Senin, Mei 15, 2017

Porwil Medan III Ditutup

Tidak ada komentar :

Cita-cita Membangkitkan Olahraga Mulai Berhasil


GM News-Medan. Wali Kota Medan mengatakan, pembinaan atlet berprestasi semakin hari semakin digalakkan. Cita-cita bersama dalam membangkitkan olahraga di Kota Medan sudah mulah membuahkan hasil.
"Saya berharap hal ini secara konsisten dan komitmen yang tinggi terus diupayakan, sehingga ke depannya Kota Medan menjadi basis dari atlet-atlet berprestasi yang akan dilaga pada even Nasional dan internasional," demikian sambutan Wali Kota yang disampaikan Wakil Wali Kota Ir. Achyar Nasution MSi.
Selainjutnya diingatkan, setiap atlet yang bertanding harus berasal dari wilayah tersebut dan komitmen ini harus menjadi tekad bersama, jika keinginan menjadikan Medan sebagai Kota Atlet segera terealisasi.
Kepada pemenang Wali Kota juga menyampaikan rasa bangga dan selamat. Semoga prestasi inidapat menjadi motivasi untuk berbuat yang terbaik lagi ke depannya. Sementara untuk kecamatan yang belum beruntung dia berpesan kepada Camat dan Koordinator KONI Kecamatan bersama jajarannya untuk terus mencari bakat-bakat orisinil.
"Lakukan kejuaraan-kejuaraan  diwilayah dan bina atlet-atlet yang menonjol secara lebih serius lagi. Sehingga ke depannya bisa menampilkan atlet-atlet andal," sebutnya.
"Saya mengucapkan selamat  atas terselenggaranya dengan sukses dan lancar Porwil Kota Medan III, dan pada hari ini ditutup. Pemenang-pemenang dari Porwil III ini nantinya akan bertanding kembali pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan," sebut Wali Kota.
Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy  H Sibarani  mengatakan, dari hasil Porwil III ini akan dijaring atlet-atlet andal untuk kemudian bersaing ladi di arena yang lebih tinggi seperti Porkot Medan. " Tahun ini kita sudah mempersiapkan atlet untuk Porwilsu dan Porprovsu 2018, sebagai PON nya provinsi Sumut di mana Medan menjadi langganan  juara umum. Karenanya, kepada para atlet agar terus berlatih untuk mempertahankan penampilan terbaik.
"Kepada pihak-pihak yang mendukung, saya ucapkan terima kasih. Juga kepada Pengcab Olahraga, Koordinator KONI Kecamatan serta instansi  dan jajaran  SKPD se Kota Medan. Hanya dengan kebersamaan dan kerja keras, cita-cita kita menjadikan Medan  sebagai  Kota Atlet bisa  terwujud," ucap Ketua Umum KONI Medan.
Ketua Porwil  Medan Julius Raja SE MM dalam laporannya mengatakan kegiatan multi event Porwil Medan III Tahun 2017 berlangsung sejak 29 April hingga 13 Mei  dengan diikuti 2.960 atlet. Kontingen Medan Tembung keluar sebagai juara umum Wilayah I dengan raihan 16 medali emas, 11 perak, 11 perunggu. Medan Sunggal  di Wilayah II dengan raihan (17, 14, 12) dan  Medan Marelan juara umum Wilayah III  (20, 17, 20).

Medan Marelan Juara Karate Porwil III Medan

Tidak ada komentar :
GM News-Medan.. Kontingen Medan Marelan membuktikan diri sebagai "jawara" pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Medan 2017 cabang karate untuk wilayah III, yang digelar di Aula PWI SUmut Jalan Adinegoro Medan, Kamis.

Medan Marelan memastikan sebagai juara umum cabang karate setelah meraih 5 medali emas, 4 perak dan 3 perunggu.

Posisi runner up diraih Medan Belawan dengan 4 emas dan 4 perunggu dan diposisi ketiga Medan Helveria dengan 3 emas, 4 perak dan 8 perunggu.

Disusul Medan Timur dengan 1 emas, 1 perak, 6 perunggu, Medan Deli 2 perak dan 3 perunggu, Medan Barat dengan 2 perak, 1 perunggu serta Medan Labuhan dengan 1 perunggu.

Sebelumnya saat pembukaan Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani mengatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada Forki Medan dan panitia yang telah bersusah payah hingga kejuaraan tersebut berjalan dengan baik dan sukses tanpa adanya hambatan yang berarti.

Dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Porwil kali ini, ternyata menurut dia cabang karate yang diikuti 147 katareka inilah yang paling meriah, karena selain atlet sendiri, ternyata keluarga dan teman-teman atlet juga turut menyaksikan kejuaraan itu.

"Selain atlet peserta yang semakin bertambah dibanding Porwil sebelumnya, ternyata kehadiran orang tua, keluarga dan teman-teman para atlet membuat suasana semakin meriah yang juga skaligus menunjukkan tingginya rasa kebersamaan di cabang karate ini," katanya.

Ia juga mengatakan, dari penampilan sejumlah atlet yang memang semuanya masih atlet pemula, kualitas atlet yang menjadi utusan masing-masing kecamatan di wilayah III itu sudah cukup merata.

Hal itu tentunya menunjukkan tren yang sangat positif, ditambah lagi meski masih karatek pemula, tetapi kualitas yang ditunjukkan masing-masing karateka sudah cukup baik, hanya tinggal lebih "dipoles" melalui latihan yang lebih keras lagi.

Dikesempatan itu ia juga mengingatkan kepada para atlet untuk terus tekun berlatih karena Porwil ini adalah langkah awal untuk meraih kesuksesan di berbagai kejuaraan lainnya yang lebih tinggi lagi seperti Porkot, Porprovsu bahkan jika terpilih bisa memperkuat Sumut di PON mendatang.

KONI Medan, lanjut dia, juga memiliki program atlet binaan yang memang dipersiapkan untuk menjadi atlet andalan daerah itu ke berbagai ajang yang lebih tinggi lagi.

"Artinya kalau kalian mau jadi atlet binaan KONI, maka tunjukkanlah prestasi. Tentunya dalam hal ini Forki yang akan menentukan atlet mana saja yang direkomendasikan untuk menjadi binaan KONI Medan," katanya.

Koordinator panitia cabor karate Porwil Ignatius Nainggolan mengatakan, pihaknya merasa puas dengan pelaksanaan karate yang digelar di Aula PWI Sumut itu.

Selain peserta yang lebih banyak dari pelaksanaan porwil sebelumnya, ualitas atlet yang tampil juga sudah lebih baik.

"Kami berterimkasih kepada smeua pihak yang telah membantu hingga terlaksananya kejuaraan karate ini dengan baik," katanya.

Berikut Daftar perolehan medali cabor karate

  1. 1-Marelan      5    4    3
  2. 2-Belawan      4    -    4
  3. 3-Helvetia      3    4    8
  4. 4-Timur          1    1    6
  5. 5-Deli             -    2    3
  6. 6-Barat           -    2    1
  7. 7-Labuhan       -    -    1

Rabu, Mei 10, 2017

Touring #MAXIYAMAHADAY Ramaikan Area Medan

Tidak ada komentar :
GM News-Medan. #MAXIYAMAHADAY akhirnya sampai juga di area Sumatera Utara setelah dilaksanakan di daerah Jawa seperti Cibubur, Bandung, Batang (Jawa Tengah),Malang. Kegiatan yang melibatkan ribuan peserta itu digelar di Pantai Bali Lestari, Medan yang diawali dengan touring pada Minggu (7/5).
Sedikitnya 1.300 peserta dari komunitas dan konsumen pengguna MAXI Yamaha ambil bagian dalam kegiatan yang dimulai dari tiga titik di area Medan, Kisaran, Tebing Tinggi. Dari Medan start di Sentral Yamaha Medan, titik kumpul Kisaran di Lapangan Parasamya dan di Tebing Tinggi dimulai dari dealer Deli Mitra Lestari.
Dimulai sekitar jam 08.00 pagi, rombongan touring mengawali perjalanan mereka menuju pusat acara di Pantai Bali Lestari, Pantai Cermin, Serdang Bedagai. Perjalanan berlangsung menyenangkan dan para peserta menikmatinya.
Mereka pun menjadi pusat perhatian masyarakat di Minggu pagi yang meriah di Medan dan sekitarnya. "Antusiasme yang tinggi dari komunitas dan pengguna MAXI Yamaha mengikuti event #MAXIYAMAHADAY ini tidak kalah meriahnya dengan area Jawa. 
Mereka senang bisa berkendara bersama dengan sesama pengguna MAXI Yamaha menghabiskan akhir pekan yang istimewa ini. Suasana kota Medan pun jadi beda dan menarik perhatian masyarakat yang mengenal dengan baik kualitas dan keunggulan skutik-skutik premium Yamaha, termasuk nyaman dibawa touring," ungkap GM PT Alfa Scorpii Henri Harta Prawira usai melepas pada peserta di halaman Sentral Yamaha, Medan, Minggu (7/5).
Sambangi Medan
Kemeriahaan #MAXIYAMAHADAY akhirnya sampai juga di ranah Sumatera setelah menelusuri area Jawa yang sudah dilaksanakan di Cibubur, Bandung, Batang (Jawa Tengah), Malang. Event gathering komunitas dan pengguna MAXI Yamaha itu dipusatkan di Pantai Bali Lestari, Serdang BedagaiMedan, Minggu 7 Mei
2017.
Event akbar Yamaha itu dimulai dengan touring yang tersebar dari tiga titik di Medan, Kisaran, Tebing Tinggi yang diikuti seribuan orang peserta. Perjalanan touring finish di lokasi acara di Pantai Bali Lestari. Acara dimulai dengan deklarasi MAXI Yamaha. Para peserta lalu berpartisipasi di beberapa aktivitas seperti community games, test ride, MAXI fun ride competition, MAXI modification contest, MAXI lady photo competition, MAXI freestyle show. Games menarik mereka ikuti seperti tank chain, bikers signal, pyramid water, water transfer, arung laut, blind and seek, gentong bocor, obor olympiade, jembatan balok.
Booth sales dan asesoris juga ramai dikunjungi peserta #MAXIYAMAHADAY yang menyukai produk produk unggulan Yamaha. Selain itu ada booth donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
"#MAXIYAMAHADAY di Medan berlangsung sukses dan menyenangkan para peserta. Kemeriahan ini merupakan tanda positif mereka menyukai event ini seperti halnya di area Jawa. Kami berharap dengan aktivitas ini makin mempererat kedekatan Yamaha dengan komunitas dan pengguna MAXI Yamaha. Skutik premium MAXI Yamaha terbukti dicintai dan tetap jadi primadona," ungkap Hendra Winata, Chief Territory V PT YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing).

Selasa, Mei 09, 2017

Sunggal Juara Umum Menembak

Tidak ada komentar :
GM News-Medan. Kecamatan Medan Sunggal keluar sebagai juara umum cabang olahraga menembak pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kota Medan 2017 yang berakhir di Lapangan Tembak Perbakin Sumut, Medan, Sabtu (7/5).
Keberhasilan ini diraih setelah hingga hari terakhir Sabtu , berhasil mengumpulkan medali terbanyak dengan satu emas, satu perak dan tiga perunggu.

Satu-satunya medali emas disumbangkan oleh Ricky Fedrian yang bertanding di nomor Air Riffle Hunting putra dengan poin 447. Sedangkan satu perak berasal dari Tomy Fadillah di nomor Air Riffle Match putra dengan perolehan poin 548.

Tiga medali perunggu untuk Sunggal masing-masing disumbangkan Andawa (Air Pistol Putra), Insan (Air Riffle Hunting putra), dan Sami Hadisti (Air Pistol Putri).

Sementara di posisi kedua direbut Medan Selayang dengan satu emas, satu perak dan satu perunggu. Tempat ketiga diisi oleh Medan Petisah dengan perolehan satu emas dan satu perunggu.

Ketua Panpel John F Siahaan mengatakan, Porwil kali ini diikuti oleh 46 peserta yang berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, Polri dan TNI.

"Animo peserta semakin bertambah dari tahun ke tahun. Untuk tahun ini kalangan pelajar dan mahasiswa lebih banyak yang ikut," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Pengcab Perbakin Medan M Ilham menyatakan rasa puasnya dengan pelaksanaan Porwil kali ini. Karena selain berjalan lancar, event tahun ini diikuti oleh salah satu sekolah penerbangan di Medan yang banyak menurunkan siswanya. Terlebih lagi, di sekolah tersebut memasukkan olahraga menembak ke dalam ekstrakurikuler sekolahnya.

"Hal ini cukup menggembirakan. Banyak peserta dari sekolah penerbangan yang ikut Porwil kali ini. Apalagi pihak sekolah sudab memasukkan olahraga menembak ke dalam ekstrakurikuler mereka. Ini sesuatu yang luar biasa dan patut dicontoh sekolah-sekolah lain," kata Ilham.

Menurutnya, meskipun belum ada diantara mereka yang meraih juara, namun dilihat dari semangatnya hal ini sangat positif bagi perkembangan olahraga menembak di kota Medan. "Hal ini sudah cukup menjadi bukti bahwa perkembangan olahraga menembak sudah sangat pesat di kota Medan. Olahraga ini sudah semakin dekat dengan masyarakat dan bukti kalau menembak bukan olahraga mahal," tambah Ilham.

Terkait pelaksanaan Porwil, Ilham berharap terus dilaksanakan secara konsisten setiap tahunnya. Karena dengan demikian jam terbang para atlet dalam bertanding semakin bertambah.

Sabtu, Mei 06, 2017

Medan Sunggal Raih Juara Umum

Tidak ada komentar :
GM News-Medan. Kecamatan Medan Sunggal meraih juara umum dalam cabor renang pada Porwil Medan III Wilayah II Tahun 2017 di kolam Selayang, Medan, Jumat (5/5). 

Medan Sunggal meraih 7 emas, 5 perak, dan 2 perunggu. Pada posisi kedua berhasil diraih oleh Kecamatan Medan Selayang dengan 5 emas, 3 perak, dan 10 perunggu. Pada posisi ketiga diraih oleh Kecamatan Medan Baru dengan catatan 3 emas, 2 perak, 1 perunggu.

Para peraih medali emas di masing-masing nomor antara lain, Sahru Putra Wajih dari Medan Baru berhasil meraih medali emas gaya bebas putra 200 meter, 100 meter, dan 50 meter. Sementara dari putri berhasil diraih Cindy Sheislyia dari Medan Polonia. Cindy juga berhasil meriah medali emas pada gaya kupu-kupu putri untuk melengkapi koleksi lima medali emas yang diraihnya di arena Porwil ini. 

Medali emas gaya dada dan punggung putra 200, 100, dan 50 meter berhasil diraih oleh M. Abimayu. Pada putri disabet oleh Anastasya Sitepu. Pada gaya kupu-kupu 100 dan 50 meter putra medali emas diraih oleh Wisnu Adiguno.

"Ada beberapa perenang yang memang sudah berprestasi selama ini. Jadi, banyak atlet yang meraih emas lebih dari dua nomor," ujar Petua Pengcab PRSI Medan Syahriandi.

Ketua panitia pelaksana, Yopi War mengatakan pertandingan ini sebagai ajang untuk mencari perenang untuk mengikuti ajang Porkot mendatang. Adapun tujuh kecamatan yang ikut yakni Medan Johor, Selayang, Petisah, Tuntungan, Polonia, Medan Baru, dan Sunggal.

Perbakin Apresiasi Porwil Medan 2017

Tidak ada komentar :
GM News-Medan. Ketua Harian Pengprov Perbakin Sumut Musa Idishah mengapresiasi gelaran Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) III/2017 yang dihelat KONI Medan. Menurutnya, event ini sangat besar manfaatnya bagi perkembangan olahraga menembak di Medan.

"Dengan adanya Porwil ini, maka kompetisi atau kejuaraan akan semakin bertambah. Ini sangat positif bagi atlet tembak. Karena dengan begitu, mereka punya kesempatan lebih banyak mengukur hasil latihan mereka selama ini. Selain itu juga, mental para atlet terus terasah," kata pria yang akrab disapa Doddy ini, Jumat (5/5).

Diungkapkannya lagi, dengan adanya Porwil ini maka menjadi kesempatan besar untuk menjaring atlet-atlet potensial menembak di kota Medan. Doddy sendiri berharap Porwil ini terus digelar demi kemajuan olahraga di kota Medan. Tentunya selain Porkot, Doddy juga berharap gaung Porwil akan semakin besar ke depannya.

Sementara itu, Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani juga mengungkapkan apresiasinya atas keberhasilan Perbakin Medan memperkenalkan olahraga menembak kepada masyarakat luas. Hal tersebut dikatakannya saat meninjau pertandingan menembak Porwil III/2017 Wilayah II yang digelar lapangan menembak Perbakin Sumut Jalan Beringin Raya, Jumat (5/5).

Eddy mengatakan, keberhasilan Perbakin Medan yang mampu menarik animo peserta pemula di Porwil III/2017 ini. Hal inilah, alasan dirinya mengapreasiasi program dan kinerja Perbakin tersebut. Banyaknya peserta yang ambil bagian, menunjukkan Perbakin berhasil dalam mengembangkan dan memperkenalkan olahraga ini kepada masyarakat luas.
"Ini sangat membanggakan kita semua, karena Perbakin berhasil membuat lapisan pelatihan dan tingkat pembinaan yang rutin," puji Eddy didampingi pengurus KONI, Sigfried dan Rotua Sibagariang.

Eddy berharap, hal ini menjadikan pengurus memiliki peluang besar dalam menjaring atlet berpotensi. Katanya, Perbakin Kota Medan harus menjaga pembinaan dan pelatihan atlet dilakukan secara rutin dan berjenjang. "Mudah-mudahan ini bisa menghasilkan prestasi menembak bagi Medan maupun Sumut masa mendatang," harap Eddy.

Sekretaris Umum Perbakin Medan, Muhammad Ilham, mengatakan cabor menembak ini pertandingan empat nomor. Yakni, air rifle hunting putra, air rifle match putra dan air pistol putra-putri. Porwil 2017 Wilayah II ini diikuti 7 Kecamatan. Yakni, Medan Polonia, Sunggal, Selayang, Tuntungan, Johor dan Medan Petisah. "Peserta lebih dari 20 orang dari tujuh kecamatan yang tampil di Porwil Wilayah II ini," ungkapnya didampingi Ketua Panitia Pelaksana, John F Siahaan.

Dalam kesempatan ini, Ilham juga menyampaikan bahwa Perbakin Medan akan mengikuti even berburu di kawasan Aceh Barat dan Nagan Raya pada pertengahan Mei ini.

28 Atlet Siap Bersaing

Tidak ada komentar :
GM News-Medan. Sebanyak 28 peserta di cabang olahraga tenis lapangan   bersaing mengikuti Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kota Medan III Tahun 2017 Wilayah II yang pertandingan perdananya dimulai,  Kamis (4/5/2017) sore  di lapangan Pelti Kebun Bunga Medan. Para petenis yang bersaing ini berasal dari enam kecamatan yakni Medan Selayang, Medan Johor, Medan Polonia, Medan Petisah, Medan Tuntungan dan Medan Sunggal.
Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani dan jajaran pengurus KONI antara lain Sigfried, Rotua Sibagariang, Arman TH menghadiri dimulainya pertandingan tenis lapangan tersebut dan menyempatkan untuk melihat pertandingan di beberapa partai.
Cabor tenis lapangan, sebagaimana disampaikan Ketua Penyelenggara Taufiqurrrahman dan Sekretaris Amir Hafriandi berlangsung selama tiga hari mempertandingkan 4 nomor pertandingan, yakni tunggal putra dan putri, ganda putra dan ganda campuran.
“Kita rencanakan berakhir, Sabtu (6/5), mudah-mudahan tidak ada halangan dan hambatan dan berhasil sukses sebagaimana yang kita harapkan bersama,” ujar Taufiq.
Ketua KONI Medan Eddy Sibarani usai foto bersama dengan para atlet dan panitia, ketika dimintai tanggapannya mengatakan, cabor olahraga tenis lapangan sama seperti cabor lainnya pada Porwil ini diharapkan menghasilkan atlet-atlet berprestasi guna menjaring atlet-atlet  kota Medan sebanyak-banyaknya. "Sehingga kota Medan benar-benar menjadi gudang atlet yang berprestasi dan tetap menjadi barometer di Sumatera Utara," sebut Eddy Sibarani.
“Kita telah mengusung Medan sebagai Kota Atlet, maka Porwil ini dan kegiatan lainnya yang diselenggarakan KONI Medan semuanya dalam upaya menuju kearah tersebut,” ujarnya
Terhadap cabang olahraga tenis lapangan, Eddy mengharapkan muncul atlet-atlet baru dan dengan itu memunculkan prestasi baru di cabang tenis lapangan. “Melalui Porwil ini kita mengharapkan adanya juara-juara baru,” harapnya.
"Karena itu, cabang olahraga ini tak boleh tinggal diam, namun harus menjemput bola untuk bersosialisasi ke masyarakat dan terutama ke sekolah-sekolah. Dengan sosialisasi yang dilakukan memudahkan untuk mendapatkan penggemar-penggemar baru dan terbentuk klub-klub tenis lapangan di kecamatan-kecamatan," tandas Eddy Sibarani.

Medan Denai Juara Gulat Porwil Medan 2017

Tidak ada komentar :
GM News-Medan. Kecamatan Medan Denai sukses keluar sebagai juara umum pada Pekan Olahaga Wilayah (Porwil) III Kota Medan 2017 di Gedung Serbaguna Advent, Rabu (3/5).

Kecamatan Medan Denai keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi 9 medali emas, 9 perak, dan 6 perunggu. Diposisi kedua ditempati Kecamatan Medan Tembung dengan 7 emas, 6 perak, dan 11 perunggu. Posisi ketiga ditempati kecamatan Area dengan 4 emas, 3 perak, dan 7 perunggu.

Selanjutnya diposisi keempat dihuni Kecamatan Medan Kota yang pada dengan 3 emas, 2 perak, dan 16 perunggu. Posisi kelima ditempati Kecamatan Medan Amplas dengan 1 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Kemudian diposisi paling akhir ditempati Kecamatan Medan Perjuangan yang hanya memperoleh 2 perunggu.

Adapun peraih medali emas Porwil III cabor gulat ini diantaranya, Putri Septia, Dewi Sartika, Siti Aminah, Delfina Siregar, Andika Triwira, Very Sitorus, Toga Togu Tobing, Abib Sibarani, Lipin The Pancer, Ilham Maulana, Andri silaen, Almario Naibaho, dan Aldo Simangunsong.

Ketua Pengurus Cabang Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Medan yang juga ketua panitia pelaksana Mangasi Simangunsong, S.pd mengatakan pada Porwil III 2017 cabang olahraga gulat tahun ini pihaknya merasa bangga dengan perkembangan Olahraga gulat kota Medan saat ini. "Saya bangga pada para atlet yang bertanding pada Porwil tahun ini, perkembangan gulat di Medan ini sudah mulai tampak, mudah-mudahan perkembangan ini terus berlanjut." katanya.

Selain itu Mangasi juga merasa puas dengan terjalinya koordinasi dengan pihak KONI Kecamatan, dia juga bersuyukur dan berterima kasih kepada semua pihak atas tersenggaranya Porwil III 2017 cabor Gulat ini.

Dikatakan Mangasi, dia berharap melalui Porwil III 2017 ini setiap atlet agar terus bersaing untuk berprestasi yang lebih tinggi lagi dan menjadi atlet-atlet yang berkualitas.


Pada Porwil III Kota Medan 2017 cabor gulat ini diikuti 71 peserta dari 6 kecamatan se-Kota Medan, 6 kecamatan yang ikut berpartisipasi di Porkot Medan 2016 diantaranya Kecamatan Medan Kota, Medan Area, Medan Denai, Medan Tembung, Medan Perjuangan, dan Medan Amplas.

Tembung Juara Umum Wilayah I Porwil Medan

Tidak ada komentar :
GM News-Medan. Kecamatan Medan Tembung keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kota Medan III/2017 Wilayah I setelah mengumpulkan medali emas terbanyak dengan mengungguli Medan Denai.
Tembung pada hari terakhir pesaingan Wilayah I Rabu (3/5), menempati peringkat teratas dengan total peraihan 16 medali emas 11 perak dan 16 perunggu. Denai, yang menjadi juara umum cabang gulat pada hari terakhir dengan meraih 9 medali emas harus puas di posisi kedua dengan total raihan 12 medali emas 13 perak dan 9 perunggu. Sementara Medan Area yang juga berjaya di cabang gulat dengan meraih empat medali emas berada di peringkat III dengan total raihan 8 emas, 7 perak, serta 9 perunggu.
Tembung menjadi yang terbaik di arena anggar dengan raihan enam medali emas dan telah kokoh di peringkat teratas hingga Selasa (2/5), dengan raihan 9 emas, 5 perak dan 3 perunggu. Sehingga, tambahan tujuh medali emas dari cabang gulat pada hari terakhir semakin mengukuhkan posisi mereka di urutan pertama dengan total 16 emas.
Porwil Medan III/2017 berlanjut dengan persaingan wilayah II mulai Kamis (4/5) hari ini dengan memperlombakan tujuh cabang yakni panahan, kempo, menembak, renang, tenis, sepatu roda dan taekwondo.
Tujuh kecamatan yang bersiang di wilayah II yakni adalah Medan Tuntungan, Johor, Polonia, Selayang, Sunggal, Petisah, dan Medan Baru.

Peringkat Wilayah I
(emas, perak, perunggu)
1.Medan Tembung     16     11    16
2.Medan Denai         12    13    9
3.Medan Area         8    7    9
4.Medan Kota        4    2    18
5.MedanAmplas        2    6    10
6.Medan Perjuangan        2    4   
7.M.Maimun:            1    1

Medan Tembung Dominasi Anggar

Tidak ada komentar :
GM News-Medan. Kecamatan Medan Tembung tampil sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) anggar pada Porwil III Kota Medan Tahun 2017.
Kecamatan Medan Tembung mengumpulkan tiga medali emas dan 2 perak. Posisi kedua ditempat Kecamatan Medan Area yang merebut 1 medali emas.
Medali emas Kecamatan Medan Tembung disumbangkan Faishal Aqil Adrian (floret putra), Nurhaliza (floret putri) dan Ahmad Adhitama Putra (degen putra). Sedangkan emas untuk Medan Area disumbangkan Ananda Oktari (degen putri).
Pertandingan cabor anggar pada Porwil tahun 2017 ini digelar selama dua hari, Minggu-Senin (30 April-1 Mei) di SMK Tritech Jalan Bhayangkara Medan.
Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani ketika meninjau pertandingan Senin mengapresiasi pelaksanaan pertandingan cabor anggar yang berjalan lancar dan sukses. Dia juga bangga atas kebersamaan yang ditunjukkan insan anggar Kota Medan di mana para atletnya baik yang senior maupun yang junior, dan pengurus IKASI Kota Medan dengan bersemangat bekerja sama di setiap kegiatan. "Semoga kebersamaan seperti ini bisa terus terjalin dan bisa ditingkatkan," ucap Eddy Sibarani, didampingi pengurus lain Sigfried dan Rotua Sibagariang.
Sekum IKASI Kota Medan, H Muhammad Rifai mengatakan, jumlah atlet yang bertarung di Porwil III Kota Medan berjumlah 56 orang di wilayah I yang dihuni Kecamatan Medan Amplas, Denai, Tembung, Perjuangan dan Medan Area. “Jumlah atlet meningkat dibanding tahun lalu. Ini membuktikan bahwa olahraga anggar semakin diminati,” ujarnya. 
Bola Voli
Tembung juga berjaya di cabor voli putra yang juga telah rampung pada Senin, setelah merebut medali emas putra. Tembung merebut medali emas setelah di partai final yang dimainkan di Lapangan Mulia, Tj. Mulia, Medan Deli berhasil mengalahkan Denai. Medali perunggu putra diraih Medan Kota. 
Di kelompok putri, medali emas cabang bola voli menjadi milik Medan Kota yang berhasil mengalahkan Medan Maimun di babak final. Sedangkan medali perunggu direbut Medan Amplas

KONI Kecamatan Se Kota Medan Dilantik

Tidak ada komentar :
GM News-Medan. Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani berharap, dengan telah dilantiknya Koordinator KONI Kecamatan, maka pembinaan olahraga di kota ini bisa lebih terpacu lagi.
"Kita gembira karena telah berhasil membentuk serta melantik para Koordinator KONI hasil Musorcam Februari dan Maret lalu. Kita ingin KONI Kecamatan, Pengcab olahraga dan juga KONI Medan untuk terus bersinergi,  Dengan begitu, maka semua program KONI Kota Medan akan berjalan lancar," kata Eddy Sibarani di Medan, Senin (1/5).
Para Koordinator KONI Kecamatan periode 2017-2019 terpilih dari 21 kecamatan dilantik usai acara pembukaan Porwil Medan III/2017 di Medan Tuntungan, Sabtu (29/4) lalu oleh Ketua Umum KONI Kota Medan.
Eddy Sibarani juga bangga dan memberi apreasi kepada jajaran Koordinator KONI Kecamatan yang langsung bekerja, seperti dalam persiapan Porwil Medan III yang saat ini berlangsung. "Kita harapkan kerja sama yang terjalin dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Karena hanya dengan kebersamaanlah, maka visi dan misi untuk menjadikan Medan sebagai Kota Atlet dapat terwujud," papar Eddy.
Adapun para Koordinator KONI Kecamatan yang dilantik adalah Medan Denai dengan Ketua Widodo, Medan Timur (Nazaruddin Lubis), Tuntungan (Pipet Sembiring), Deli (Rusli Suharsono), Marelan (Zulkifli Miraza), Labuhan (Anthony), Selayang (Darmaji), Belawan (Heryanto) dan Petisah (Sinar Ginting) yang terpilih kembali.
Kemudian, Medan Kota (A Nasrul Fahri), Amplas (Riduan Saleh Lubis), Perjuangan (Ilham Irwandi), Helvetia (Ridwan), Medan Barat (Dedy Iman), Johor (Marwan Lubis), Medan Area (Salli Pianto), Sunggal (Adip Prambudi), Maimun (Kurnia Salam), Medan Baru (Bernard Sibagariang), Polonia (Herry F Simbolon) dan Tembung (Ramsida Simangunson).

Emas Catur Tersebar, Denai Juara Senam

Tidak ada komentar :
GM News-Medan. Medali emas cabor catur Porwil Medan III/2017 tersebar ke tiga kecamatan yakni Area, Denai dan Tembung yang masing-masing merebut satu medali emas yang berakhir di kantor Camat Medan Kota, Senin (1/5).
Kontingen Tembung keluar sebagai juara umum dengan raihan 1 medali emas, dan dua perak, disusul area dengan 1 emas, 1 perak, 2 perunggu serta Denai 1 emas dan 1 perunggu.
Tembung menjadi yang terbaik setelah merebut medali emas di nomor katagori junior putra, atas nama M Fadil Medan disusul perak M Naufal Dzakwan (Tembung) dan perunggu Aziz Ramadhan (Area).
Area berjaya di nomor beregu setelah merebut medali emas dengan total poin 11,5 dengan mengungguli Tembung dan Denai.
Sementara Denai merebut satu medali emas lain di nomor senior putra lewat Widodo, yang juga Ketua KONI Denai.  Medali perak dan perunggu diraih dua atlet Area lewat  Nurdin A Malik dan Ali Yasin. Sedangkan untuk juara katagori junior putra, emas diraih M Fadil (Tembung), perak M Naufal Dzakwan (Tembung) dan perunggu diraih Aziz Ramadhan (Area).
Cabor catur Porwil Medan Wilayah III mempertandingkan tiga nomor senior, junior dan beregu dengan mempertandingkan  lima babak memakai sistim Swiss
Sementara untuk katagori junior putri dengan juara Delima Pardede, Riska Safitri serta Sahrani Risah (Medan Tembung) merupakan partai eksebisi.
Cabor catur Porwil yang berlangsung dua hari, Minggu (30/1) dan Senin (1/5), dibuka Ketua Umum KONI Medan, Drs Eddy H Sibarani didampingi Ketua Pengkot Percasi Medan, Sonny Firdaus SE.
Eddy dalam sambutannya mengatakan, pembinaan cabor catur sangat perlu dikembangkan khususnya bagi generasi muda. Apalagi cabor ini juga dipertandingkan di Porwilsu 2018 serta sebagai persiapan menghadapi PON 2020.
"Saya meminta kepada panitia seluruh peserta diminta untuk menjunjung tinggi sportivitas agar event ini berjalan baik hingga selesai," katanya serius.
Sementara Ketua Pengkot Percasi Medan, Sonny Firdaus, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada setiap kecamatan, khususnya Medan Kota yang bersedia menjadi tuan rumah. Dari hasil ini, sebutnya, nanti akan dipersiapkan menghadapi Porwilsu.
Senam
Dari cabang senam yang dimainkan di Gedung Jepta Hutabarat Minggu (30/4), Denai keluar sebagai juara umum dengan raihan 2 medali emas, 1 perak dan 4 perunggu. Peringkat II ditempati Amplas yang meraih 1 emas, 2 perak, 1 perunggu, disusul Area dan Tembung yang masing-masing merebut 1 emas dan 1 perak.

PBJI Sumut Gelar Gashuku

Tidak ada komentar :
GM News-Medan. Sebanyak 200 jujitsan mengikuti latihan bersama (gashuku) yang digelar Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Sumut di PDAM Tirtanadi Jalan SM Raja Medan, Minggu (30/4). Kegiatan ini merupakan program rutin PBJI Sumut dan sekaligus untuk menyambut bulan Ramadhan yang sudah diambang pintu.

“Latihan bersama ini sudah menjadi program rutin dari PBJI Sumut yang digelar setiap 3 bulan sekali atau dalam setahun latihan bersama di gelar empat kali. Kebetulan latihan bersama kali ini berdekatan dengan datangnya bulan Ramadhan, sehingga latihan ini sekaligus untuk menyambut bulan yang penuh berkah bagi jujitsan yang muslim. Selain itu, para jujitsan dapat saling bermaafan sebelum menjalankan ibadah puasa,” ujar Wakil Ketua PBJI Sumut Andi P Koesno di dampingi sekretaris Amri Nasution, SE, M.Si usai latihan bersama.

Ia menjelaskan kegiatan ini sebagai rangka untuk mempersamakan jurus-jurus dan tehnik-tehnik kuncian bela diri jujitsu. Selain itu, ajang ini juga untuk mempererat tali silahtuhrahmi antar jujitsan untuk saling kenal satu sama lain. Selama ini, para jujitsan latihan di dojo masing-masing sehingga para jujitsan yang mengikuti latihan bersama mendapat manfaatnya.

Andi menambahkan latihan bersama kali ini langsung dipimpin Guru Besar Jujitsu Sumut  Ronald Titaley dengan maksud untuk melihat lebih dekat para jujitsan latihan dan menilai para jujitsan. Hasil penilaian dari Ketua Dewan Pelatih dijadikan rekomendasi bagi pelatih untuk membina para jujitsan yang dipersiapkan untuk Kejurnas Batam.

“Saat ini PBJI Sumut sedang giat-giatnya mengembangkan seni bela diri asal Jepang di Sumut. Untuk itu, latihan bersama ini dengan misi memperkenalkan jujitsu lebih dekat lagi kepada masyarakat. Bagi masyarakat maupun instansi pemerintah dan swasta yang ingin mengembangkan jujitsu dan membuka dojo di lingkungan masing-masing, PBJI Sumut telah mempersiapkan pelatih-pelatih berpengalaman dan handal dengan meteri teori dan praktek. Selain itu untuk mensosialisasikan jujitsu yang telah bergabung dengan KONI”tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Pengrov Institut Jujitsu Indonesia (IJI) Sumut Muhammad Abdi Ridha menjelaskan kegiatan latihan bersama ini digelar mulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB, yang diikuti Dojo Utama Sei Padang, Dojo Polonia, Doko PDAM Tirtanadi, Dojo Medan Barat, Dojo Medan Sehat, Dojo Coca Cola, Dojo STTC dan Dojo dari Deliserdang.

Ia menjelaskan Gashuku merupakan rangkaian acara yang sangat padat bagi jujitsan untuk menyerap banyak ilmu baik secara teori maupun praktek. Fisik dan Mental harus disiapkan baik-baik. Untuk terlaksananya kegiatan Gashuku dalam menghadapi ujian kenaikan tingkat maka para jujitsan harus mampu untuk menampilkan jurusan mereka setelah menimba ilmu di dojo masing-masing.

“Latihan bersama kali ini sungguh luar biasa karena diikuti sekitar 200 jujitsan ingin yang tampil dengan jurus yang telah dipelajari. Hal ini membuktikan jujitsu telah berkembangan dan diminati oleh masyarakat khsusnya kawula sebagai bela diri dan juga sebagai ajang prestasi”. pungkas Abdi

Walikota Harap Porwil III Jadi Lambang Supremasi Olahraga

Tidak ada komentar :
GM News-Medan. Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi berharap, dari arena Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Medan III Tahun 2017 ini menjadi lambang supremasi di bidang olahraga.
Saya telah mencanangkan Kota Medan sebagai Kota  Atlet. Artinya dari sini nanti akan lahir atlet-atlet muda berprestasi. Demikian dikatakan Wali Kota dalam kata sambutannya ketika membuka Porwil Medan III/2017 di lapangan Sekolah Pencawan, Medan Tuntungan, Sabtu (29/4) pagi.
"Saya sangat mengapresiasi dan bangga terhadap kepedulian kita bersama demi memajukan bidang olahraga di Kota Medan," ucap HT Dzulmi Eldin.
Wali Kota berpesan  kepada para camat se Kota Medan beserta jajaran KONI Kecamatan, khususnya yang bertanding pada Porwil III ini untuk melakukan pembinaan terhadap atlet di daerahnya. "Saya menginginkan Porwil ini diwarnai oleh atlet-atlet asli kecamatan masing-masing. Bukan atlet pinjaman apalagi bayaran," sebutnya.
Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli mengucapkan selamat bertanding kepada para atlet dengan tak lupa menjaga sportivitas. Juga kepada wasit. "Mudah-mudahan misi menjadikan Medan sebagai Kota Atlet bisa terwujud," sebutnya.
Wakil Ketua KONI Sumut Sakiruddin SE MM dalam kata sambutannya mengatakan, Porwil adalah rangkaian dari Porkot Medan dan memuji KONI Medan yang menggelar Porwil dan Porkot setiap tahun. "Medan berkontribusi besar dengan menyumbang 60 ersen atlet Sumut di PON 2016 lalu. Dengan digelarnya Porwil, juga diharapkan bisa menumbuh kembangkan klub-klub di kecamatan," ucap Sakiruddin.
Ketua Umum KONI Kota Medan Drs  Eddy H Sibarani mengatakan, Porwil 2017 adalah yang ketiga beruntun digelar dengan melibatkan 2.960 atlet beserta ofisial dari 21 kecamatan di Kota Medan.
Kegiatan, sebutnya dimulai dengan pertandingan Wilayah I, berlangsung 30 April sampai 3 Mei yang diikuti tujuh kontingen yakni Medan Kota, Amplas, Denai, Tembung, Perjuangan, Maimoon dan Area.