang turut dihadiri Ketua Harian Muaythai Sumut, Ali Asan dan Sekretaris Zulkifli Lubis.
Dalam kesempatan itu, Eddy juga mengacungkan jempol untuk panitia yang telah menggelar eksebisi sehingga menjadikan wadah bagi atlet bertading. "Dan kepada atlet, semangat terus berlatih, tunjukkan prestasi. Ingat, ini juga seleksi awal menuju PON 2020 di Papua nanti," sambungnya.
"Dengan eksisibishi ini, kita berharap pada Porkot tahun depan muaythai sudah bisa dipertandingkan resmi," ucapnya lagi. Selain Muaythai, dua cabor lagi juga dipertandingkan sebagai eksebisi yakni arung jeram dan cricket.
Sementara itu, Ketum Muaythai Indonesia (MI) Kota Medan, H Gumuru Harahap SSos MAP melalui Sekum AKP Bachtiar Effendi Sirait SSos mengatakan, eksebisi tersebut akan menjadi awal kebangkitan muaythai di Sumut, khususnya Kota Medan. Apalagi diakuinya, untuk Porkot selanjutnya sudah mulai dipertandingkan resmi.
"Terima kasih sebelumnya untuk Ketua KONI Medan, Eddy Sibarani yang sudah hadir langsung menyaksikan eksebisi muaythai ini. Harapannya pasti muaythai Medan lebih diminati dan bagi atlet atau pun klub-klub yang ada di Medan untuk segera bergabung dengan MI Medan untuk persiapan menghadapi kejuaraan mendatang," tambahnya.
Ketua Panitia , Amrinto Sinurat melaporkan sebanyak22 atlet ikut ambil bagian dari 9 kecamatan se-Kota Medan.
Tuntungan Tak Tergoyahkan di Softball/Baseball
GM News-Medan. Kecamatan Medan Tuntungan kembali menegaskan dominasinya pada cabang softball dan baseball Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2017. Tuntungan mengawinkan emas cabang ini setelah menang pada pertai final di Lapangan USU, Kamis (14/9).Tuntungan memastikan emas softball usai di final mengalahkan Medan Deli dengan skor 8-5. Medali perunggu diraih Medan Helvetia.
Keberhasilan tim putri meraih emas, ikut memotivasi tim putra Medan Tuntungan. Mereka kemudian meraih emas baseball usai di final mengalahkan Medan Petisah dengan skor telak 16-7. Medali perunggu diraih Medan Deli.
Dengan keberhasilan ini, dominasi Tuntungan di cabang softball dan baseball belum tergoyahkan. Mereka selalu mengawinkan emas cabang tersebut dalam tiga Porkot Medan terakhir.
Pertandingan final ini turut disaksikan Ketua Pengcab Perbasasi Kota Medan, Edwin A Nasution. Dia mengaku gembira karena Porkot Medan ini telah melahirkan atlet-atlet softball dan baseball berbakat. "Saya lihat banyak muncul atlet-atlet muda yang berbakat. Mereka merupakan harapan kita di sama mendatang," ujar Edwin.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Perbasasi Sumut ini menambahkan, olahraga softball dan baseball sudah mulau berkembang. Hal itu terlihat dari hasil pertandingan Porkot Medan 2017 ini. "Tuntungan memang kembali juara, tapi kecamatan lain sudah mulai mengimbangi," ungkap pria yang akrab dipanggil Edwin Camat itu.
Untuk itu, Edwin berharap agar tim yang juara jangan cepat puas. Namun tetap berlatih, karena masih banyak even-even lebih tinggi di masa mendatang. "Untuk yang belum juara, teruslah berlatih. Masih ada kesempatan di masa mendatang," pungkasnya.
Medan Denai Akhiri Dominasi Medan Timur di Bulutangkis
GM News-Medan. Kontingen Kecamatan Medan Denai tampil sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) bulutangkis, di Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Medan IX/2017, yang berakhir di GOR bulutangkis Shamrock, Medan, Kamis (14/9). Medan Denai mampu mengoleksi 2 emas, 1 perak, 5 perunggu. Hasil ini sekaligus sukses mengakhiri dominasi Medan Timur yang merupakan juara bertahan pada Porkot 2016.Medan Timur harus puas berada di posisi kedua dengan 2 emas, 1 perak. Medan Johor raih 1 emas, 3 perak, 2 perunggu. Medan Amplas 1 emas, 1 perak, 1 perunggu. Kemudian Medan Belawan, Labuhan, Deli, dan Perjuangan masing 1 perunggu.
Medali emas pertama Medan Denai melalui Ganda putri pasangan Aprilian/Salsabila yang di final kalahkan pasangan Nia /Silvia (Johor) dua set langsung 21-14, 22-20. Medali perunggu bersama Shindi/ Shintia (Deli) dan Adelia/Putri N (amplas).
Emas kedua melalui nomor tunggal putra, Fadlan. Pada laga final ia kalahkan Artha dari Medan Timur dua set langsung 21-10, 21-14. Sedangkan medali perunggu bersama Satrio (Johor) dan Kelvin (Denai).
Kemudian di nomor ganda putra atas pasangan Medan Timur Yufi V/Artha Hsb yang menang atas pasangan Medan Denai Fadlan/ Kelvin dua set langsung, 21-18, 21-9. Sedangkan perunggu bersama menjadi milik pasangan Medan Belawan (Widy/Paris) dan Medan Johor (Naufal/Thoriq).
Nomor ganda campuran emas direbut pasangan Fadil T/Adelia (Amplas) setelah menang atas pasangan Satrio Wibowo/ Nia A (Johor) dengan skor 21-18, 21-17. Perunggu bersama diraih kontingen Medan Denai atas nama M Fadlan/ Aprilian dan Kelvin/Salsabila.
Sementara di nomor tunggal putri, Nia A (Johor) meraih emas usai di final menang atas Adelia (amplas) dengan skor 18-21, 21-10, 21-13. Sedangkan medali perunggu bersama menjadi milik Salsabila (Denai) dan Nurhidayah (perjuangan).
Sedangkan nomor beregu diraih Medan Timur usai di final kalahkan Medan Johor dengan skor 2-1. Sedangkan medali perunggu bersama menjadi milik Medan Denai dan Medan Labuhan.
Koordinator KONI Kecamatan Medan Denai, Widodo mengucapkan terima kasih kepada pebulutangkis yang telah meraih medali sekaligus membawa kontingen Denai tampil juara umum. Menurut Widodo, cabor ini memang dari awal Cabor andalan di Porkot tahun ini. "Dari tahun ke tahun di ajang Porkot, bulutangkis memang konsisten sumbangkan emas. Ini menandakan bahwa pembinaan atlet di klub berjalan baik. Termasuk berkat kekompakan pengurus dalam menjalankan roda organisasi." jelas Widodo.
Wakil ketua KONI Medan bidang prestasi Siegfried mengatakan, dari hasil Porkot tahun ini menunjukkan bahwa kekuatan Cabor bulutangkis di setiap kecamatan sudah merata. Hal itu dilihat dominasi Medan Timur tidak begitu jauh dengan kecamatan lainnya. "Kita patut berbangga karena hampir semua kecamatan meraih emas. Ini kan berkat pembinaan yang baik dilakukan KONi kecamatan maupun klub. Kita harapkan setelah Porkot mereka terus lakukan intens latihan untuk persiapan di ajang Porwil dan Porprovsu 2018," ucapnya.
Sementara itu, ketua PBSI Kota Medan H Thamrin mengucapkan terima kasih atas dukungan KONI Medan yang setiap tahunnya melaksanakan Porkot. Hal ini tentu menjadi motivasi bagi seluruh atlet, demi meraih prestasi terbaik di even yang lebih tinggi. Termasuk kesempatan bagi PBSI untuk menjaring atlet hingga pelosok daerah, yang selama ini tidak dilirik. "Porkot merupakan salah satu ajang untuk mengevaluasi dan mengukur sejauh mana kemampuan atlet. Ini tentu salah satu bagian dari proses pembinaan yang baik. Kita berharap Porkot ini terus dilaksanakan tiap tahunnya." harap Thamrin.
Sebelumnya, pada Porkot Medan 2017, Cabor bulutangkis diikuti 120 atlet putra/putri dari 19 kecamatan Se Kota Medan. Pertandingan berlangsung mulai 11-14 September.
Medan Marelan dan Deli Juara Umum Basket Porkot
GM News-Medan. Kecamatan Medan Marelan dan Deli menjadi juara umum bersama Porkot Medan IX/2017 cabor basket yang berakhir, Kamis (14/9) di Gor Pradipa Medan Perguruan DR Wahidin Sudirohusodo. Kedua kecamatan tersebut masing-masing mengumpulkan satu emas.Emas untuk Medan Marelan didapat dari final kategori putri usia mengalahkan Polonia 45-14. Sementara emas bagi Medan Deli diraih di final kategori putra setelah mengalahkan Polonia dengan skor 56-33.
Sementara Medan Polonia harus puas di posisi 3 dengan 2 perak. Posisi tiga ditempati Area dan Barat yang masing-masing meraih 1 perunggu.
Ketua KONI Medan, Drs Eddy H Sibarani didampingi Ketua panitia Porkot Medan IX/2017, Suirwan, mengapresiasi panitia yang sukses menggelar pertandingan basket di Porkot dengan sangat baik. Tidak lupa, dia juga memuji semangat dari para atlet yang terus berjuang untuk menjadi atlet terbaik.
"Selamat kepada para pemenang, jangan cepat puas dan tetap lah berlatih keras. Begitu juga bagi yang kalah, masih banyak event ke depan yang harus dihadapi, jadi tetaplah berlatih," ujarnya saat acara penutupan.
Koordinator pertandingan basket Porkot Medan, Suhaib Hasibuan melaporkan, event kali ini diikuti sebanyak 224 atlet yang terbagi 132 atlet putra dan 92 putri. Adapun tim yang bertanding terdiri dari 11 tim putra dan 8 putri.
"Pertandingan berlangsung 5 hari. Dari event ini memang momennya untuk regeerasi atlet di mana atlet-atlet terbaik saat ini bermain di Popnas dan Kejurnas," katanya. "Sejauh ini hasilnya sangat bagus, banyak atlet baru yang begitu potensial. Ini bagus untuk perkembangan basket selanjutnya," tutupnya.
Medan Kota Pertahankan Juara Umum Wushu
GM News-Medan. Kontingen Medan Kota memastikan tampil sebagai juara umum cabang olahraga wushu Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan IX/2017, yang dilangsungkan di Padepokan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) Jalan Plaju Medan, Jumat (15/9).
Kontingen Medan Kota tampil sebagai pengumpul medali terbanyak setelah meraih dua medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Hasil tersebut
sekaligus mempertahankan gelar juara umum Porkot tahun lalu, ketika itu kontingen Medan Kota tampil sebagai pengumpul medali terbanyak dengan dua medali emas, dan dua perak, dan satu perunggu Urutan kedua ditempati kontingen Medan Baru dengan dua medali emas. Kontingen Medan Maimun menempati urutan ketiga setelah meraih dua medali emas. Kontingen Medan Timur berada di urutan keempat dengan
satu medali emas, dua perak dan tiga perunggu.
Medali emas kontingen Medan Kota keduanya dipersembahkan Trisha Luvvent yang memenangi nomor taiji quan 24 putri dan taiji quan 42 putri. Untuk nomor taiji quan 24 putri, Trisha Luvvent mengumpulkan nilai 8,62, sedangkan pada nomor taiji quan 42 putri, Trisha Luvvent mengemas nilai 8,65. Medali perak nomor taiji quan 24 putri dimenangkan Fany Rahmah dari Medan Timur dengan nilai 8,52, dan medali perunggu diraih Natasha Salim dari Medan Kota dengan nilai 8,4. Medali perak nomor dan taiji quan 42 putri diraih Fany Rahmah dari Medan Timur dengan nilai 8,55, dan perunggu dimenangkan Natasha Salim dengan nilai 8,45.
Ketua Pengcab Wushu Indonesia (WI) Medan Darsen Song usai pertandingan itu mengatakan, pihaknya merasa bangga kekuatan wushu di kota Medan sekarang ini menyebar di beberapa kecamatan. "Kontingen Medan Kota memang berhasil mempertahankan gelar juara umum, tetapi untuk peringkat di bawahnya ada pergeseran. Hal ini membuktikan bahwa kecamatan-kecamatan lain lebih serius mempersiapkan atlet-atlet wushu," katanya.
Darsen Song juga merasa bangga karena pelaksanaan Porkot Medan tahun ini jumlah peserta mengalami peningkatan cukup tajam sehingga pesertanya mencapai 170 atlet. "Jumlah peserta tersebut menunjukkan bahwa atlet wushu kini sudah tersebar di hampir sebagian besar kecamatan di kota Medan," katanya.
Pelaksanaan Porkot 2017 cabang olahraga wushu juga dihadiri Wakil Ketua Umum Bidang Prestasi KONI Medan Sigfried, Kabid Binpres KONI Medan Bambang Riyanto, dan Wakabid Humas Faisal Pardede.
Kontingen Medan Kota tampil sebagai pengumpul medali terbanyak setelah meraih dua medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Hasil tersebut
sekaligus mempertahankan gelar juara umum Porkot tahun lalu, ketika itu kontingen Medan Kota tampil sebagai pengumpul medali terbanyak dengan dua medali emas, dan dua perak, dan satu perunggu Urutan kedua ditempati kontingen Medan Baru dengan dua medali emas. Kontingen Medan Maimun menempati urutan ketiga setelah meraih dua medali emas. Kontingen Medan Timur berada di urutan keempat dengan
satu medali emas, dua perak dan tiga perunggu.
Medali emas kontingen Medan Kota keduanya dipersembahkan Trisha Luvvent yang memenangi nomor taiji quan 24 putri dan taiji quan 42 putri. Untuk nomor taiji quan 24 putri, Trisha Luvvent mengumpulkan nilai 8,62, sedangkan pada nomor taiji quan 42 putri, Trisha Luvvent mengemas nilai 8,65. Medali perak nomor taiji quan 24 putri dimenangkan Fany Rahmah dari Medan Timur dengan nilai 8,52, dan medali perunggu diraih Natasha Salim dari Medan Kota dengan nilai 8,4. Medali perak nomor dan taiji quan 42 putri diraih Fany Rahmah dari Medan Timur dengan nilai 8,55, dan perunggu dimenangkan Natasha Salim dengan nilai 8,45.
Ketua Pengcab Wushu Indonesia (WI) Medan Darsen Song usai pertandingan itu mengatakan, pihaknya merasa bangga kekuatan wushu di kota Medan sekarang ini menyebar di beberapa kecamatan. "Kontingen Medan Kota memang berhasil mempertahankan gelar juara umum, tetapi untuk peringkat di bawahnya ada pergeseran. Hal ini membuktikan bahwa kecamatan-kecamatan lain lebih serius mempersiapkan atlet-atlet wushu," katanya.
Darsen Song juga merasa bangga karena pelaksanaan Porkot Medan tahun ini jumlah peserta mengalami peningkatan cukup tajam sehingga pesertanya mencapai 170 atlet. "Jumlah peserta tersebut menunjukkan bahwa atlet wushu kini sudah tersebar di hampir sebagian besar kecamatan di kota Medan," katanya.
Pelaksanaan Porkot 2017 cabang olahraga wushu juga dihadiri Wakil Ketua Umum Bidang Prestasi KONI Medan Sigfried, Kabid Binpres KONI Medan Bambang Riyanto, dan Wakabid Humas Faisal Pardede.
Selasa, September 12, 2017
Perbakin Apresiasi KONI Medan
GM News-Medan. Ketua Harian Perbakin Sumut Musa Idishah menyambut baik
dan memberi apresiasi atas konsistensi KONI Medan dalam menggelar Porkot
Medan 2017.
Menurut
pria yang akrab disapa Doddy ini, event seperti Porkot Medan sangat
besar manfaatnya bagi perkembangan atlet di kota Medan, terutama dalam
menjaring bibit-bibit atlet potensial.
Bagi Perbakin sendiri,
tambah Doddy, dengan adanya gelaran Porkot, maka akan semakin memudahkan
pengurus dalam mendapatkan atlet berbakat. "Bagi atlet tembak sendiri,
ajang Porkot menjadi ajang bagi mereka untuk mengetahui sejauh mana
hasil sarj latihan mereka selama ini. Perhelatan Porkot harus
tetapvterus dilaksanakan dan sebaiknya ditingkatkan lagi," ujar Doddy,
Selasa (12/9).
Wakil
Ketua Pengcab Perbakin Medan Wilson Haryanto didampingi Sekretaris M
Ilham dan Ketua Bidang Target Perbakin Sumut Dandy Leonardi,
menambahkan, Porkot Medan memang sudah masuk ke dalam program kerja
Perbakin Medan. karena itu, Porkot menjadi salah satu ajang seleksi bagi
atlet-atlet tembak Medan dalam menghadapi berbagai kejuaran.
"Untuk
tahun ini Porkot dijadikan salah satu ajang seleksi bagi para atlet
tembak Medan yang akan mengikuti Kejurnas Jakarta Anniversary XXIV 2017
yang berlangsung 24 September di Jakarta," kata Wilson.
Cabang
menembak Porkot 2017 dibuka Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani,
Selasa (22/9), yang juga mengapresiasi berbagai upaya yang dilakukan
Perbakin dalam upaya lebih memasyarakatkan olahraga menembak kepada
masyarakat terutama pada kalangan muda.
"Berbagai
kejuaraan menembak yang digelar Perbakin juga dinilai sangat positif,
selain akan menambah jam terbang atlet, juga semakin memancing animo
masyarakat untuk menggeluti olahraga ini," jelas Eddy saat meninjau
pelaksanaan pertandingan didampingi Ketua PB Porkot Medan 2017 Suirwan
serta pengurus KONI Medan Sigfried, dan Rotua Sibagariang.
Salah
satu bukti semakin berkembangnya olahraga itu adalah dengan banyaknya
peserta yang turut bertanding pada Porkot Medan cabor yang saat ini
sedang berlangsung. "Kita sangat mengapresiasi Perbakin Medan yang
terus secara berkesinambungan melakukan pembinaan kepada atlet. Itu
tentunya sangat potensial melahirkan atlet berkualitas karena dengan
makin banyak mereka mengikuti pertandingan, maka kemampuan mereka
semakin terasah," katanya.
Porkot Catur 2017
Medan Tembung Pertahankan Juara
GM News-Medan. Kecamatan Medan Tembung berhasil mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2017 cabang olahraga catur di Gedung Barasokai (Aula Kantor Camat Medan Area) Jl Rahmadsyah Medan, Selasa (12/9).
Medan Tembung tampil sebagai juara umum setelah mengoleksi 3 medali emas, 4 medali perak, dan 3 perunggu. Posisi kedua ditempati kecamatan Medan Maimun dengan 2 emas dan 1 perunggu. pada posisi ke tiga ditempati kecamatan Medan Denai dengan 1 emas dan 3 perak.
Selanjutnya, diposisi keempat dihuni kecamatan Medan Helvetia dengan 1 emas. Sedangkan diposisi kelima dan keenam ditempati kecamatan Medan Johor dan Medan Petisah dengan mengoleksi masing-masing 2 medali perungggu.
Ketua Panitia pelaksana yang juga sekretaris Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Medan Widodo mengatakan, pelaksanaan Porkot 2017 cabor catur pada tahun ini berjalan lancar dan tertib, para peserta terlihat bersemangat dan antusias. "Semua peserta terlihat begitu bersemangat dan antusias," kata Widodo.
Dikatakan Widodo, melalui Porkot ini pihaknya akan terus berusaha untuk menggali bibit atlet catur berkualitas, yang nantinya akan mengharumkan nama kota Medan sebagai kota atlet.
Adapun jumlah peserta pada Porkot 2017 cabor catur ini yakni 94 atlet dan mempertandingkan nomor catur klasik putra senior, nomor senior putra cepat, nomor junior putra, nomor junior putri, senior putri catur cepat, dan senior putri catur klasik.
Senin, September 11, 2017
Helvetia Dominan di Kempo
GM News-Medan. Kecamatan Medan Helvetia tampil dominan pada cabang kempo Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2017 yang digelar di Gelanggang Remaja, Jalan Sutomo Ujung, Minggu (10/9). Helvetia berhasil mengumpulkan 8 emas, 4 perak dan 9 perunggu.Medali emas Helvetia disumbangkan Rahmad Ramadiansyah dari randori putra kelas 50-55 kg, Ridho Saragih di nomor randori putra kelas 55-60 kg, Raditya Ismoyo di nomor randori kelas 60-65 kg. Emas lainnya disumbangkan Khoirunisa di nomor randori putri 51-54 kg senior, Megananda di nomor randori kelas plus 54 kg senior, Cherly Marlily di nomor randori putri kelas 45-48 kg, Maya Andini di nomor randori kelas 51-54 kg dan embu beregu campuran.
Raihan Medan Helvetia ini unggul jauh dari Medan Perjuangan dengan 2 emas, 5 perak dan 3 perunggu. Medan Sunggal berada di posisi ketiga dengan raihan 2 emas, 3 perak dan 4 perunggu. Medan Tuntungan berada di posisi keempat dengan 2 emas dan 1 perunggu.
Ketua Pengcab Perkemi Medan, Jovan Imanta Kristia yang hadir menyaksikan pertandingan mengaku gembira melihat antusias peserta. "Kita sangat senang, karena para atlet sangat antusias bertanding. Mereka sangat bersemangat meraih juara," ujar Jovan didampingi sekretaris Jhon Piter.
Jovan mengungkapkan, dia juga gembira karena peserta Porkot kali ini meningkat tajam. Tahun ini, cabang kempo diikuti 120 atlet dari 13 kecamatan. "Ini menunjukkan kempo semakin berkembang dan diminati masyarakat Kota Medan," paparnya.
Dia berharap meningkatnya jumlah peserta ini, ikut berpengaruh dengan munculnya atlet-atlet berbakat. "Kita berharap even ini bisa memunculkan atlet-atlet berbakat, yang nantinya dibina dan mengharumkan nama Kota Medan," pungkasnya.
Medan Timur Juara Umum Tinju Porkot
GM News-Medan. Torehan 3 emas, 5 perak dan 3 perunggu mengantarkan Kecamatan Medan Timur sebagai juara umum Porkot Medan IX/2017 cabang olahraga tinju yang berakhir Senin (21/9) di PPLP Sumut. Runner-up diisi oleh Medan Denai dengan 3 emas dan 2 perunggu, diikuti Medan Helvetia 2 emas dan 3 perak.
Ketua Umum KONI Medan, Drs Eddy H Sibarani yang hadir langsung menyaksikan dan mengalungkan medali, mengapresiasi suksesnya Porkot Medan cabor tinju di mana antusias para peserta cukup baik dalam bersaing merebut medali. Diharapkan, dari pegelaran tersebut mampu melahirkan petinju-petinju berbakat yang nantinya meraih prestasi pada Porprovsu mendatang.
"Banyaknya potensi petinju yang muncul akan menjadi modal bagus untuk pembinaan ke depannya. Saya ingatkan untuk terus berlatih mengejar prestasi karena ke depan akan banyak event lainnya," ucap Eddy yang juga Sekum Pertina Sumut itu.
Dalam kesempatan itu, Eddy juga memuji kinerja panitia pelaksana yang mampu menggelar Porkot cabor tinju sehingga selesai dengan baik. "Semoga event selanjutnya tetap dan akan selalu baik," lanjutnya.
Sementara Pelatih tinju Medan Timur, Nazaruddin Lubis mengaku puas dengan keberhasilan anak didiknya meraih prestasi maksimal dalam event tersebut. Dia pun melihat motivasi atlet sangat baik sehingga itu kunci keberhasilan menjadi juara umum sekaligus mempertahankan prestasi pada Porkot sebelumnya.
"Sebelumnya tanpa target, saya cuma motivasi atlet agar terus fokus dalam berlatih. Itu lah persiapan yang kami lalukan, latihan dan latihan sehingga mereka memang benar-benar siap," jelasnya.
Adapun petinju Medan Timur yang meraih medali emas yakni, Rasyidin Angkat (46 Kg), Yusuf Harifa (49 Kg) dan Andi Siregar (56 Kg) untuk peraih emas. Sementara perak diraih Julius Sibarani (60 kg), Pungu Sintinjah (69 Kg), Rano Karno Siburian (81 Kg), Tri Yola (45 Kg pi) dan Dea Ananda (54 Kg pi). Perunggu diraih oleh Jeremia Purba (52 kg), Dimas Pratama (75 kg) dan Murni Ayu Mendrofa (48 kg).
Ketua Umum KONI Medan, Drs Eddy H Sibarani yang hadir langsung menyaksikan dan mengalungkan medali, mengapresiasi suksesnya Porkot Medan cabor tinju di mana antusias para peserta cukup baik dalam bersaing merebut medali. Diharapkan, dari pegelaran tersebut mampu melahirkan petinju-petinju berbakat yang nantinya meraih prestasi pada Porprovsu mendatang.
"Banyaknya potensi petinju yang muncul akan menjadi modal bagus untuk pembinaan ke depannya. Saya ingatkan untuk terus berlatih mengejar prestasi karena ke depan akan banyak event lainnya," ucap Eddy yang juga Sekum Pertina Sumut itu.
Dalam kesempatan itu, Eddy juga memuji kinerja panitia pelaksana yang mampu menggelar Porkot cabor tinju sehingga selesai dengan baik. "Semoga event selanjutnya tetap dan akan selalu baik," lanjutnya.
Sementara Pelatih tinju Medan Timur, Nazaruddin Lubis mengaku puas dengan keberhasilan anak didiknya meraih prestasi maksimal dalam event tersebut. Dia pun melihat motivasi atlet sangat baik sehingga itu kunci keberhasilan menjadi juara umum sekaligus mempertahankan prestasi pada Porkot sebelumnya.
"Sebelumnya tanpa target, saya cuma motivasi atlet agar terus fokus dalam berlatih. Itu lah persiapan yang kami lalukan, latihan dan latihan sehingga mereka memang benar-benar siap," jelasnya.
Adapun petinju Medan Timur yang meraih medali emas yakni, Rasyidin Angkat (46 Kg), Yusuf Harifa (49 Kg) dan Andi Siregar (56 Kg) untuk peraih emas. Sementara perak diraih Julius Sibarani (60 kg), Pungu Sintinjah (69 Kg), Rano Karno Siburian (81 Kg), Tri Yola (45 Kg pi) dan Dea Ananda (54 Kg pi). Perunggu diraih oleh Jeremia Purba (52 kg), Dimas Pratama (75 kg) dan Murni Ayu Mendrofa (48 kg).
Amplas Pertahankan Juara Senam Porkot 2017
GM News-Medan. Para pesenam Kecamatan Medan Amplas berhasil mempertahankan gelar juara umum Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan IX 2017 cabang olahraga (cabor) senam, yang berakhir Minggu (10/9), di Gedung Senam Prof Drs Jepta Hutabarat, Jalan GM Panggabean, Teladan Medan.
Kecamatan Medan Amplas tampil sebagai juara umum setelah mengoleksi 14 medali emas, 4 perak dan 7 perunggu. Posisi kedua diraih Medan Denai dengan raihan 3 emas, 10 perak dan 6 perunggu, kemudian disusul Medan Kota ditempat ketiga dengan 2 emas, 7 perak dan 2 perunggu.
Kemudian di posisi keempat Medan Tembung dengan 2 emas, 3 perak dan 1 perunggu, Medan Area di tempat kelima dengan raihan 2 emas, 1 perak dan 7 perunggu serta posisi keenam Medan Polonia dengan 2 emas. Sedang Medan Petisah belum mampu mendulang medali.
Porkot Medan IX 2017 cabor senam yang berlangsung sehari penuh ini diikuti sebanyak 50 pesenam putra dan putri berasal dari 7 kecamatan yakni Medan Amplas, Medan Denai, Medan Tembung, Medan Petisah, Medan Kota, Medan Area, dan Medan Polonia, serta mempertandingkan 19 nomor yakni Artistik putra 8 nomor, artistik putri 5 nomor serta ritmik 6 nomor.
Sekretaris Panitia Pelaksanakan Porkot Medan IX 2017 Cabor Senam Safrizal mengucapkan terimakasih kepada para orang tua, wasit, pelatih serta atlet yang telah berpartisipasi, sehingga penyelenggaraan even ini berlangsung sukses.
“Selamat kepada pesenam yang tampil sebagai juara, dan yang belum berhasil anggaplah ini keberhasilan yang tertunda dan terus berlatih yang giat agar kelak mampu meraih prestasi yang diinginkan,” katanya.
Dikatakan, pihaknya juga akan terus berusaha untuk menjadikan Kota Medan sebagai “Kota Atlet” sesuai harapan Walikota Medan serta KONI Medan. “Ini kita buktikan dimana kontingen senam Sumut yang akan tampil di Popnas Semarang semua pesenam Kota Medan,” ujarnya.
Untuk itu, Safrizal berharap agar insentif para atlet yang selama ini telah diberikan KONI Medan hendaknya dipertahankan. Karena hal ini sebagai pelejut bagi atlet untuk terus berlatih.
Kecamatan Medan Amplas tampil sebagai juara umum setelah mengoleksi 14 medali emas, 4 perak dan 7 perunggu. Posisi kedua diraih Medan Denai dengan raihan 3 emas, 10 perak dan 6 perunggu, kemudian disusul Medan Kota ditempat ketiga dengan 2 emas, 7 perak dan 2 perunggu.
Kemudian di posisi keempat Medan Tembung dengan 2 emas, 3 perak dan 1 perunggu, Medan Area di tempat kelima dengan raihan 2 emas, 1 perak dan 7 perunggu serta posisi keenam Medan Polonia dengan 2 emas. Sedang Medan Petisah belum mampu mendulang medali.
Porkot Medan IX 2017 cabor senam yang berlangsung sehari penuh ini diikuti sebanyak 50 pesenam putra dan putri berasal dari 7 kecamatan yakni Medan Amplas, Medan Denai, Medan Tembung, Medan Petisah, Medan Kota, Medan Area, dan Medan Polonia, serta mempertandingkan 19 nomor yakni Artistik putra 8 nomor, artistik putri 5 nomor serta ritmik 6 nomor.
Sekretaris Panitia Pelaksanakan Porkot Medan IX 2017 Cabor Senam Safrizal mengucapkan terimakasih kepada para orang tua, wasit, pelatih serta atlet yang telah berpartisipasi, sehingga penyelenggaraan even ini berlangsung sukses.
“Selamat kepada pesenam yang tampil sebagai juara, dan yang belum berhasil anggaplah ini keberhasilan yang tertunda dan terus berlatih yang giat agar kelak mampu meraih prestasi yang diinginkan,” katanya.
Dikatakan, pihaknya juga akan terus berusaha untuk menjadikan Kota Medan sebagai “Kota Atlet” sesuai harapan Walikota Medan serta KONI Medan. “Ini kita buktikan dimana kontingen senam Sumut yang akan tampil di Popnas Semarang semua pesenam Kota Medan,” ujarnya.
Untuk itu, Safrizal berharap agar insentif para atlet yang selama ini telah diberikan KONI Medan hendaknya dipertahankan. Karena hal ini sebagai pelejut bagi atlet untuk terus berlatih.
Denai Kuasai Judo Porkot IX 2017
GM News-Medan.Medan Denai sukses menguasai cabang judo Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan ke IX yang digelar di Gor SPN Sampali, Minggu (10/9). Pejudo Medan Denai berhasil meraih 5 emas, 1 perak dan 1 perunggu.
Medali emas pertama Medan Denai diraih dikelas -40 kg putri melalui pejudonya Rania Syahida, perak direbut Adella Lira dari Medan Tembung dan perunggu Andini Dwi Ramadhani dari Medan Timur.
Emas kedua kedua Medan Denai disumbangkan Novi Miranda Tanjung dikelas -52 kg putri yang mengalahkan pejudo Suci Chalista dari Tembung yang harus puas dengan medali perak. Medali perunggu dikelas ini diraih Aisya dari Medan Timur.
Di putra kelas -40 kg, Medan Denai menempatkan medali emas melalui pejudonya Jonathan Vigo Marbun, perak direbut Daffa Zendriano dari Medan Perjuangan. Sedangkan perunggu bersama masing-masing direbut Burju A Nainggolan (Medan Denai) dan Naufal Raihan Iskandar (Medan Timur).
Dikelas -55 kg putra dominasi Medan Denai semakin tidak terbendung dengan keberhasilan M Okky W merebut emas disusul perak oleh Yehezkiel Dwi Febrian Luwe (Medan Marelan) dan perunggu bersama yang direbut Lulu Fajar Simare-Mare (Medan Tembung) dan Timotius A Purtra (Medan Area).
Puncaknya dikelas +73 kg putra pejudo Medan Denai, Hartawan Darmawangsa berhasil menuntaskan perlawanan atlet Medan Marelan, Muhammad S yang harus puas dengan medali perak. Sedangkan perunggu diduduki M Reyhan Fuady (Medan Kota) dan Muhammad Arif (Medan Barat).
Tambahan 1 perak Medan Denai dipersembahkan Yona Tasya P Lubis dikelas +70kg putri. Runer up cabang Judo IX 2017 ini diraih Medan Marelan dengan 4 emas, 3 perak.
Disusul Medan Timur 1 emas, 1 perak dan 8 perunggu. Medan Kota 1 emas 1 perak dan 1 perunggu. Disusul diperingkat 5 besar yang diduduki Medan Barat dengan 1 emas dan 4 perunggu. Dan Medan Tembung diposisi 6 dengan 3 perak dan 2 perunggu.
Sedangkan Medan Amplas, Medan Perjuangan dan Medan Sunggal menempati posisi 7 hingga 9 dengan mengemas masing-masing 1 perak. Menyusul Medan Area dan Medan Helvetia yang meraih 1 perunggu. Untuk Kecamatan Medan Petisah, Medan Selayang dan Medan Tuntungan gagal mendapatkan medali.
Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Medan, Hugeng didampingi sekertaris Andreas Yus mengatakan, hasil yang telah diraih pejudonya diajang Porkot tahun ini akan dijadikan evaluasi guna mempersiaplan tim dalam menghadapi Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) pada November 2017 mendatang.
"Kita tengah mempersiapkan atlet dan diharapkan dengan pencapaian yang didapat di Porkot kali ini, Pengkot PJSI Medan siap melakukan pembenahan dan penambaham skill bagi atlet yang akan kita turunkan diajang Kejurwil se-Sumatera,"ucapnya.
Medali emas pertama Medan Denai diraih dikelas -40 kg putri melalui pejudonya Rania Syahida, perak direbut Adella Lira dari Medan Tembung dan perunggu Andini Dwi Ramadhani dari Medan Timur.
Emas kedua kedua Medan Denai disumbangkan Novi Miranda Tanjung dikelas -52 kg putri yang mengalahkan pejudo Suci Chalista dari Tembung yang harus puas dengan medali perak. Medali perunggu dikelas ini diraih Aisya dari Medan Timur.
Di putra kelas -40 kg, Medan Denai menempatkan medali emas melalui pejudonya Jonathan Vigo Marbun, perak direbut Daffa Zendriano dari Medan Perjuangan. Sedangkan perunggu bersama masing-masing direbut Burju A Nainggolan (Medan Denai) dan Naufal Raihan Iskandar (Medan Timur).
Dikelas -55 kg putra dominasi Medan Denai semakin tidak terbendung dengan keberhasilan M Okky W merebut emas disusul perak oleh Yehezkiel Dwi Febrian Luwe (Medan Marelan) dan perunggu bersama yang direbut Lulu Fajar Simare-Mare (Medan Tembung) dan Timotius A Purtra (Medan Area).
Puncaknya dikelas +73 kg putra pejudo Medan Denai, Hartawan Darmawangsa berhasil menuntaskan perlawanan atlet Medan Marelan, Muhammad S yang harus puas dengan medali perak. Sedangkan perunggu diduduki M Reyhan Fuady (Medan Kota) dan Muhammad Arif (Medan Barat).
Tambahan 1 perak Medan Denai dipersembahkan Yona Tasya P Lubis dikelas +70kg putri. Runer up cabang Judo IX 2017 ini diraih Medan Marelan dengan 4 emas, 3 perak.
Disusul Medan Timur 1 emas, 1 perak dan 8 perunggu. Medan Kota 1 emas 1 perak dan 1 perunggu. Disusul diperingkat 5 besar yang diduduki Medan Barat dengan 1 emas dan 4 perunggu. Dan Medan Tembung diposisi 6 dengan 3 perak dan 2 perunggu.
Sedangkan Medan Amplas, Medan Perjuangan dan Medan Sunggal menempati posisi 7 hingga 9 dengan mengemas masing-masing 1 perak. Menyusul Medan Area dan Medan Helvetia yang meraih 1 perunggu. Untuk Kecamatan Medan Petisah, Medan Selayang dan Medan Tuntungan gagal mendapatkan medali.
Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Medan, Hugeng didampingi sekertaris Andreas Yus mengatakan, hasil yang telah diraih pejudonya diajang Porkot tahun ini akan dijadikan evaluasi guna mempersiaplan tim dalam menghadapi Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) pada November 2017 mendatang.
"Kita tengah mempersiapkan atlet dan diharapkan dengan pencapaian yang didapat di Porkot kali ini, Pengkot PJSI Medan siap melakukan pembenahan dan penambaham skill bagi atlet yang akan kita turunkan diajang Kejurwil se-Sumatera,"ucapnya.
Medan Selayang Juara Umum Cabor Sepatu Roda
GM News-Medan. Kontingen Kecamatan Medan Selayang berhasil keluar sebagai juara umum cabang olahraga sepatu roda Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2017, yang berkahir Minggu (10/9) sore di Lintasan Speatu Roda Cadika, Medan Johor.Medan Selayang tampil sebagai kampiun dengan menyabet medali 5 emas, 5 perak, dan 4 perunggu. Pundi-pundi emas Medan Selayang itu diraih Farrel Mohammad Al Ghazali dari nomor ITT 300 meter putra dan Farrahany Diva Az Zahra dari nomor ITT 300 meter putri.
Sementara emas Medan Selayang lainnya diraih Zahra Nabila di nomor sprint 1.000 meter putri, dan Rafa Anindya di nomor 1.000 meter putra. Sedang emas terakhir disumbangkan lewat nomor final 5.000 meter putra melalui M. Raihan Tambunan.
Tempat kedua diraih kontingen Kecamatan Medan Sunggal dengan torehan 3 emas, 1 perak, dan 3 perunggu, sedangkan peringkat ketiga dengan torehan 2 emas, dan 1 perak diraih kontingen Kecamatan Medan Perjuangan.
Lalu peringkat keempat diraih Medan Area (1 emas, 2 perak), diikuti Medan Johor di tempat kelima (1 emas, 1 perak), dan Medan Helvetia di posisi keenam. Sedangkan peringkat ketujuh ditempati Medan Kota dan Medan Amplas dengan sama-sama meraih 2 perunggu, dan posisi terakhir ditempati Medan Tembung dengan 1 perunggu.
Perolehan medali cabor sepatu roda Porkot Medan 2017.
1. Medan Selayang (5-5-4)
2. Medan Sunggal (3-1-3)
3. Medan Perjuangan (2-1-0)
4. Medan Area (1-2-0)
5. Medan Johor (1-1-0)
6. Medan Helvetia (0-2-0)
7. Medan Kota dan Medan Amplas (0-0-2)
8. Medan Tembung (0-0-1)
KONI Medan Apresiasi Forki Medan
GM News-Medan. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan memberikan apresiasi kepada Federasi Olahraga Karate-do Indonesia
(Forki) yang secara konsisten terus melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu mengharumkan nama daerah dikancah nasional maupun internasional.
Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H. Sibarani di Medan, Minggu, mengatakan, Forki dapat menjadi contoh bagi induk cabang olahraga lainnya di daerah itu, yang dengan konsisten terus secara berkesinambungan melakukan pembinaan, baik atlet senior terutama atlet usia dini.
"Kita pantas merasa bangga dengan Forki dibawah kepemimpinan Hasrul Benny Harahap SH MHum mampu terus melahirkan atlet berkualitas," katanya saat membuka Porkot Medan Cabang olahraga karate di GOR Mini Futsal Jalan Pancing Medan.
Ia juga mengatakan konsistensi Forki Medan juga ditunjukkan dengan banyaknya peserta yang mengikuti even tersebut yang berasal dari 21 kecamatan di Kota Medan.
Hal tersebut, lanjut dia, cukup membanggakan karena tujuan dari Porkot iitu semula adalah untuk lebih memasyarakatkan karate melalui tumbuh kembangnya berbagai dojo yang ada di kota itu yang muaranya adalah lebih banyak lagi lahir karateka-karateka handal dan berprestasi.
Ia berkeyakinan dengam banyaknya kejuaraan digelar, maka akan semakin menumbuhkembangkan minat kalangan muda untuk mendalami karate serta lebih mendongkrak prestasi dikemudian hari, baik tingkat daerah, nasional maupun internasional.
"Forki telah menyahuti apa yang Koni inginkan dalam melahirkan atlet berkualitas dan berprestasi. Namum kami harap jangan cepat merasa puas dengan apa yang telah divapai selama ini. Teruslah berbuat demi terwujutnya harapan kita bersama menjadikan Medan Kota Atlet," katanya.
Sementara pada kesempatan yang sama Ketua Forki Medan Hasrul Benny Hararap mengatakan kejuaraan tersebut diikuti 301 karateka dari 21 kecamatan yang hasilnya akan dijadikan acuan untuk mempersiapkan atlet menghadapi Porwil dan Porprov tahun 2018.
"Seleksi masih tetap akan kita lakukan untuk menyiapkan atlet menghadapi Porwil dan Porprov nantinya. Namun tentunya atlet yang meraih medali di Porkot ini memiliki nilai tambah untuk lolos seleksi nantinya," katanya.
Hasrul juga menyampaikan apresiasinya kepada KONI Kota Medan yang terus secara rutin menggelar Porkot setiap tahun, yang tentunya sangat berdampak positif dalam upaya melahirkan bibit-bibit atlet handal terutama cabang olahraga karate.
"Karate telah jadi olahraga masyarakat di Medan dan itu semua tentunya berkat kerja keras kita semua dan kai akan terus berkoordinasi dengan KONI selaku pembina kami," sebutnya.
Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H. Sibarani di Medan, Minggu, mengatakan, Forki dapat menjadi contoh bagi induk cabang olahraga lainnya di daerah itu, yang dengan konsisten terus secara berkesinambungan melakukan pembinaan, baik atlet senior terutama atlet usia dini.
"Kita pantas merasa bangga dengan Forki dibawah kepemimpinan Hasrul Benny Harahap SH MHum mampu terus melahirkan atlet berkualitas," katanya saat membuka Porkot Medan Cabang olahraga karate di GOR Mini Futsal Jalan Pancing Medan.
Ia juga mengatakan konsistensi Forki Medan juga ditunjukkan dengan banyaknya peserta yang mengikuti even tersebut yang berasal dari 21 kecamatan di Kota Medan.
Hal tersebut, lanjut dia, cukup membanggakan karena tujuan dari Porkot iitu semula adalah untuk lebih memasyarakatkan karate melalui tumbuh kembangnya berbagai dojo yang ada di kota itu yang muaranya adalah lebih banyak lagi lahir karateka-karateka handal dan berprestasi.
Ia berkeyakinan dengam banyaknya kejuaraan digelar, maka akan semakin menumbuhkembangkan minat kalangan muda untuk mendalami karate serta lebih mendongkrak prestasi dikemudian hari, baik tingkat daerah, nasional maupun internasional.
"Forki telah menyahuti apa yang Koni inginkan dalam melahirkan atlet berkualitas dan berprestasi. Namum kami harap jangan cepat merasa puas dengan apa yang telah divapai selama ini. Teruslah berbuat demi terwujutnya harapan kita bersama menjadikan Medan Kota Atlet," katanya.
Sementara pada kesempatan yang sama Ketua Forki Medan Hasrul Benny Hararap mengatakan kejuaraan tersebut diikuti 301 karateka dari 21 kecamatan yang hasilnya akan dijadikan acuan untuk mempersiapkan atlet menghadapi Porwil dan Porprov tahun 2018.
"Seleksi masih tetap akan kita lakukan untuk menyiapkan atlet menghadapi Porwil dan Porprov nantinya. Namun tentunya atlet yang meraih medali di Porkot ini memiliki nilai tambah untuk lolos seleksi nantinya," katanya.
Hasrul juga menyampaikan apresiasinya kepada KONI Kota Medan yang terus secara rutin menggelar Porkot setiap tahun, yang tentunya sangat berdampak positif dalam upaya melahirkan bibit-bibit atlet handal terutama cabang olahraga karate.
"Karate telah jadi olahraga masyarakat di Medan dan itu semua tentunya berkat kerja keras kita semua dan kai akan terus berkoordinasi dengan KONI selaku pembina kami," sebutnya.
Minggu, September 10, 2017
Porkot Medan 2017 Dibuka
Pemko Pertimbangkan Tambah Anggaran KONI Medan
GM News-Medan. Gong Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan IX/2017 resmi dibuka melalui upacara pembukaan di Stadion Teladan Medan, Sabtu (9/9/2017). Porkot kali ini, spesial karena digelar bersamaan dengan Hari Olahraga Nasional yang jatuh pada 9 September.
Tak hanya itu, spesial juga milik KONI Kota Medan karena Pemko Medan pertimbangkan menambah anggaran tahun 2018 mendatang. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Syaiful Bahri. Mewakili Walikota Medan, T Dzulmi Eldin, dirinya membuka asa tambahan anggaran bagi KONI Medan 2018 mendatang. "Anggaran KONI Medan, kiranya dapat ditambah, tahun depan dapat dipertimbangkan dan itu saya kira tidak mustahil," ungkapnya saat membuka Porkot Medan IX/2017.
"Mati kita berdoa bersama, kiranya hal tersebut terwujud. Amin," tambahnya.
Sedangkan sambutan tertulis Walikota Medan, T Dzulmi Eldin yang disampaikannya, Porkot adalah perhelatan satu tahun sekali yang telah berlangsung kesembilan kalinya. Porkot ini juga perhatian pemerintah bersama KONI Medan, memperkenalkan Medan ditingkat nasional bahkan dunia. "Porkot titik kulminasi pembinaan olahraga sekaligus juga gambaran pembinaan bersama-sama yang dilaksanakan tiap kecamatan," ujarnya.
Katanya, Porkot kali ini juga menjadi spesial bagi atlet. Sebab, para juara menjadi wakil ibukota Sumatera Utara ini untuk tampil di Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu). "Ini sudah menjadi tradisi bagi Kota Medan, mengirimkan atletnya di tingkat provinsi," akunya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRR Kota Medan, Iswanda Nanda Ramli SE mengatakan, sudah sepatutnya anggaran pembinaan atlet oleh KONI Medan ditambah. Mengingat, pembinaan yang dilakukan demi terwujudnya cita-cita Kota Medan menjadi Kota Altet. "Kiranya, Walikota Medan agar memperhatikan anggaran KONI Medan. Karena Medan sebagai kota ketiga terbesar, memiliki anggaran yang jauh berbeda dibandingkan kota lain," sebut pria ya g akrab disapa Nanda itu.
"Saat ini, anggaran KONI Medan Rp9 miliar, sedangkan daerah lain seperti Surabaya sudah mencapai Rp20 miliar. Kiranya ini bisa menjadi pertimbangan," harapnya.
Apresiasi Walikota Medan
Porkot Medan yang telah digelar untuk ke-9 kalinya membuktikan perhatian Pemko Medan dan pembinaan atlet oleh KONI Medan berjalan maksimal. Tak ayal, apresiasi tinggi pun mengalir dari KONI Sumut.
Wakil Ketua Umum II, Sakiruddin SE mengatakan, pihaknya mengapresiasi tinggi Porkot Medan yang telah berlangsung ke-9 kalinya. Porkot Medan yang menjadi kalender tetap KONI Medan yang digelar tiap tahunnya juga berbeda dengan daerah lainnya. "Hanya kota Medan yang laksanakan Porkot yang sudah 9 kali. Kab/kota lain mengelar dua atau empat tahun sekali. Kami mengapresiasi yang tinggi kepada Walikota dan KONI Medan atas perhatian dan juga pembinaan terhadap olahraga," ujar Sakiruddin.
Katanya, dengan digelarnya Porkot Medan tiap tahunnya menjadikan ketatnya persaingan para atlet dan juga perkembangan dari pembinaan. "Porkot titik kulminasi tertinggi untuk melihat pembinaan atlet di kecamatan, akan tumbuh kembang klub-klub dan otomatis kompetisi olahraga akan lebih banyak," akunya.
Sakiruddin pun mengakui, jika atlet Medan mendominasi kontingen Sumut di PON Jawa Barat 2016 lalu, menjadi bukti bahwa Porkot Medan titik menghasilkan atlet berkualitas. "PON 2016 Medan menyumbangkan 60 persen atlet bagi kontingen Sumut. Ini merupakan bukti bahwasanya cita-cita Medan menjadi Kota Atlet ini sudah tampak langkah yang menghasilkan," pungkasnya.
Sedangkan Ketua KONI Medan, Drs Eddy H Sibarani mengatakan ajang Porkot yang telah memasuki edisi ke 9 ini berkat dukungan walikota Medan dan semua pihak dalam membangun kebersamaan sudah terlaksana. Sejak Porkot pertama , elah berhasil lahirkan atlet Medan yang membela Sumut di nasional dan Indonesia di internasional. "Kepada dua atlet Medan Lindswell dan Juwita dapat emas Sea Games 2017 di Malaysia. Awalnya kita hadirkan, tapi mereka mengikuti Pelatnas untuk persiapan di kejuaraan dunia September ini," ujarnya.
Katanya, prestasi yang diperoleh ini, kiranya menjadi motivasi bagi atlet lainnya dan lebih baik di masa mendatang. "Apalagi Walikota Medan saat ini berada di kota Magelang dalam rangka menerima penghargaan olahraga tingkat nasional. Itu artinya penilaian pusat terhadap kota Medan secara umum telah menggeliat. Tapi kita jangan berpuas diri, dan meningkat di masa mendatang," harapnya.
Ketua panitia Suirwan mengatakan Porkot Medan diikuti 3.786 atlet dari 21 kecamatan dengan pertandingan 32 cabang olahraga serta cabang cricket sebagai laga eksibisi. "Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian Porkot sesuai aturan dan tataran pelaksanaan," akhirnya.
Tak hanya itu, spesial juga milik KONI Kota Medan karena Pemko Medan pertimbangkan menambah anggaran tahun 2018 mendatang. Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Syaiful Bahri. Mewakili Walikota Medan, T Dzulmi Eldin, dirinya membuka asa tambahan anggaran bagi KONI Medan 2018 mendatang. "Anggaran KONI Medan, kiranya dapat ditambah, tahun depan dapat dipertimbangkan dan itu saya kira tidak mustahil," ungkapnya saat membuka Porkot Medan IX/2017.
"Mati kita berdoa bersama, kiranya hal tersebut terwujud. Amin," tambahnya.
Sedangkan sambutan tertulis Walikota Medan, T Dzulmi Eldin yang disampaikannya, Porkot adalah perhelatan satu tahun sekali yang telah berlangsung kesembilan kalinya. Porkot ini juga perhatian pemerintah bersama KONI Medan, memperkenalkan Medan ditingkat nasional bahkan dunia. "Porkot titik kulminasi pembinaan olahraga sekaligus juga gambaran pembinaan bersama-sama yang dilaksanakan tiap kecamatan," ujarnya.
Katanya, Porkot kali ini juga menjadi spesial bagi atlet. Sebab, para juara menjadi wakil ibukota Sumatera Utara ini untuk tampil di Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu). "Ini sudah menjadi tradisi bagi Kota Medan, mengirimkan atletnya di tingkat provinsi," akunya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRR Kota Medan, Iswanda Nanda Ramli SE mengatakan, sudah sepatutnya anggaran pembinaan atlet oleh KONI Medan ditambah. Mengingat, pembinaan yang dilakukan demi terwujudnya cita-cita Kota Medan menjadi Kota Altet. "Kiranya, Walikota Medan agar memperhatikan anggaran KONI Medan. Karena Medan sebagai kota ketiga terbesar, memiliki anggaran yang jauh berbeda dibandingkan kota lain," sebut pria ya g akrab disapa Nanda itu.
"Saat ini, anggaran KONI Medan Rp9 miliar, sedangkan daerah lain seperti Surabaya sudah mencapai Rp20 miliar. Kiranya ini bisa menjadi pertimbangan," harapnya.
Apresiasi Walikota Medan
Porkot Medan yang telah digelar untuk ke-9 kalinya membuktikan perhatian Pemko Medan dan pembinaan atlet oleh KONI Medan berjalan maksimal. Tak ayal, apresiasi tinggi pun mengalir dari KONI Sumut.
Wakil Ketua Umum II, Sakiruddin SE mengatakan, pihaknya mengapresiasi tinggi Porkot Medan yang telah berlangsung ke-9 kalinya. Porkot Medan yang menjadi kalender tetap KONI Medan yang digelar tiap tahunnya juga berbeda dengan daerah lainnya. "Hanya kota Medan yang laksanakan Porkot yang sudah 9 kali. Kab/kota lain mengelar dua atau empat tahun sekali. Kami mengapresiasi yang tinggi kepada Walikota dan KONI Medan atas perhatian dan juga pembinaan terhadap olahraga," ujar Sakiruddin.
Katanya, dengan digelarnya Porkot Medan tiap tahunnya menjadikan ketatnya persaingan para atlet dan juga perkembangan dari pembinaan. "Porkot titik kulminasi tertinggi untuk melihat pembinaan atlet di kecamatan, akan tumbuh kembang klub-klub dan otomatis kompetisi olahraga akan lebih banyak," akunya.
Sakiruddin pun mengakui, jika atlet Medan mendominasi kontingen Sumut di PON Jawa Barat 2016 lalu, menjadi bukti bahwa Porkot Medan titik menghasilkan atlet berkualitas. "PON 2016 Medan menyumbangkan 60 persen atlet bagi kontingen Sumut. Ini merupakan bukti bahwasanya cita-cita Medan menjadi Kota Atlet ini sudah tampak langkah yang menghasilkan," pungkasnya.
Sedangkan Ketua KONI Medan, Drs Eddy H Sibarani mengatakan ajang Porkot yang telah memasuki edisi ke 9 ini berkat dukungan walikota Medan dan semua pihak dalam membangun kebersamaan sudah terlaksana. Sejak Porkot pertama , elah berhasil lahirkan atlet Medan yang membela Sumut di nasional dan Indonesia di internasional. "Kepada dua atlet Medan Lindswell dan Juwita dapat emas Sea Games 2017 di Malaysia. Awalnya kita hadirkan, tapi mereka mengikuti Pelatnas untuk persiapan di kejuaraan dunia September ini," ujarnya.
Katanya, prestasi yang diperoleh ini, kiranya menjadi motivasi bagi atlet lainnya dan lebih baik di masa mendatang. "Apalagi Walikota Medan saat ini berada di kota Magelang dalam rangka menerima penghargaan olahraga tingkat nasional. Itu artinya penilaian pusat terhadap kota Medan secara umum telah menggeliat. Tapi kita jangan berpuas diri, dan meningkat di masa mendatang," harapnya.
Ketua panitia Suirwan mengatakan Porkot Medan diikuti 3.786 atlet dari 21 kecamatan dengan pertandingan 32 cabang olahraga serta cabang cricket sebagai laga eksibisi. "Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian Porkot sesuai aturan dan tataran pelaksanaan," akhirnya.
Jumat, September 08, 2017
Porkot Medan IX/2017
3.876 Atlet Rebutkan 2.394 Medali
GM News-Medan. Sebanyak 2.394 medali diperebutkan 3.876 atlet yang tampil di Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan IX/2017 yang berlangsung 9 sampai 16 September dengan acara pembukaan di Stadion Teladan Sabtu sore.
Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani dalam keterangan persnya menyebutkan, 2.394 medali tersebut diperebutkan dari 460 nomor yang dipertandingkan. Sedangkan cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan sebanyak 32 cabor, ditambah arung jeram mengelar partai eksebisi.
"Dari total medali 2.394 total medali yang diperebutkan di Porkot nanti, dengan rincian 742 emas, 743 perak dan 910 medali perunggu," ungkap Eddy didampingi Ketua Panitia, Suirwan dan Ketua Humas KONI Medan Armansyah Thahir, di Aula KONI Medan, Komplek Stadion Teladan, Kamis (7/9/2017).
Eddy menyebutkan, Porkot kali ini, pihaknya menjadikan seleksi bagi atlet untuk memperkuat kontingen Kota Medan tampil Pekan Olahraga Wilayah Sumatera Utara (Porwilsu) dan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2018. "Porkot kali ini dijadikan salah satu evaluasi atau penjaringan bagi atlet Medan untuk menghadapi kedua event tersebut," jelasnya.
Ketua Panitia, Suirwan menambahkan, ke-3.876 atlet tersebut merupakan kontingen dari 21 kecamatan se-Kota Medan. Jumlah ini belum termasuk official pertandingan mencapai 1.000 orang. "Mereka bertanding di 32 cabor yang dipertandingkan ditambah eksibisi arung jeram sebagai cabang yang baru bergabung di KONI Medan," jelasnya.
Soal pembukaan nanti, lanjutnya, akan dimeriahkan marching band, sejumlah artis Kota Medan, dan pertunjukan free style dari komunitas BMX. Hingga puncak acara, dimeriahkan artis dangdut ibukota, Sofia Dwi. "Juga dimeriahkan dengan senam massal 1.000 pelajar dan juga lucky draw untuk pengunjung yang hadir langsung menyaksikan acara pembukaan dengan hadiah utama satu unit sepeda motor," pungkasnya.
Persiapan acara pembukaan ungkap Suirwan dilakukan maksimal demi lancar dan sukses kegiatan, di mana pada Kamis (6/9) sore berlangsung gladi kotor dan akan berlanjut dengan gladi bersih pada Jumat (8/9) sore. “Kita berharap acara berjalan sukses dan tentu atas dukungan semua pihak, karena Porkot sudah menjadi ikon Kota Medan dan akan digelar untuk ke sembilan kalinya beruntun,” tandas Suirwan.
Senin, Agustus 14, 2017
Medan Juara Umum Taekwondo Piala Gubsu
KONI Harapkan Atlet PSE Taekwondo Meningkat
GM News-Medan. KONI Sumut berharap atlet taekwondo Sumut mengukir prestasi yang membanggakan dalam Kejurnas Taekwondo 2017, sehingga dengan demikian nantinya akan semakin banyak atlet taekwondo Sumut yang masuk Program Sumut Emas (PSE).
Ketua Umum KONI Sumut diwakili Prof Agung Sunarno mengungkapkan hal tersebut ketika menutup secara resmi kejuaraan taekwondo Piala Gubsu 2017 di GOR Cemara Asri Medan, Minggu (13/8).
"Peraih medali emas, perak maupun perunggu secara otomatis akan masuk PSE dan kita ingin ada atlet taekwondo yang masuk program PSE pada setiap nomor yang dipertandingkan pada PON 2020," kata Prof Agung Sunarno.
Prof Agung Sunarno berharap dan yakin hal tersebut bisa terwujud, sebab dari dulu taekwondo Sumut selalu memberi kontribusi medali di PON, dan saat ini pun sudah ada tiga atlet taekwondo yang terdaftar masuk PSE, ujarnya.
Sementara, Ketua Pengprov TI Sumut H Musa Rajekshah, MHum atau yang akrab disapa Ijeck menyatakan kegembiraannya kejuaraan perdana yang digelar di dalam kepengurusan yang dipimpinnya mendapat sambutan positif dari Pengcab mupun dojang, dimana tercatat ada 14 Pengcab yang berpartisipasi mengikuti kejuaraan ini.
"Keberhasilan penyelenggaraan ini menjadi motivasi bagi Pengprov TI untuk lebih giat lagi," sebutnya.
Diungkapkan, dalam tahun 2017 ini, Pengprov TI Sumut akan menggelar 2 kejuaraan lagi. "Sebab itu, saya minta agar Pengcab maupun dojang mempersiapkan diri untuk menyongsong kedua event tersebut," ujar Ijeck yang mendapat sambutan meriah dari atlet dan ofisial. Panitia memberi hadiah uang pembinaan bagi para juara dalam Piala Gubsu sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi atlet agar lebih giat berlatih.
Dalam kejuaraan yang berlangsung dua hari penuh ini, Pengkot TI Medan tampil sebagai juara umum setelah meraih medali terbanyak dengan 6 emas, 4 perak dan 4 perunggu. Tim taekwondo PPLP menempati posisi kedua dengan meraih 6 emas tanpa perak dan perunggu, sedangkan kontingan Tanah Karo menempati peringkat ketiga dengan 3 emas, 1 perak dan 4 perunggu.
Dalam kejuaraan ini dipertandingkan nomor Poomsae, meski hanya baru bersifat eksebisi, namun meski demikian pesertanya cukup banyak.
Panitia menetapkan Putri Rosdayani (PPLP) dan Krisjon (Tanah Karo) sebagai atlet terbaik kelompok junior putri dan putra, Opi Danena Ginting (TI Medan) dan Jaysurya D (KTC Tanah Karo) atlet terbaik senior putri dan putra, sementara wasit terbaik, Rosihan.
Ia mengatakan pada PON XIX Tahun 2016 di Jawa Barat cabang olahraga taekwondo memperoleh satu perak sedangkan pada PON XVIII tahun 2012 memperoleh satu emas dan satu perunggu.
GM News-Medan. KONI Sumut berharap atlet taekwondo Sumut mengukir prestasi yang membanggakan dalam Kejurnas Taekwondo 2017, sehingga dengan demikian nantinya akan semakin banyak atlet taekwondo Sumut yang masuk Program Sumut Emas (PSE).
Ketua Umum KONI Sumut diwakili Prof Agung Sunarno mengungkapkan hal tersebut ketika menutup secara resmi kejuaraan taekwondo Piala Gubsu 2017 di GOR Cemara Asri Medan, Minggu (13/8).
"Peraih medali emas, perak maupun perunggu secara otomatis akan masuk PSE dan kita ingin ada atlet taekwondo yang masuk program PSE pada setiap nomor yang dipertandingkan pada PON 2020," kata Prof Agung Sunarno.
Prof Agung Sunarno berharap dan yakin hal tersebut bisa terwujud, sebab dari dulu taekwondo Sumut selalu memberi kontribusi medali di PON, dan saat ini pun sudah ada tiga atlet taekwondo yang terdaftar masuk PSE, ujarnya.
Sementara, Ketua Pengprov TI Sumut H Musa Rajekshah, MHum atau yang akrab disapa Ijeck menyatakan kegembiraannya kejuaraan perdana yang digelar di dalam kepengurusan yang dipimpinnya mendapat sambutan positif dari Pengcab mupun dojang, dimana tercatat ada 14 Pengcab yang berpartisipasi mengikuti kejuaraan ini.
"Keberhasilan penyelenggaraan ini menjadi motivasi bagi Pengprov TI untuk lebih giat lagi," sebutnya.
Diungkapkan, dalam tahun 2017 ini, Pengprov TI Sumut akan menggelar 2 kejuaraan lagi. "Sebab itu, saya minta agar Pengcab maupun dojang mempersiapkan diri untuk menyongsong kedua event tersebut," ujar Ijeck yang mendapat sambutan meriah dari atlet dan ofisial. Panitia memberi hadiah uang pembinaan bagi para juara dalam Piala Gubsu sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi atlet agar lebih giat berlatih.
Dalam kejuaraan yang berlangsung dua hari penuh ini, Pengkot TI Medan tampil sebagai juara umum setelah meraih medali terbanyak dengan 6 emas, 4 perak dan 4 perunggu. Tim taekwondo PPLP menempati posisi kedua dengan meraih 6 emas tanpa perak dan perunggu, sedangkan kontingan Tanah Karo menempati peringkat ketiga dengan 3 emas, 1 perak dan 4 perunggu.
Dalam kejuaraan ini dipertandingkan nomor Poomsae, meski hanya baru bersifat eksebisi, namun meski demikian pesertanya cukup banyak.
Panitia menetapkan Putri Rosdayani (PPLP) dan Krisjon (Tanah Karo) sebagai atlet terbaik kelompok junior putri dan putra, Opi Danena Ginting (TI Medan) dan Jaysurya D (KTC Tanah Karo) atlet terbaik senior putri dan putra, sementara wasit terbaik, Rosihan.
Ia mengatakan pada PON XIX Tahun 2016 di Jawa Barat cabang olahraga taekwondo memperoleh satu perak sedangkan pada PON XVIII tahun 2012 memperoleh satu emas dan satu perunggu.
Menilik perolehan medali di kedua PON tersebut, ia berharap seluruh pengurus , atlet dan pelatih, kejurda ini dapat menjadi ajang evaluasi untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan nasional maupun kejuaraan yang lebih besar dengan meningkatkan kualitas latihan serta melatih disiplin dan mental bertanding agar menghasilkan atlet yang potensial.
"Kami tentunya sangat mengharapkan kejurda ini dapat dijadikan sebagai ajang persiapan untuk menuju PON di Papua mendatang. Yang tidak kalah penting lagi adalah atlet taekwondo juga harus bisa jadi duta anti narkoba," katanya.
Sementara Ketua KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis mengatakan dua kali pelaksanaan PON yang lalu, takwondo selalu berhasil menumbang medali untuk kontingen Sumut.
Melihat keseriusan Pegprov Taekwondo Sumatera Utara dibawah kendali Musa Rajekshah, ia optimis pada PON mendatang di Papua, cabang olahraga taekwondo bisa lebih banyak memberikan kontribusi raihan medali bagi Sumut.
"Ini akan kita jadikan tolak ukur ujian menuju PON 2020 di Papua, sementara bagi atlet junior, kejurda ini kami harapkan sebagai cikal bakal persiapan menuju PON tahun 2024," katanya.
KONI Bangga 9 Atlet Medan Perkuat Indonesia
GM News-Medan. Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani (foto), menyatakan bangga karena terdapat sembilan atlet asal Kota Medan ikut memperkuat kontingen Merah Putih berlaga di ajang pesta olahraga antar negara Asia Tenggara (SEA Games) XXIX/2017 di Kuala Lumpur.
"Kita bangga dan senang, karena ada banyak atlet Medan terpilih memperkuat Indonesia di ajang multi event dua tahunan anegara Asia Tenggara ini. Hal ini juga menjadi bukti keberhasilan dari pembinaan selama ini," sebut Eddy H Sibarani di Sekretariat KONI Kota Medan, Senin (14/8). Karenanya, Ketua Umum KONI Medan tak lupa menyatakan terima kasih kepada Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi yang sangat peduli dan begitu memperhatikan para atlet.
Menurut Eddy Sibarani ada sembilan atlet, tiga pelatih serta masing-masing satu wasit dan manager dari Medan dalam kontingen Indonesia pada SEA Games XXIX dari total 22 atlet/ofisial asal Sumut dalam kontingen Indonesia. Mereka adalah Jintar Simanjutak, Desyinta Banurea, Jonni Abdila dan Zulkarnaen Purba (manajer) dari cabang karate. Kemudian Jefry Zen serta Achmad Fadil Nasution dan Eddy Hartono (manajer) dari cabang biliar. Dari wushu Lindswell, Juwita Niza Wasni, Novita (pelatih) dan Iwan Kwok (wasit), Aldila Indriyati dan Hardy Rahmadiyan (boling) dan Silvester Golbert Manik (polo air).
Di antara atlet yang memperkuat Indonesia di SEA Games XXIX, juga merupakan adalah yang meraih medali emas di ajang PON XIX/2016 lalu bersama kontingen Sumatera Utara. Atlet Medan tersebut yakni Desyinta Banurea dari cabang karate, Lindswell dan Juwita (wushu) serta Aldila Indriyani (boling). Sedangkan Jintar Simanjutak meraih medali perak karate. "Untuk atlet yang berprestasi di ajang ini, tentu akan ada penghargaan dan reward dari Wali Kota," tambah Eddy.
Eddy menyebut, Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi menitip pesan kepada para atlet, dan berharap dapat menuai prestasi maksimal di SEA Games 2017 ini. "Pesan Wali Kota, jaga kondisi agar selalu fit dan ikuti arahan pelatih, supaya tampil maksimal saat bertanding. Wali Kota sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian para atlet," sebutnya.
Para atlet yang terpilih, menurut Eddy, adalah atlet yang telah bergabung di Pelatnas dalam program Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas), yang tentu telah siap untuk mempersembahkan medali. "Kita juga berharap semakin banyak atlet-atlet Medan yang berprestasi di tingkat internasional. Tidak hanya di tingkat regional ataupun nasional saja," tandas Eddy H Sibarani. SEA Games XXIX berlangsung 19 sampai 30 Agustus.
"Kita bangga dan senang, karena ada banyak atlet Medan terpilih memperkuat Indonesia di ajang multi event dua tahunan anegara Asia Tenggara ini. Hal ini juga menjadi bukti keberhasilan dari pembinaan selama ini," sebut Eddy H Sibarani di Sekretariat KONI Kota Medan, Senin (14/8). Karenanya, Ketua Umum KONI Medan tak lupa menyatakan terima kasih kepada Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi yang sangat peduli dan begitu memperhatikan para atlet.
Menurut Eddy Sibarani ada sembilan atlet, tiga pelatih serta masing-masing satu wasit dan manager dari Medan dalam kontingen Indonesia pada SEA Games XXIX dari total 22 atlet/ofisial asal Sumut dalam kontingen Indonesia. Mereka adalah Jintar Simanjutak, Desyinta Banurea, Jonni Abdila dan Zulkarnaen Purba (manajer) dari cabang karate. Kemudian Jefry Zen serta Achmad Fadil Nasution dan Eddy Hartono (manajer) dari cabang biliar. Dari wushu Lindswell, Juwita Niza Wasni, Novita (pelatih) dan Iwan Kwok (wasit), Aldila Indriyati dan Hardy Rahmadiyan (boling) dan Silvester Golbert Manik (polo air).
Di antara atlet yang memperkuat Indonesia di SEA Games XXIX, juga merupakan adalah yang meraih medali emas di ajang PON XIX/2016 lalu bersama kontingen Sumatera Utara. Atlet Medan tersebut yakni Desyinta Banurea dari cabang karate, Lindswell dan Juwita (wushu) serta Aldila Indriyani (boling). Sedangkan Jintar Simanjutak meraih medali perak karate. "Untuk atlet yang berprestasi di ajang ini, tentu akan ada penghargaan dan reward dari Wali Kota," tambah Eddy.
Eddy menyebut, Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi menitip pesan kepada para atlet, dan berharap dapat menuai prestasi maksimal di SEA Games 2017 ini. "Pesan Wali Kota, jaga kondisi agar selalu fit dan ikuti arahan pelatih, supaya tampil maksimal saat bertanding. Wali Kota sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian para atlet," sebutnya.
Para atlet yang terpilih, menurut Eddy, adalah atlet yang telah bergabung di Pelatnas dalam program Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas), yang tentu telah siap untuk mempersembahkan medali. "Kita juga berharap semakin banyak atlet-atlet Medan yang berprestasi di tingkat internasional. Tidak hanya di tingkat regional ataupun nasional saja," tandas Eddy H Sibarani. SEA Games XXIX berlangsung 19 sampai 30 Agustus.
250 ATLET TAEKWONDO BERSAING DI KEJURDA PIALA GUBERNUR
GM News-Medan. Sebanyak 250 taekwondoin dari 14 kabupaten dan kota di Sumatera Utara bersaing menjadi yang terbaik pafa Kejuaraan Daerah Taekwondo memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara yang digelar di GOR Bulu Tangkis Cemara Asri Medan, 12-13 Agustus 2017.
Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Utara, Musa Rajekshah di Medan, Sabtu saat pembukaan kejurda tersebut mengatakan kejurda itu merupakan kejuaraan pertama yang digelar sejak dilantiknya kepengurusannya beberapa waktu lalu, setelah sebelumnya beberapa kegiatan juga diigelar seperti misalnya rapat kerja daerah.
Kejurda tersebut diharapkan dapat menjadi barometer untuk kejuaraan-kejuaraan lainnya yang akan digelar kedepannya demi lebih banyak lagi atlet-atlet potensial lainnya yang siap mengharumkan nama Sumatera Utara di kancal nasional.
"Itu mengapa kejuaraan kali ini kami tidak menggunakan penilaian secara manual lagi, demi menghindari terjadinya keberpihakan oleh juri. Hasil kejurda ini juga dijadikan sebagai ajang seleksi Popnas di Jawa Tengah bagi atlet pelajar dan Kejurnas di Jawa Timur bagi atlet senior," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, Baharudin Siagian mengatakan pihaknya mengapresiasi kejurda itu karena melalui even tersebut diharapkan para taekwondoin dapat mengukur sejauh mana latihan yang dilaksanakan selama ini serta mencari bibit atlet yang berkualitas.
"Jadikan ini sebagai ajang mengevaluasi diri demi lebih baik lagi kedepannya," katanya.
Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Utara, Musa Rajekshah di Medan, Sabtu saat pembukaan kejurda tersebut mengatakan kejurda itu merupakan kejuaraan pertama yang digelar sejak dilantiknya kepengurusannya beberapa waktu lalu, setelah sebelumnya beberapa kegiatan juga diigelar seperti misalnya rapat kerja daerah.
Kejurda tersebut diharapkan dapat menjadi barometer untuk kejuaraan-kejuaraan lainnya yang akan digelar kedepannya demi lebih banyak lagi atlet-atlet potensial lainnya yang siap mengharumkan nama Sumatera Utara di kancal nasional.
"Itu mengapa kejuaraan kali ini kami tidak menggunakan penilaian secara manual lagi, demi menghindari terjadinya keberpihakan oleh juri. Hasil kejurda ini juga dijadikan sebagai ajang seleksi Popnas di Jawa Tengah bagi atlet pelajar dan Kejurnas di Jawa Timur bagi atlet senior," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, Baharudin Siagian mengatakan pihaknya mengapresiasi kejurda itu karena melalui even tersebut diharapkan para taekwondoin dapat mengukur sejauh mana latihan yang dilaksanakan selama ini serta mencari bibit atlet yang berkualitas.
"Jadikan ini sebagai ajang mengevaluasi diri demi lebih baik lagi kedepannya," katanya.
Klub Otomotif Ramaikan Tes Ride All New X-Ride 125
GM News-Medan. Ratusan bikers dari berbagai klub binaan PT Alfa Scorpii dan masyarakat umum memadati sirkuit IMI Sumut, Jalan Pancing, Medan, Sabtu (12/9). Mereka berkumpul untuk memeriahkan launching produk terbaru Yamaha All New X-Ride 125.Kegiatan tersebut dikemas dalam berbagai acara diantaranya test ride berhadiah satu unit sepeda tomor, pameran produk Yamaha, edukasi teknologi blue core, dan freestyle performance. Acara menjadi semakin semarak dengan hadirnya ratusan bikers yang tergabung dalam klub otomotif YSCM, ROM, YRFI Sumut, MCOF, VIC (Vario Independen Club), YJSC Medan, YJSC Binjai, XOMED, YMAN, YVCI Medan, YRC Medan, AOC, dan SGC.
Manajer Divisi Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii di sela-sela kegiatan itu mengatakan, Yamaha All New X-Ride 125 menawarkan tiga hal utama dalam berkendara kepada konsumen yaitu Sporty Adventure, Tangguh dan Praktis. “Sporty Adventure terletak pada desainnya yang mengusung konsep Adventure, cocok untuk siapa saja yang berjiwa petualang,” kata Joni Lie yang didampingi Adin (divisi mekanik), Saiful Bait (divisi safety riding), Irsal Harahap, Iqbal dari PT YIMM.
Sporty adventure juga didukung dengan desain stang lebar yang ringan dan stabil sehingga membuat manuver lebih mantap disegala kondisi jalan. Tampilan All New X-Ride juga dilengkapi dengan lampu LED Headlight dengan Day Running Light (DRL) yang lebih terang dan tahan lama. Dengan lampu yang lebih terang membuat perjalanan lebih aman khususnya di malam hari.
Berkendara menggunakan All New X-Ride 125 kini semakin tangguh karena ditunjang mesin Blue Core 125cc yang sudah terbukti efisien, bertenaga dan handal. Semua motor matik Yamaha kini telah berteknologi Blue Core dengan digunakannya teknologi tersebut di All New X-Ride 125. All New X-Ride dilengkapi Sub-tank Rear Suspension, yang membuat berkendara lebih nyaman dan stabil. Tapak ban lebar dengan ban tubeless membuatnya lebih gagah dan mendukung kestabilan berkendara diberbagai kondisi jalan. Ban tubeless juga membuat berkendara jauh semakin nyaman karena pengendara tidak khawatir masalah kebocoran di jalan.
Sepeda motor 125 cc ini sangat praktis untuk digunakan beraktivitas. Body yang ramping dan ringan memudahkan pengendara untuk bermanuver di segala kondisi jalan. Baik untuk berkendara di perkotaan atau untuk teman berpetualang.
Kapasitas bagasi All New X-Ride 125 yang semakin luas, mendukung pengendara untuk menaruh barang bawaannya ketika bepergian. Apalagi untuk pengendara yang berpetualang ke tempat jauh, bagasi luas sangat fungsional untuk menyimpan barang bawaan.
Yamaha kini mulai menetapkan standar keselamatan berkendara pada sepeda motor. Sama seperti sepeda motor terbaru lainnya, All New X-Ride 125 dilengkapi lampu hazard yang berguna untuk memberikan sinyal kondisi darurat apabila mengalami kendala di tengah perjalanan. All New X-Ride 125 adalah pilihan tepat bagi siapapun yang menginginkan kendaraan yang nyaman dalam segala kondisi jalan serta menunjang tampilan pengendara dalam segala kesempatan. Dengan desain, fitur serta teknologi terbaru motor ini sangat cocok menjadi kendaraan harian atau teman berpetualang. All New X-Ride 125 tersedia tiga warna Explorer Green, Passion Red dan Tough Black.
Kamis, Juni 15, 2017
Buka Bareng Yamaha Diwarnai Kemunculan All New Vixion
Wajah Baru Sang Legenda Motor Sport 150cc
GM News-Medan. PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) beberapa waktu lalu meluncurkan produk terbaru, motor sport legendaris Yamaha dalam dua varian yaitu All New Vixion dan All New Vixion R. Peluncuran ini bertepatan dengan pembukaan event Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di Kemayoran, 26 April lalu.
Produk Vixion memang pantas dinobatkan sebagai salah satu legenda. Sejak awal dikenalkan ke konsumen di Indonesia tahun 2007, berdasarkan data AISI naked bike ini sudah terjual 2,5 juta unit hingga saat ini. “Angka ini semakin mengukuhkan reputasi Vixion sebagai motor yang paling diminati di kelasnya karena dikenal luas sebagai motor yang tangguh dan handal,” kata Joni Lie, Manajer Divisi Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii dalam acara buka puasa bersama dengan wartawan olahraga di Hotel Emerald Garden, Rabu (14/6) lalu.
Joni Lie menyebutkan, tampilan Yamaha All New V-Ixion yang diubah dapat dilihat dari bentuk headlamp yang sudah menggunakan LED . Shroud juga lebih panjang dibandingkan V-Ixion lama. Sisi samping terkesan lebih simpel dengan design garis memanjang. Sedangkan bagian belakang masih memakai skema V-Ixion Ligthing. Dan penggunaan spakbor belakang yang lebih agresif. Uniknya spakbor ini bisa dilepas sesuai kebutuhan.
Juga perubahan removable mud, yang di klaim Yamaha merupakan inovasi yang diciptakan dari masukan konsumen V-Ixion. All New V-Ixion juga telah dilengkapi lampu hazard. Jadi penyuka turing tidak perlu lagi menambahkan hazard seperti di V-Ixion lama.
Detail lainnya yakni ada pass beam yang praktis untuk memberi tanda lampu jauh, dan engine cut off layaknya motor sport sejati.
Speedometer All New V-Ixion kini menggunakan sistem digital. Instrumennya cukup lengkap, mulai tripmeter, odometer, gear shifting ligth dan pengukur bahan bakar. Speedometer baru ini juga dilengkapi sapaan humanis "Hi BUDDY" yang dapat diganti sesusai keinginan.
Desain All New Vixion dirancang untuk ramah bagi pengendara harian. Dilengkapi dengan Removable Mud Guard terbaru, pengendara akan terlindung dari cipratan air saat berkendara di jalan basah atau di kondisi hujan. Mud Guard ini dapat dilepas sesuai dengan kebutuhan pengendara.
Tersedia juga jalur kabel pendukung USB charger yang berguna membantu mengisi daya gadget pengendara. Motor berkapasitas 150cc ini dijual dengan harga Rp.26.957.000,- OTR Medan. Distribusi unit ke dealer-dealer dilakukan sejak awal Mei. Jadi konsumen bisa segera mendapatkan motor pilihannya ini di dealer terdekat. Ada tiga pilihan warna yang disediakan untuk konsumen yaitu Matte Silver, Red Black dan Matte Black.
Selain All New V-Ixion, Yamaha juga memperkenalkan varian yang lebih tinggi yakni All New V-Ixion R. Motor ini adalah varian dari All New Vixion. Perbedaan nyata dari All New Vixion R terletak pada engine. Motor ini menggunakan mesin yang sama digunakan pada All New R15. All New Vixion R menggunakan mesin 155cc, 6 percepatan dengan teknologi VVA sehingga tenaga mesin semakin besar tetapi sangat irit bahan bakar. Engine All New Vixion R juga dilengkapi fitur Assist & Slipper Clutch.
All New Vixion R juga menggunakan rangka Deltabox yang terbukti kokoh dan New Design Aluminium Rear Arm yang membuat kestabilan berkendara terjaga. Dengan tapak ban belakang yang lebih lebar (130/70-17M/C 62P) serta ditunjang desain pelek baru membuat tampilannya semakin sporty.
Desain All New Vixion R juga mengalami perubahan. Speedometer digital barunya sudah dilengkapi Shift Timing Light. Lampu depan dan belakang juga sudah LED serta dilengkapi dengan lampu hazard. Bentuk muffler All New Vixion R berbeda dengan All New Vixion karena menggunakan muffler dengan ukuran lebih pendek yang membuat tampilan motor ini kian sporty. Pada All New Vixion R juga terdapat jalur kabel pendukung USB charger. All New Vixion R tersedia dalam tiga pilihan warna Matte Red Black, Blue Silver dan Green White.
GM News-Medan. PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) beberapa waktu lalu meluncurkan produk terbaru, motor sport legendaris Yamaha dalam dua varian yaitu All New Vixion dan All New Vixion R. Peluncuran ini bertepatan dengan pembukaan event Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di Kemayoran, 26 April lalu.
Produk Vixion memang pantas dinobatkan sebagai salah satu legenda. Sejak awal dikenalkan ke konsumen di Indonesia tahun 2007, berdasarkan data AISI naked bike ini sudah terjual 2,5 juta unit hingga saat ini. “Angka ini semakin mengukuhkan reputasi Vixion sebagai motor yang paling diminati di kelasnya karena dikenal luas sebagai motor yang tangguh dan handal,” kata Joni Lie, Manajer Divisi Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii dalam acara buka puasa bersama dengan wartawan olahraga di Hotel Emerald Garden, Rabu (14/6) lalu.
Joni Lie menyebutkan, tampilan Yamaha All New V-Ixion yang diubah dapat dilihat dari bentuk headlamp yang sudah menggunakan LED . Shroud juga lebih panjang dibandingkan V-Ixion lama. Sisi samping terkesan lebih simpel dengan design garis memanjang. Sedangkan bagian belakang masih memakai skema V-Ixion Ligthing. Dan penggunaan spakbor belakang yang lebih agresif. Uniknya spakbor ini bisa dilepas sesuai kebutuhan.
Juga perubahan removable mud, yang di klaim Yamaha merupakan inovasi yang diciptakan dari masukan konsumen V-Ixion. All New V-Ixion juga telah dilengkapi lampu hazard. Jadi penyuka turing tidak perlu lagi menambahkan hazard seperti di V-Ixion lama.
Detail lainnya yakni ada pass beam yang praktis untuk memberi tanda lampu jauh, dan engine cut off layaknya motor sport sejati.
Speedometer All New V-Ixion kini menggunakan sistem digital. Instrumennya cukup lengkap, mulai tripmeter, odometer, gear shifting ligth dan pengukur bahan bakar. Speedometer baru ini juga dilengkapi sapaan humanis "Hi BUDDY" yang dapat diganti sesusai keinginan.
Desain All New Vixion dirancang untuk ramah bagi pengendara harian. Dilengkapi dengan Removable Mud Guard terbaru, pengendara akan terlindung dari cipratan air saat berkendara di jalan basah atau di kondisi hujan. Mud Guard ini dapat dilepas sesuai dengan kebutuhan pengendara.
Tersedia juga jalur kabel pendukung USB charger yang berguna membantu mengisi daya gadget pengendara. Motor berkapasitas 150cc ini dijual dengan harga Rp.26.957.000,- OTR Medan. Distribusi unit ke dealer-dealer dilakukan sejak awal Mei. Jadi konsumen bisa segera mendapatkan motor pilihannya ini di dealer terdekat. Ada tiga pilihan warna yang disediakan untuk konsumen yaitu Matte Silver, Red Black dan Matte Black.
Selain All New V-Ixion, Yamaha juga memperkenalkan varian yang lebih tinggi yakni All New V-Ixion R. Motor ini adalah varian dari All New Vixion. Perbedaan nyata dari All New Vixion R terletak pada engine. Motor ini menggunakan mesin yang sama digunakan pada All New R15. All New Vixion R menggunakan mesin 155cc, 6 percepatan dengan teknologi VVA sehingga tenaga mesin semakin besar tetapi sangat irit bahan bakar. Engine All New Vixion R juga dilengkapi fitur Assist & Slipper Clutch.
All New Vixion R juga menggunakan rangka Deltabox yang terbukti kokoh dan New Design Aluminium Rear Arm yang membuat kestabilan berkendara terjaga. Dengan tapak ban belakang yang lebih lebar (130/70-17M/C 62P) serta ditunjang desain pelek baru membuat tampilannya semakin sporty.
Desain All New Vixion R juga mengalami perubahan. Speedometer digital barunya sudah dilengkapi Shift Timing Light. Lampu depan dan belakang juga sudah LED serta dilengkapi dengan lampu hazard. Bentuk muffler All New Vixion R berbeda dengan All New Vixion karena menggunakan muffler dengan ukuran lebih pendek yang membuat tampilan motor ini kian sporty. Pada All New Vixion R juga terdapat jalur kabel pendukung USB charger. All New Vixion R tersedia dalam tiga pilihan warna Matte Red Black, Blue Silver dan Green White.
Ngabuburit Bareng Yamaha di Teladan Meriah
GM News-Medan. Ribuan pengunjung menghadiri "Ngabuburit Bareng Yamaha" yang dilangsungkan di depan pintu utama Stadion Teladan, Medan, Minggu (11/6). Atraksi freestyle yang merupakan maskot acara tersebut mendapat sambutan hangat dari para pengunjung.
Berbagai macam atraksi berbahaya yang ditampilkan freestyler Ferry dan kawan-kawan, mengundang decak kagum para pengunjung di lokasi event. Kegiatan lainnya seperti lomba band akustik, lomba busana muslim, serta berbagi takjil menjadikan acara itu semakin menarik. Begitu juga dengan beberapa games berhadiah menarik hingga doorprize yang diberikan Yamaha, semakin memberi warna kegiatan itu.
Manajer Divisi Promotion and Motorsport Joni Lie di sela-sela kegiatan itu mengatakan, acara Ngabuburit Bareng Yamaha ini merupakan salah satu sarana untuk bersilaturrahmi dengan konsumen sekaligus menyemarakan bulan Ramadhan Penuh Berkah. Acara tersebut juga menjadi alternatif hiburan warga di sekitar Stadion Teladan, Medan. Pada acara ngabuburit ini, PT Alfa Scorpii juga berbagi berkah dengan membagikan takjil kepada masyarakat yang mengikuti acara itu, maupun yang sedang melintas. Ratusan takjil dibagi secara gratis oleh tim Yamaha.
Salah satu konten acara Ngabuburit Bersama Yamaha diisi juga dengan testride produk terbaru Yamaha. Tak ketinggalan aktivitas sales yang mempromosikan produk terbaru Yamaha kepada para pengunjung.
Sementara itu SPV Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii Riki mengatakan, kegiatan “Ngabuburit Bareng Yamaha” mengandung dua misi. Selain sebagai sarana mempromosikan produk-produk terbaru Yamaha, juga untuk mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan bernuansa ibadah. Misi pertama kegiatan itu, kata Riki, adalah untuk mensosialisaisikan produk terbaru Yamaha dengan teknologi blue core yang bahan bakarnya lebih hemat 50% dan ramah lingkungan. Kedua, karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, acara itu menjadi wahana ‘ngabuburit’ dengan diselingi kegiatan yang bernuansa ibadah.
Riki menyebutkan, kegiatan "Ngabuburit Bareng Yamaha" merupakan kegiatan rutin PT Alfa Scorpii setiap tahunnya. “Kegiatan tersebut selain ikut menyemarakkan bulan suci Ramadhan, juga untuk meningkatkan ikatan emosional para pengguna Yamaha dengan PT Alfa Scorpii,” katanya.
Menurut Riki, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk sosialisasi skuter matik terbaru New Fino 125 Blue Core. Skutik retro ini hadir dalam tiga varian yaitu Fino Grande AKS SSS, Fino Premium dan Fino Sporty dengan tampilan yang semakin istimewa.
Fino Grande AKS SSS merupakan varian terbaru New Fino 125 Blue Core yang kini dilengkapi dengan fitur LED Headlight dan Stop & Start System (SSS) serta Advance Key System (AKS) yang sudah ada di tipe sebelumnya. SSS merupakan fitur eksklusif yang akan membuat mesin STOP secara otomatis saat motor berhenti lebih dari 5 detik. Ditambah jok dengan desain stylish double seat semakin menambah kenyamanan berkendara.
Kehadiran Fino Grande AKS SSS juga sebagai penanda bahwa skutik Yamaha berteknologi Blue Core sudah dilengkapi dengan fitur AKS dan SSS. Berturut-turut sebelum kehadiran Fino Grande AKS SSS adalah Mio M3 AKS SSS dan All New Soul GT AKS SSS yang dibekali dengan fitur tersebut.
Berbagai macam atraksi berbahaya yang ditampilkan freestyler Ferry dan kawan-kawan, mengundang decak kagum para pengunjung di lokasi event. Kegiatan lainnya seperti lomba band akustik, lomba busana muslim, serta berbagi takjil menjadikan acara itu semakin menarik. Begitu juga dengan beberapa games berhadiah menarik hingga doorprize yang diberikan Yamaha, semakin memberi warna kegiatan itu.
Manajer Divisi Promotion and Motorsport Joni Lie di sela-sela kegiatan itu mengatakan, acara Ngabuburit Bareng Yamaha ini merupakan salah satu sarana untuk bersilaturrahmi dengan konsumen sekaligus menyemarakan bulan Ramadhan Penuh Berkah. Acara tersebut juga menjadi alternatif hiburan warga di sekitar Stadion Teladan, Medan. Pada acara ngabuburit ini, PT Alfa Scorpii juga berbagi berkah dengan membagikan takjil kepada masyarakat yang mengikuti acara itu, maupun yang sedang melintas. Ratusan takjil dibagi secara gratis oleh tim Yamaha.
Salah satu konten acara Ngabuburit Bersama Yamaha diisi juga dengan testride produk terbaru Yamaha. Tak ketinggalan aktivitas sales yang mempromosikan produk terbaru Yamaha kepada para pengunjung.
Sementara itu SPV Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii Riki mengatakan, kegiatan “Ngabuburit Bareng Yamaha” mengandung dua misi. Selain sebagai sarana mempromosikan produk-produk terbaru Yamaha, juga untuk mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan bernuansa ibadah. Misi pertama kegiatan itu, kata Riki, adalah untuk mensosialisaisikan produk terbaru Yamaha dengan teknologi blue core yang bahan bakarnya lebih hemat 50% dan ramah lingkungan. Kedua, karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, acara itu menjadi wahana ‘ngabuburit’ dengan diselingi kegiatan yang bernuansa ibadah.
Riki menyebutkan, kegiatan "Ngabuburit Bareng Yamaha" merupakan kegiatan rutin PT Alfa Scorpii setiap tahunnya. “Kegiatan tersebut selain ikut menyemarakkan bulan suci Ramadhan, juga untuk meningkatkan ikatan emosional para pengguna Yamaha dengan PT Alfa Scorpii,” katanya.
Menurut Riki, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk sosialisasi skuter matik terbaru New Fino 125 Blue Core. Skutik retro ini hadir dalam tiga varian yaitu Fino Grande AKS SSS, Fino Premium dan Fino Sporty dengan tampilan yang semakin istimewa.
Fino Grande AKS SSS merupakan varian terbaru New Fino 125 Blue Core yang kini dilengkapi dengan fitur LED Headlight dan Stop & Start System (SSS) serta Advance Key System (AKS) yang sudah ada di tipe sebelumnya. SSS merupakan fitur eksklusif yang akan membuat mesin STOP secara otomatis saat motor berhenti lebih dari 5 detik. Ditambah jok dengan desain stylish double seat semakin menambah kenyamanan berkendara.
Kehadiran Fino Grande AKS SSS juga sebagai penanda bahwa skutik Yamaha berteknologi Blue Core sudah dilengkapi dengan fitur AKS dan SSS. Berturut-turut sebelum kehadiran Fino Grande AKS SSS adalah Mio M3 AKS SSS dan All New Soul GT AKS SSS yang dibekali dengan fitur tersebut.
Minggu, Juni 04, 2017
Ribuan Pengunjung Padati Ngabuburit Bareng Yamaha
GM News-Medan. Atraksi freestyle mendapat sambutan hangat dari para pengunjung pada "Ngabuburit Bareng Yamaha" yang dilangsungkan di pelataran Komplek Cemara Asri, Medan, Minggu (4/6). Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB tersebut dihadiri ribuan pengunjung.
Berbagai macam atraksi berbahaya yang ditampilkan freestyle Ferry dan kawan-kawan, mengundang decak kagum para pengunjung di lokasi event.
Kegiatan lainnya seperti lomba band akustik, lomba busana muslim, serta berbagi takjil menjadikan acara itu semakin menarik. Begitu juga dengan beberapa games dengan hadiah hiburan menarik hingga doorprize yang diberikan Yamaha, semakin memberi warna kegiatan itu.
Manajer Divisi Promotion and Motorsport Joni Lie di sela-sela kegiatan itu mengatakan, acara Ngabuburit Bareng Yamaha ini merupakan salah satu sarana untuk bersilaturrahmi dengan konsumen sekaligus menyemarakan bulan Ramadhan Penuh Berkah. Acara Ngabuburit Bareng Yamaha juga menjadi alternatif hiburan warga di sekitar Komplek Cemara Asri, Medan, atau masyarakat yang kebetulan sedang melewati tempat kegiatan tersebut.
Pada acara ngabuburit ini, PT Alfa Scorpii juga berbagi berkah dengan berbagi takjil kepada masyarakat yang mengikuti acara sampai menunggu waktu berbuka. Ratusan takjil dibagi secara gratis oleh tim Yamaha.
Diselilingi aktivitas sales yang mempromosikan produk terbaru Yamaha kepada para pengunjung. Tidak di sia-sia kan oleh tim penyelenggara, salah satu konten acara Ngabuburit Bersama Yamaha diisi juga dengan testride produk terbaru Yamaha.
Sementara itu SPV Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii Riki mengatakan, kegiatan “Ngabuburit Bareng Yamaha” mengandung dua misi. Selain sebagai sarana mempromosikan produk-produk terbaru Yamaha, juga untuk mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan bernuansa ibadah.
Misi pertama kegiatan itu, kata Riki, adalah untuk mensosialisaisikan produk terbaru Yamaha dengan teknologi blue core yang bahan bakarnya lebih hemat 50% dan ramah lingkungan. Kedua, karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, acara itu menjadi wahana ‘ngabuburit’ dengan diselingi kegiatan yang bernuansa ibadah.
Riki menyebutkan, kegiatan "Ngabuburit Bareng Yamaha" merupakan kegiatan rutin PT Alfa Scorpii setiap tahunnya. “Kegiatan tersebut selain ikut menyemarakkan bulan suci Ramadhan, juga untuk meningkatkan ikatan emosional para pengguna Yamaha dengan PT Alfa Scorpii,” katanya.
Sedangkan kegiatan bagi-bagi menu takjil, souvenir, serta pemberian santunan anak yatim dilakukan karena manajemen PT Alfa Scorpii mengetahui apa yang dirasakan masyarakat saat berpuasa, dan ada keindahan bila bisa berbagi di bulan suci Ramadan.
Setelah sukses menggelar "Ngabuburit Bareng Yamaha" di pelataran komplek Cemara Asri, Minggu (4/6) kemarin, kegiatan yang sama juga akan di gelar di kompek Stadion Teladan, Medan, Sabtu (11/6) mendatang. PT Alfa Scorpii mempersembahkan kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian Yamaha kepada masyarakat umum serta konsumen sepeda motor Yamaha di bulan suci Ramadan.
Berbagai macam atraksi berbahaya yang ditampilkan freestyle Ferry dan kawan-kawan, mengundang decak kagum para pengunjung di lokasi event.
Kegiatan lainnya seperti lomba band akustik, lomba busana muslim, serta berbagi takjil menjadikan acara itu semakin menarik. Begitu juga dengan beberapa games dengan hadiah hiburan menarik hingga doorprize yang diberikan Yamaha, semakin memberi warna kegiatan itu.
Manajer Divisi Promotion and Motorsport Joni Lie di sela-sela kegiatan itu mengatakan, acara Ngabuburit Bareng Yamaha ini merupakan salah satu sarana untuk bersilaturrahmi dengan konsumen sekaligus menyemarakan bulan Ramadhan Penuh Berkah. Acara Ngabuburit Bareng Yamaha juga menjadi alternatif hiburan warga di sekitar Komplek Cemara Asri, Medan, atau masyarakat yang kebetulan sedang melewati tempat kegiatan tersebut.
Pada acara ngabuburit ini, PT Alfa Scorpii juga berbagi berkah dengan berbagi takjil kepada masyarakat yang mengikuti acara sampai menunggu waktu berbuka. Ratusan takjil dibagi secara gratis oleh tim Yamaha.
Diselilingi aktivitas sales yang mempromosikan produk terbaru Yamaha kepada para pengunjung. Tidak di sia-sia kan oleh tim penyelenggara, salah satu konten acara Ngabuburit Bersama Yamaha diisi juga dengan testride produk terbaru Yamaha.
Sementara itu SPV Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii Riki mengatakan, kegiatan “Ngabuburit Bareng Yamaha” mengandung dua misi. Selain sebagai sarana mempromosikan produk-produk terbaru Yamaha, juga untuk mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan bernuansa ibadah.
Misi pertama kegiatan itu, kata Riki, adalah untuk mensosialisaisikan produk terbaru Yamaha dengan teknologi blue core yang bahan bakarnya lebih hemat 50% dan ramah lingkungan. Kedua, karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, acara itu menjadi wahana ‘ngabuburit’ dengan diselingi kegiatan yang bernuansa ibadah.
Riki menyebutkan, kegiatan "Ngabuburit Bareng Yamaha" merupakan kegiatan rutin PT Alfa Scorpii setiap tahunnya. “Kegiatan tersebut selain ikut menyemarakkan bulan suci Ramadhan, juga untuk meningkatkan ikatan emosional para pengguna Yamaha dengan PT Alfa Scorpii,” katanya.
Sedangkan kegiatan bagi-bagi menu takjil, souvenir, serta pemberian santunan anak yatim dilakukan karena manajemen PT Alfa Scorpii mengetahui apa yang dirasakan masyarakat saat berpuasa, dan ada keindahan bila bisa berbagi di bulan suci Ramadan.
Setelah sukses menggelar "Ngabuburit Bareng Yamaha" di pelataran komplek Cemara Asri, Minggu (4/6) kemarin, kegiatan yang sama juga akan di gelar di kompek Stadion Teladan, Medan, Sabtu (11/6) mendatang. PT Alfa Scorpii mempersembahkan kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian Yamaha kepada masyarakat umum serta konsumen sepeda motor Yamaha di bulan suci Ramadan.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)













