Minggu, Desember 20, 2020
Ketua KONI Medan Apresiasi FAJI
GM-News. Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani memuji dan mengapresiasi kepengurusan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Medan yang baru terbentuk, namun telah menunjukkan hasil kerja yang nyata.
Hal itu dinyatakan Ketua Umum KONI Medan dalam kata sambutannya di acara pengukuhan FAJI Kota Medan periode 2020-2024 di Taman Cadika, Medan Johor, yang berlangsung Kamis (17/12).
”Hari ini FAJI Medan dilakukan pelantikan sekaligus menunjukkan karya dengan membuat dua kegiatan, yaitu pelatihan wasit juri dan pertandingan cabor. Apresiasi dan penghargaan untuk FAJI Medan,” ucap Eddy Sibarani. Kepengurusan FAJI Medan 2020-2024 dipimpin Ketua Umum M Azhim Bakrie.
“Tidak banyak cabang olahraga yang bisa seperti FAJI Medan. Juga dengan melakukan pelantikan di sisi view lomba arung jeram, tidak di hotel seperti biasanya. Saya ingat, pada acara muskot yang digelar beberapa waktu lalu, FAJI Medan berjanji akan berbuat. Dan tidak lama setelah itu FAJI Medan telah menujukkan karya nyata,” lanjut Eddy.
“Selamat dan sukses untuk kegiatan yang digelar dan selamat datang di dunia pengabdian. Karena berbicara olahraga adalah tentang pengabdian. Pesan kami, karena ada 16 nomor lomba arung jeram diperlombakan pada PON. Dan PON XXI bergulir di Sumut-Aceh, maka jangan sia-sia kesempatan bertanding di daerah sendiri, karena belum tentu 100 tahun lagi PON bisa hadir di Sumut,” sebut Eddy H Sibarani.
Pengukuhan FAJI Medan berlangsung bersamaan dengan bergulirnya kejuaraan akhir tahun yang dilanjutkan dengan pembukaan selubung papan nama Pusdiklat FAJI Medan. Sementara sehari sebelumnya digelar pelatihan wasit dan juri.
Ketua Umum KONI Medan, sebutnya, siap membantu peningkatan prestasi FAJI Medan. “Saat ini sudah ada dua event yang digelar KONI Medan yakni Porwil dan Porkot. Kemarin saya sudah menambah satu lagi, berarti ada tiga. Kalau saja FAJI Medan menambah satu saja lagi, berarti setiap tiga bulan sekali ada event arung jeram di kota ini.
“Kita memandang pentingnya menggelar event. Karena jawaban dari prestasi itu adalah event atau pertandingan. Kita tidak ingin para atlet menjadi jenuh karena terus berlatih, dan tidak tahu sejauh mana hasil dari latihan yang telah dilakukannya,” papar Eddy Sibarani lagi.
KONI Medan Tekankan Pentingnya Pendataan Atlet
GM-News. Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani menekankan pentingnya pendataan bagi atlet-atlet olahraga saat ini, sebagai bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan prestasi.
Hal itu dinyatakan Ketua Umum KONI Kota Medan di Medan, Senin (14/12) sehubungan dengan permintaan kepada seluruh pengcab/pengkot olahraga untuk segera merampungkan pengiriman data atlet ke KONI Kota Medan.
“Kita telah meminta kepada pengcab/pengkot untuk memfinalisasi pengiriman data atlet ke KONI Medan, sekaligus tatap muka dengan mengundang mereka dalam rapat konsultasi dan koordinasi belum lama ini. Dan kita mengapresiasinya karena semua pengcab memberi respon yang maksimal,” ucap Eddy Sibarani.
Rapat konsultasi dan koordinasi yang digelar KONI Kota Medan berlangsung Kamis (10/12). Rapat berlangsung dalam dua sesi, dalam memenuhi protokol kesehatan cegah covid, di mana masing-masing sesi diikuti 20 pengcab/pengkot. Hadir Wakil Ketua KONI Kota Medan HT Daniel Mozard, Julius Raja SE MM, Sekum H Suryadi SE MM serta Kabid Binpres Drs Bambang Riyanto.
Ketua Umum KONI Kota Medan selanjutnya mengatakan, saat rapat dipaparkan tujuan KONI Kota Medan menggelar program pendataan atlet, juga berharap masukan dan saran. “Memang bukan hal sederhana dalam hal input pendataan ini. Selain soal akurasi data, ada beberapa pengcab bisa saja memiliki ribuan atlet yang terdaftar. Tetapi kita bersyukur karena beberapa pengcab sudah bisa merampungkan pendataan ini,” sebut Eddy Sibarani.
Pendataan atlet sangat penting, tambahnya lagi. Karena jika nanti pendataan atlet telah rampung, akan memudahkan melakukan pemetaan pembinaan untuk kemudian diselaraskan dengan program-program KONI Kota Medan bahkan KONI Sumut. “Kita juga tentu harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi dan teknologi komputer yang berkembang pesat,” paparnya lagi.
“Seperti diketahui, yang memiliki atlet adalah pengcab atau pengkot. Dan kita juga menyampaikan bahwa KONI Kota Medan sudah memulai penjaringan atlet sebagai persiapan menuju PON XXI Tahun 2024. Karena pendataan atlet ini juga merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju sukses pada PON 2024 di mana Sumut menjadi tuan rumah bersama Aceh,” tambah dia.
Menurut Eddy Sibarani, untuk PON XXI, KONI Kota Medan sudah memulai penjaringan. “Harus dimulai dari sekarang karena waktu untuk mempersiapkan atlet menuju PON 2024 tinggal 3,5 tahun lagi. Dan itu merupakan waktu yang relatif singkat. Kita harus memulainya dari sekarang, demi meraih sukses penyelenggaraan dan juga prestasi pada PON 2024 nanti,” ungkap Eddy Sibarani lagi.
Dikatakan upaya pendataan atlet, tentu harus dibarengi dengan program lain seperti menggelar event dan kegiatan. “Harus memperbanyak kegiatan pertandingan sebagai wadah bagi para atlet menambah jam terbang dan pengalaman,” paparnya.
Untuk Kota Medan, ungkap dia, setiap tahun sudah ada dua kegiatan multi event yang menjadi sarana para atlet untuk bertanding. Yaitu Porwil Kota Medan yang digelar di semester awal, serta Porkot Kota Medan. Mulai tahun depan, KONI Kota Medan ingin setiap pengcab ataupun pengkot setidaknya bisa menggelar setidaknya satu atau dua lagi event atau kegiatan.
“Jika setiap pengcab membuat dua event, maka akan ada empat pertandingan yang akan diikuti atlet-atlet. Itu artinya setiap tiga bulan para atlet bisa terjun ke arena pertandingan dan itu sudah memadai untuk menjadi sarana menjaring atlet atau menambah jam terbang bagi mereka,” kata Ketua Umum KONI Kota Medan.
Di akhir keterangannya Eddy Sibarani meminta para atlet Kota Medan untuk senantiasa menjaga kondisi agar tetap bugar. Antara lain dengan rutin melakukan latihan, termasuk untuk para atlet Medan yang bergabung dalam kontingen Sumut dan telah siap bertanding d PON XX di Papua tahun depan.
“Pandemi Covid-19 belum berakhir. Jaga kondisi dengan rutin berolahraga dapat meningkatkan imun tubuh. Namun, jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan cegah Covid-19,” tutupnya.
Wartawan Olahraga Buktikan Ketangguhan Yamaha GEAR 125
Sabtu, Desember 05, 2020
Eddy Sibarani: Pertahankan Tradisi Pretasi Karateka Medan
KONI Medan Ingin Judo Sumbang Medali di PON 2024
GM-News. Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani berharap cabor judo bisa ikut menyumbangkan medali untuk kontingen Sumut pada gelaran PON XXI Tahun 2024 mendatang.
“Atlet judo asal Medan pernah berjaya di pentas nasional, seperti PON (Pekan Olahraga Nasional). Hal itu hendaknya bisa terulang, khususnya di arena PON. Apalagi pada PON 2024 nanti, Sumut menjadi tuan rumah bersama Aceh,” ucap Eddy H Sibarani di Medan, Selasa (24/11).
Sehari sebelumnya, Ketua Umum KONI Kota Medan menerima audiensi Ketua PJSI Medan periode 2020-2025 yang terpilih lewat Muskot pada 29 Oktober lalu. Audiensi berlangsung di Aula Sekretariat KONI Medan, Jl. Stadion, Teladan, Senin (23/11) sore.
Ketika menerima audiensi, Ketua Umum KONI Kota Medan didampingi Wakil Ketua II/Bidang Organisasi HT Daniel Mozard, Sekum H. Suryadi SE MM, dan Kabid Binpres Drs Bambang Ryanto. Sedangkan Ketua PJSI Medan Joseph Yus didampingi Wakil Ketua Jurnal Aritonang, Sekretaris Jansa Nainggolan, Bendahara Maximus serta Kabid Binpres Andreas Yus.
Saat audiensi, Eddy Sibarani menyebutkan pada PON 2024 nanti menjadi momentum terbaik bagi kita untuk mendulang prestasi di pentas multi event akbar empat tahunan. Yakni sukses sebagai tuan rumah dan juga sukses prestasi. Untuk itu, persiapan harus sudah dimulai dari sekarang. “Dan khusus bagi judo, saya optimis jika melihat pencapaian di PON yang sudah-sudah. Di PON 2024 nanti, tentunya nanti harus lebih baik lagi karena kita menjadi tuan rumah,” ungkap Eddy Sibarani di hadapan pengurus IJSI Medan yang dipimpin Joseh Yus.
“Medan pernah melahirkan atlet judo nasional seperti Deni Zulfendri, Eka Wirawan dan lainnya. Karena itu mulailah dari sekarang untuk mempersiapkan atlet-atlet andal masa depan. KONI Medan senantiasa mendukung program-program PJSI Medan seperti menggelar event dan kegiatan,” ucapnya.
“Lakukan konsolidasi kepengurusan supaya lebih solid lagi. Perihal pada 2024 nanti Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah PON, maka Kota Medan hendaknya harus ikut menyongsong. Karena, rata-rata 70 persen atlet Sumut yang bertanding di PON berasal dari Medan, malah khusus judo bisa 90 persen,” tambah Eddy Sibarani seraya mengapresiasi rencana program PJSI yang sudah disusun, seperti pendataan atlet.



