Senin, Agustus 14, 2017
Medan Juara Umum Taekwondo Piala Gubsu
KONI Harapkan Atlet PSE Taekwondo Meningkat
GM News-Medan. KONI Sumut berharap atlet taekwondo Sumut mengukir prestasi yang membanggakan dalam Kejurnas Taekwondo 2017, sehingga dengan demikian nantinya akan semakin banyak atlet taekwondo Sumut yang masuk Program Sumut Emas (PSE).
Ketua Umum KONI Sumut diwakili Prof Agung Sunarno mengungkapkan hal tersebut ketika menutup secara resmi kejuaraan taekwondo Piala Gubsu 2017 di GOR Cemara Asri Medan, Minggu (13/8).
"Peraih medali emas, perak maupun perunggu secara otomatis akan masuk PSE dan kita ingin ada atlet taekwondo yang masuk program PSE pada setiap nomor yang dipertandingkan pada PON 2020," kata Prof Agung Sunarno.
Prof Agung Sunarno berharap dan yakin hal tersebut bisa terwujud, sebab dari dulu taekwondo Sumut selalu memberi kontribusi medali di PON, dan saat ini pun sudah ada tiga atlet taekwondo yang terdaftar masuk PSE, ujarnya.
Sementara, Ketua Pengprov TI Sumut H Musa Rajekshah, MHum atau yang akrab disapa Ijeck menyatakan kegembiraannya kejuaraan perdana yang digelar di dalam kepengurusan yang dipimpinnya mendapat sambutan positif dari Pengcab mupun dojang, dimana tercatat ada 14 Pengcab yang berpartisipasi mengikuti kejuaraan ini.
"Keberhasilan penyelenggaraan ini menjadi motivasi bagi Pengprov TI untuk lebih giat lagi," sebutnya.
Diungkapkan, dalam tahun 2017 ini, Pengprov TI Sumut akan menggelar 2 kejuaraan lagi. "Sebab itu, saya minta agar Pengcab maupun dojang mempersiapkan diri untuk menyongsong kedua event tersebut," ujar Ijeck yang mendapat sambutan meriah dari atlet dan ofisial. Panitia memberi hadiah uang pembinaan bagi para juara dalam Piala Gubsu sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi atlet agar lebih giat berlatih.
Dalam kejuaraan yang berlangsung dua hari penuh ini, Pengkot TI Medan tampil sebagai juara umum setelah meraih medali terbanyak dengan 6 emas, 4 perak dan 4 perunggu. Tim taekwondo PPLP menempati posisi kedua dengan meraih 6 emas tanpa perak dan perunggu, sedangkan kontingan Tanah Karo menempati peringkat ketiga dengan 3 emas, 1 perak dan 4 perunggu.
Dalam kejuaraan ini dipertandingkan nomor Poomsae, meski hanya baru bersifat eksebisi, namun meski demikian pesertanya cukup banyak.
Panitia menetapkan Putri Rosdayani (PPLP) dan Krisjon (Tanah Karo) sebagai atlet terbaik kelompok junior putri dan putra, Opi Danena Ginting (TI Medan) dan Jaysurya D (KTC Tanah Karo) atlet terbaik senior putri dan putra, sementara wasit terbaik, Rosihan.
Ia mengatakan pada PON XIX Tahun 2016 di Jawa Barat cabang olahraga taekwondo memperoleh satu perak sedangkan pada PON XVIII tahun 2012 memperoleh satu emas dan satu perunggu.
GM News-Medan. KONI Sumut berharap atlet taekwondo Sumut mengukir prestasi yang membanggakan dalam Kejurnas Taekwondo 2017, sehingga dengan demikian nantinya akan semakin banyak atlet taekwondo Sumut yang masuk Program Sumut Emas (PSE).
Ketua Umum KONI Sumut diwakili Prof Agung Sunarno mengungkapkan hal tersebut ketika menutup secara resmi kejuaraan taekwondo Piala Gubsu 2017 di GOR Cemara Asri Medan, Minggu (13/8).
"Peraih medali emas, perak maupun perunggu secara otomatis akan masuk PSE dan kita ingin ada atlet taekwondo yang masuk program PSE pada setiap nomor yang dipertandingkan pada PON 2020," kata Prof Agung Sunarno.
Prof Agung Sunarno berharap dan yakin hal tersebut bisa terwujud, sebab dari dulu taekwondo Sumut selalu memberi kontribusi medali di PON, dan saat ini pun sudah ada tiga atlet taekwondo yang terdaftar masuk PSE, ujarnya.
Sementara, Ketua Pengprov TI Sumut H Musa Rajekshah, MHum atau yang akrab disapa Ijeck menyatakan kegembiraannya kejuaraan perdana yang digelar di dalam kepengurusan yang dipimpinnya mendapat sambutan positif dari Pengcab mupun dojang, dimana tercatat ada 14 Pengcab yang berpartisipasi mengikuti kejuaraan ini.
"Keberhasilan penyelenggaraan ini menjadi motivasi bagi Pengprov TI untuk lebih giat lagi," sebutnya.
Diungkapkan, dalam tahun 2017 ini, Pengprov TI Sumut akan menggelar 2 kejuaraan lagi. "Sebab itu, saya minta agar Pengcab maupun dojang mempersiapkan diri untuk menyongsong kedua event tersebut," ujar Ijeck yang mendapat sambutan meriah dari atlet dan ofisial. Panitia memberi hadiah uang pembinaan bagi para juara dalam Piala Gubsu sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi atlet agar lebih giat berlatih.
Dalam kejuaraan yang berlangsung dua hari penuh ini, Pengkot TI Medan tampil sebagai juara umum setelah meraih medali terbanyak dengan 6 emas, 4 perak dan 4 perunggu. Tim taekwondo PPLP menempati posisi kedua dengan meraih 6 emas tanpa perak dan perunggu, sedangkan kontingan Tanah Karo menempati peringkat ketiga dengan 3 emas, 1 perak dan 4 perunggu.
Dalam kejuaraan ini dipertandingkan nomor Poomsae, meski hanya baru bersifat eksebisi, namun meski demikian pesertanya cukup banyak.
Panitia menetapkan Putri Rosdayani (PPLP) dan Krisjon (Tanah Karo) sebagai atlet terbaik kelompok junior putri dan putra, Opi Danena Ginting (TI Medan) dan Jaysurya D (KTC Tanah Karo) atlet terbaik senior putri dan putra, sementara wasit terbaik, Rosihan.
Ia mengatakan pada PON XIX Tahun 2016 di Jawa Barat cabang olahraga taekwondo memperoleh satu perak sedangkan pada PON XVIII tahun 2012 memperoleh satu emas dan satu perunggu.
Menilik perolehan medali di kedua PON tersebut, ia berharap seluruh pengurus , atlet dan pelatih, kejurda ini dapat menjadi ajang evaluasi untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan nasional maupun kejuaraan yang lebih besar dengan meningkatkan kualitas latihan serta melatih disiplin dan mental bertanding agar menghasilkan atlet yang potensial.
"Kami tentunya sangat mengharapkan kejurda ini dapat dijadikan sebagai ajang persiapan untuk menuju PON di Papua mendatang. Yang tidak kalah penting lagi adalah atlet taekwondo juga harus bisa jadi duta anti narkoba," katanya.
Sementara Ketua KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis mengatakan dua kali pelaksanaan PON yang lalu, takwondo selalu berhasil menumbang medali untuk kontingen Sumut.
Melihat keseriusan Pegprov Taekwondo Sumatera Utara dibawah kendali Musa Rajekshah, ia optimis pada PON mendatang di Papua, cabang olahraga taekwondo bisa lebih banyak memberikan kontribusi raihan medali bagi Sumut.
"Ini akan kita jadikan tolak ukur ujian menuju PON 2020 di Papua, sementara bagi atlet junior, kejurda ini kami harapkan sebagai cikal bakal persiapan menuju PON tahun 2024," katanya.
KONI Bangga 9 Atlet Medan Perkuat Indonesia
GM News-Medan. Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani (foto), menyatakan bangga karena terdapat sembilan atlet asal Kota Medan ikut memperkuat kontingen Merah Putih berlaga di ajang pesta olahraga antar negara Asia Tenggara (SEA Games) XXIX/2017 di Kuala Lumpur.
"Kita bangga dan senang, karena ada banyak atlet Medan terpilih memperkuat Indonesia di ajang multi event dua tahunan anegara Asia Tenggara ini. Hal ini juga menjadi bukti keberhasilan dari pembinaan selama ini," sebut Eddy H Sibarani di Sekretariat KONI Kota Medan, Senin (14/8). Karenanya, Ketua Umum KONI Medan tak lupa menyatakan terima kasih kepada Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi yang sangat peduli dan begitu memperhatikan para atlet.
Menurut Eddy Sibarani ada sembilan atlet, tiga pelatih serta masing-masing satu wasit dan manager dari Medan dalam kontingen Indonesia pada SEA Games XXIX dari total 22 atlet/ofisial asal Sumut dalam kontingen Indonesia. Mereka adalah Jintar Simanjutak, Desyinta Banurea, Jonni Abdila dan Zulkarnaen Purba (manajer) dari cabang karate. Kemudian Jefry Zen serta Achmad Fadil Nasution dan Eddy Hartono (manajer) dari cabang biliar. Dari wushu Lindswell, Juwita Niza Wasni, Novita (pelatih) dan Iwan Kwok (wasit), Aldila Indriyati dan Hardy Rahmadiyan (boling) dan Silvester Golbert Manik (polo air).
Di antara atlet yang memperkuat Indonesia di SEA Games XXIX, juga merupakan adalah yang meraih medali emas di ajang PON XIX/2016 lalu bersama kontingen Sumatera Utara. Atlet Medan tersebut yakni Desyinta Banurea dari cabang karate, Lindswell dan Juwita (wushu) serta Aldila Indriyani (boling). Sedangkan Jintar Simanjutak meraih medali perak karate. "Untuk atlet yang berprestasi di ajang ini, tentu akan ada penghargaan dan reward dari Wali Kota," tambah Eddy.
Eddy menyebut, Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi menitip pesan kepada para atlet, dan berharap dapat menuai prestasi maksimal di SEA Games 2017 ini. "Pesan Wali Kota, jaga kondisi agar selalu fit dan ikuti arahan pelatih, supaya tampil maksimal saat bertanding. Wali Kota sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian para atlet," sebutnya.
Para atlet yang terpilih, menurut Eddy, adalah atlet yang telah bergabung di Pelatnas dalam program Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas), yang tentu telah siap untuk mempersembahkan medali. "Kita juga berharap semakin banyak atlet-atlet Medan yang berprestasi di tingkat internasional. Tidak hanya di tingkat regional ataupun nasional saja," tandas Eddy H Sibarani. SEA Games XXIX berlangsung 19 sampai 30 Agustus.
"Kita bangga dan senang, karena ada banyak atlet Medan terpilih memperkuat Indonesia di ajang multi event dua tahunan anegara Asia Tenggara ini. Hal ini juga menjadi bukti keberhasilan dari pembinaan selama ini," sebut Eddy H Sibarani di Sekretariat KONI Kota Medan, Senin (14/8). Karenanya, Ketua Umum KONI Medan tak lupa menyatakan terima kasih kepada Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi yang sangat peduli dan begitu memperhatikan para atlet.
Menurut Eddy Sibarani ada sembilan atlet, tiga pelatih serta masing-masing satu wasit dan manager dari Medan dalam kontingen Indonesia pada SEA Games XXIX dari total 22 atlet/ofisial asal Sumut dalam kontingen Indonesia. Mereka adalah Jintar Simanjutak, Desyinta Banurea, Jonni Abdila dan Zulkarnaen Purba (manajer) dari cabang karate. Kemudian Jefry Zen serta Achmad Fadil Nasution dan Eddy Hartono (manajer) dari cabang biliar. Dari wushu Lindswell, Juwita Niza Wasni, Novita (pelatih) dan Iwan Kwok (wasit), Aldila Indriyati dan Hardy Rahmadiyan (boling) dan Silvester Golbert Manik (polo air).
Di antara atlet yang memperkuat Indonesia di SEA Games XXIX, juga merupakan adalah yang meraih medali emas di ajang PON XIX/2016 lalu bersama kontingen Sumatera Utara. Atlet Medan tersebut yakni Desyinta Banurea dari cabang karate, Lindswell dan Juwita (wushu) serta Aldila Indriyani (boling). Sedangkan Jintar Simanjutak meraih medali perak karate. "Untuk atlet yang berprestasi di ajang ini, tentu akan ada penghargaan dan reward dari Wali Kota," tambah Eddy.
Eddy menyebut, Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi menitip pesan kepada para atlet, dan berharap dapat menuai prestasi maksimal di SEA Games 2017 ini. "Pesan Wali Kota, jaga kondisi agar selalu fit dan ikuti arahan pelatih, supaya tampil maksimal saat bertanding. Wali Kota sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian para atlet," sebutnya.
Para atlet yang terpilih, menurut Eddy, adalah atlet yang telah bergabung di Pelatnas dalam program Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas), yang tentu telah siap untuk mempersembahkan medali. "Kita juga berharap semakin banyak atlet-atlet Medan yang berprestasi di tingkat internasional. Tidak hanya di tingkat regional ataupun nasional saja," tandas Eddy H Sibarani. SEA Games XXIX berlangsung 19 sampai 30 Agustus.
250 ATLET TAEKWONDO BERSAING DI KEJURDA PIALA GUBERNUR
GM News-Medan. Sebanyak 250 taekwondoin dari 14 kabupaten dan kota di Sumatera Utara bersaing menjadi yang terbaik pafa Kejuaraan Daerah Taekwondo memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara yang digelar di GOR Bulu Tangkis Cemara Asri Medan, 12-13 Agustus 2017.
Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Utara, Musa Rajekshah di Medan, Sabtu saat pembukaan kejurda tersebut mengatakan kejurda itu merupakan kejuaraan pertama yang digelar sejak dilantiknya kepengurusannya beberapa waktu lalu, setelah sebelumnya beberapa kegiatan juga diigelar seperti misalnya rapat kerja daerah.
Kejurda tersebut diharapkan dapat menjadi barometer untuk kejuaraan-kejuaraan lainnya yang akan digelar kedepannya demi lebih banyak lagi atlet-atlet potensial lainnya yang siap mengharumkan nama Sumatera Utara di kancal nasional.
"Itu mengapa kejuaraan kali ini kami tidak menggunakan penilaian secara manual lagi, demi menghindari terjadinya keberpihakan oleh juri. Hasil kejurda ini juga dijadikan sebagai ajang seleksi Popnas di Jawa Tengah bagi atlet pelajar dan Kejurnas di Jawa Timur bagi atlet senior," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, Baharudin Siagian mengatakan pihaknya mengapresiasi kejurda itu karena melalui even tersebut diharapkan para taekwondoin dapat mengukur sejauh mana latihan yang dilaksanakan selama ini serta mencari bibit atlet yang berkualitas.
"Jadikan ini sebagai ajang mengevaluasi diri demi lebih baik lagi kedepannya," katanya.
Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Utara, Musa Rajekshah di Medan, Sabtu saat pembukaan kejurda tersebut mengatakan kejurda itu merupakan kejuaraan pertama yang digelar sejak dilantiknya kepengurusannya beberapa waktu lalu, setelah sebelumnya beberapa kegiatan juga diigelar seperti misalnya rapat kerja daerah.
Kejurda tersebut diharapkan dapat menjadi barometer untuk kejuaraan-kejuaraan lainnya yang akan digelar kedepannya demi lebih banyak lagi atlet-atlet potensial lainnya yang siap mengharumkan nama Sumatera Utara di kancal nasional.
"Itu mengapa kejuaraan kali ini kami tidak menggunakan penilaian secara manual lagi, demi menghindari terjadinya keberpihakan oleh juri. Hasil kejurda ini juga dijadikan sebagai ajang seleksi Popnas di Jawa Tengah bagi atlet pelajar dan Kejurnas di Jawa Timur bagi atlet senior," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, Baharudin Siagian mengatakan pihaknya mengapresiasi kejurda itu karena melalui even tersebut diharapkan para taekwondoin dapat mengukur sejauh mana latihan yang dilaksanakan selama ini serta mencari bibit atlet yang berkualitas.
"Jadikan ini sebagai ajang mengevaluasi diri demi lebih baik lagi kedepannya," katanya.
Klub Otomotif Ramaikan Tes Ride All New X-Ride 125
GM News-Medan. Ratusan bikers dari berbagai klub binaan PT Alfa Scorpii dan masyarakat umum memadati sirkuit IMI Sumut, Jalan Pancing, Medan, Sabtu (12/9). Mereka berkumpul untuk memeriahkan launching produk terbaru Yamaha All New X-Ride 125.Kegiatan tersebut dikemas dalam berbagai acara diantaranya test ride berhadiah satu unit sepeda tomor, pameran produk Yamaha, edukasi teknologi blue core, dan freestyle performance. Acara menjadi semakin semarak dengan hadirnya ratusan bikers yang tergabung dalam klub otomotif YSCM, ROM, YRFI Sumut, MCOF, VIC (Vario Independen Club), YJSC Medan, YJSC Binjai, XOMED, YMAN, YVCI Medan, YRC Medan, AOC, dan SGC.
Manajer Divisi Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii di sela-sela kegiatan itu mengatakan, Yamaha All New X-Ride 125 menawarkan tiga hal utama dalam berkendara kepada konsumen yaitu Sporty Adventure, Tangguh dan Praktis. “Sporty Adventure terletak pada desainnya yang mengusung konsep Adventure, cocok untuk siapa saja yang berjiwa petualang,” kata Joni Lie yang didampingi Adin (divisi mekanik), Saiful Bait (divisi safety riding), Irsal Harahap, Iqbal dari PT YIMM.
Sporty adventure juga didukung dengan desain stang lebar yang ringan dan stabil sehingga membuat manuver lebih mantap disegala kondisi jalan. Tampilan All New X-Ride juga dilengkapi dengan lampu LED Headlight dengan Day Running Light (DRL) yang lebih terang dan tahan lama. Dengan lampu yang lebih terang membuat perjalanan lebih aman khususnya di malam hari.
Berkendara menggunakan All New X-Ride 125 kini semakin tangguh karena ditunjang mesin Blue Core 125cc yang sudah terbukti efisien, bertenaga dan handal. Semua motor matik Yamaha kini telah berteknologi Blue Core dengan digunakannya teknologi tersebut di All New X-Ride 125. All New X-Ride dilengkapi Sub-tank Rear Suspension, yang membuat berkendara lebih nyaman dan stabil. Tapak ban lebar dengan ban tubeless membuatnya lebih gagah dan mendukung kestabilan berkendara diberbagai kondisi jalan. Ban tubeless juga membuat berkendara jauh semakin nyaman karena pengendara tidak khawatir masalah kebocoran di jalan.
Sepeda motor 125 cc ini sangat praktis untuk digunakan beraktivitas. Body yang ramping dan ringan memudahkan pengendara untuk bermanuver di segala kondisi jalan. Baik untuk berkendara di perkotaan atau untuk teman berpetualang.
Kapasitas bagasi All New X-Ride 125 yang semakin luas, mendukung pengendara untuk menaruh barang bawaannya ketika bepergian. Apalagi untuk pengendara yang berpetualang ke tempat jauh, bagasi luas sangat fungsional untuk menyimpan barang bawaan.
Yamaha kini mulai menetapkan standar keselamatan berkendara pada sepeda motor. Sama seperti sepeda motor terbaru lainnya, All New X-Ride 125 dilengkapi lampu hazard yang berguna untuk memberikan sinyal kondisi darurat apabila mengalami kendala di tengah perjalanan. All New X-Ride 125 adalah pilihan tepat bagi siapapun yang menginginkan kendaraan yang nyaman dalam segala kondisi jalan serta menunjang tampilan pengendara dalam segala kesempatan. Dengan desain, fitur serta teknologi terbaru motor ini sangat cocok menjadi kendaraan harian atau teman berpetualang. All New X-Ride 125 tersedia tiga warna Explorer Green, Passion Red dan Tough Black.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
