Rabu, Oktober 20, 2021
Makin Garang, Yamaha WR 155 R Hadirkan Warna dan Grafis Baru
GM-News. Hadirnya WR 155 R mendapatkan antusiasme yang tinggi dari konsumen. Setelah hampir dua tahun meramaikan market Tanah Air, kini Yamaha menyuguhkan penyegaran warna dan grafis baru pada motor sport adventure itu.
Di bulan Oktober 2021 ini, Yamaha Indonesia memperkenalkan penyegaran warna dan grafis baru pada WR 155 R Yamaha Blue dan WR 155 R Yamaha Black. Mengusung konsep Sporty Serious Prestige, line up WR 155 R ini merepresentasikan motor yang memiliki karakter offroad yang sangat kuat dengan tampilan warna yang agresif untuk menjadi The Real Adventure Partner bagi para offroad enthusiast.
WR 155 R Yamaha Blue terinspirasi dari YZ450F dengan menampilkan warna biru yang merupakan ciri khas Yamaha dengan tulisan WR berukuran besar yang bercorak putih tipis. Sedangkan WR 155 R Yamaha Black disematkan grafis tajam yang agresif dan dinamis dengan sentuhan modern sporty yang cocok untuk yang berjiwa muda.
”Dengan segala keunggulannya, Yamaha WR 155 R telah terbukti mendapatkan respon positif dari pasar Indonesia. Agar makin menggairahkan aktivitas konsumen yang kerap diisi dengan kegiatan offroad, kami menyajikan penyegaran warna dan grafis baru WR 155 R. Tampilan ini turut memperkuat karakter offroad sehingga penggunanya makin enjoy berkendara dengan motor sport adventure terbaik di kelasnya ini,” ungkap Antonius Widiantoro, Manager Public Relations, YRA and Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam pers rilisnya, Rabu (20/10).
Informasi Tambahan
Mengusung tema The Real Adventure Partner, WR 155 R hadir dengan beragam keunggulan baik dari segi desain, fitur, maupun performa yang menjadikannya sebagai motor sport adventure terbaik di kelasnya sehingga mampu mendukung aktivitas hobi berpetualang sang pengendara.
WR 155 R mengusung mesin berkapasitas 155cc, liquid cooled, 4 langkah dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA) yang mampu menghasilkan tenaga 12,3 KW/ 10.000 rpm dan torsi 14,3 Nm/ 6.500 rpm. Dengan performa mesin yang tangguh dan bertenaga, WR 155R sangat handal digunakan untuk menjelajah berbagai medan baik on road maupun off road.
Untuk suspensi depan, WR 155 R mengaplikasikan tipe suspensi telescopic yang panjang dengan ukuran diameter besar mencapai 41 mm sehingga lebih nyaman untuk aktivitas off road karena kemampuan daya redam yang baik. Selain itu, karakternya yang rigid turut mengoptimalkan pengunaan motor baik di on road maupun off road. Sementara untuk suspensi bagian belakang, didukung dengan Link Type Monocross bertekanan yang dilengkapi oli dan dapat diatur tingkat kekerasannya sesuai dengan selera sang pengguna.
Agar meningkatkan kemampuan mobilitas di segala kondisi jalan, WR 155 R sudah menggunakan ban dual purpose yang menempel pada velg berbahan alumunium. Untuk jenis rangkanya sendiri, sudah mengadopsi semi double cradle yang kokoh serta turut meningkatkan pengendalian yang lebih maksimal saat berkendara.
Selain itu, model ini juga dilengkapi dengan speedometer LCD multifungsi yang informatif dan hazard lamp yang berfungsi sebagai tanda ketika pengendara mengalami kondisi darurat. Rem cakram ganda bergelombang (wave double disc brake) yang terpasang pada motor juga semakin mengoptimalkan fungsi pengereman.
Daya jelajahnya yang tinggi berkat kapasitas tangki besar yang mencapai 8,1 liter. Selain itu, desain jok bergaya YZ Series yang rata, juga memudahkan pengendara dalam mengatur posisi duduk sehingga mendukung kelincahan saat bermanuver.
Minggu, Oktober 17, 2021
Sambutan Hangat Peraih Medali Wushu
GM-News. Para atlet cabang olahraga (cabor) wushu Kota Medan dan para pelatihnya disambut hangat oleh Wali Kota Medan, Ketua KONI Kota Medan, Ketua Pengprov Wushu Indonesia (WI) Sumut, Ketua Pengkot WI Medan, dan sejumlah masyarakat olahraga.Sebanyak tiga atlet peraih medali PON XX Papua dan satu pelatih mendapat kalungan bunga penyambutan saat tiba di Bandara Kuala Namu, Deliserdang, Rabu (06/10). Kadispora Kota Medan, Pulungan Harahap SH Msi mewakili Wali Kota Medan mengalungkan bunga kepada Juwita Niza Wasi, Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani mengalungkan kepada Harris Horatius, Ketua Pengcab WI Medan Darno Hartono mengalungkan bunga kepada Wilbert Sanjaya, dan Ketua Pengprov WI Sumut Darsen Song mengalungkan bunga kepada pelatih Sandry Liong.Juwita Niza Wasni berhasil meraih medali emas PON XX Papua di nomor kombinasi Nanquan dan Nan Dao Putri. Harris Horatius berhak atas medali emas pada nomor kombinasi, Nanquan dan Nan Gun Putra. Sedangkan Wilbert Sanjaya meraih dua medali perunggu nomor kombinasi Jian Shu dan Qiang Shu dan nomor duillian putra. Sementara atlet wushu Medan lainnya yang juga berhasil meraih medali, namun tidak termasuk kloter tersebut yakni Fredy dan Nicholas yang bersama Wilbert Sanjaya meraih medali perunggu nomor duillian putra, serta duet Dwi Arimbi dan Dessy Indri Astuti meraih medali perunggu nomor duillian putri.Wali Kota Medan M Bobby Afif Nasution SE MM melalui Kadispora Pulungan Harahap menyampaikan terima kasih kepada para atlet yang meraih medali di PON XX Papua. Dia mengaku bangga dengan prestasi yang telah diraih, karena membawa nama baik Medan, dan juga Sumatera Utara.Ia pun mengatakan tidak akan melupakan bonus untuk para atlet yang meraih medali di PON XX Papua. "Prestasi mereka kita hargai, di antaranya dengan pemberian bonus. Dari Pemkot Medan tentu akan ada perhatian secara khusus, karena adik-adik ini sudah berhasil meraih prestasi terbaik,” katanya.Keberhasilan atlet wushu Kota Medan meraih dua medali emas dan tiga perunggu mendapat apresiasi dari Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani. Menurut Eddy, apa yang didapat para atlet Medan itu sangat membanggakan karena saat ini mengantarkan kontingen Sumut pada posisi 8 klasemen sementara perolehan medali dengan 6 emas, 10 perak, dan 9 perunggu. "Saya ucapkan terima kasih untuk perjuangan para atlet wushu kota Medan. Ini membanggakan kita semua," jelasnya.Ketua Pengprov WI Sumut, Darsen Song mengatakan, prestasi yang dicapai para atlet Medan berhasil mengantarkan tim wushu Sumut memenuhi target meraih lima medali emas, lima perak dan lima perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Merauke Papua. "Kami datang ke Merauke dengan mengusung target meraih 5 medali emas. Kami bersyukur target tersebut berhasil dipenuhi,” ujarnya.Darsen menyebutkan, usai mengikuti pelaksanaan PON XX Papua, para atlet akan diistirahatkan sebentar, dan dalam waktu dekat akan dipanggil lagi mengikuti pelatda untuk persiapan menghadapi PON 2024. “Pada PON 2024 kita sebagai tuan rumah, jadi kita tidak boleh lengah dalam persiapan. Harus lebih baik,” katanya,Ketua Pengcab Wushu Indonesia (WI) Medan, Darno Hartono merasa bangga terhadap prestasi yang berhasil diraih para atlet. “Saya salut dan bangga, proses dari pelatihan dan ketekunan mereka selama ini mengantarkan mereka sebagai pemenang,” katanya.
Ketua KONI Medan Apresiasi Perjuangan Atlet PON
GM-News. Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani menyatakan apresiasi dan terima kasih atas perjuangan para atlet yang telah tampil di arena PON XX Papua Tahun 2021 yang berlangsung mulai 2 Oktober lalu dan berakhir Jumat (25/10).Hal itu dikatakan Ketua Umum KONI Medan, usai menyambut kedatangan atlet tarung derajat (Kodrat) Sumut bersama Ketua Pengprov Kodrat Sumut Tasimin MT dan Ketua Pengkot Kodrat Medan Bobby Oktavianus Zulkarnain, di bandara Kuala Namu, Deliserdang, kemarin pagi.“Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para atlet dan pelatih yang telah berjuang membawa nama harum Sumut dan Medan di pentas olahraga nasional,” ucapnya. Atlet tarung derajat yang tiba kemarin adalah Farhan Attamamil Arda peraih medali emas Kelas 61-64 Tarung Bebas Putra dari Medan serta Rizky Firdaus (Tebingtinggi) yang membawa pulang medali perak. Keduanya didampingi pelatih asal Medan Hijrah Saputra Harahap SPd.“Perjuangan para atlet bersama pelatih dan ofisial di PON XX sudah maksimal dan pantas mendapat apresiasi. Ada cabor yang tampil mengesankan seperti tarung derajat ini, yang meraih 1 medali emas dan perak dari 2 atlet yang dikirim. Meski diakui ada juga cabor yang meleset dari target,” ungkap Eddy Sibarani.“Untuk atlet-atlet Kota Medan peraih medali di PON XX ini, KONI bersama Pemko Medan telah mempersiapkan bonus. Rencananya akan diserahkan pada acara penghargaan dalam waktu dekat yang dihadiri Wali Kota bersama jajaran Forkopimda Kota Medan. Hal ini tentu menjadi salah satu bentuk penghargaan dan apresiasi atas prestasi yang telah adik-adik atlet dan pelatih raih di ajang PON”, tambahnya.Ditambahkannya, untuk cabor tarung derajat sudah terlihat potensinya, yang diharapkan berlanjut hingga ke PON XXI Tahun 2024 di Sumut Aceh. Untuk itu, Kota Medan tentu berharap cabor ini juga bisa mendulang medali emas di ajang Porprovsu 2022 yang dijadwalkan berlangsung November tahun depan.“Bersiaplah untuk kembali berprestasi di Porprovsu 2022. Karena ajang ini merupakan arena seleksi untuk bisa lolos seleksi ke PON 2024 di mana Sumut menjadi tuan rumah PON," sebutnya lagi.“Juga ucapan terima kasih kepada Pengprov dan Pengkot yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan atletnya ke PON. Semoga jalinan kerja sama selama ini terus dipertahankan demi prestasi olahraga kita. Khususnya dalam bersiap menuju sukses PON XXI, yakni sukses pelaksanaan sebagai tuan rumah dan juga sukses prestasi,” tutup Ketua Umum KONI Medan.
Senin, Oktober 11, 2021
Nadiem Tutup ITM, Praktisi Hukum: Bunuh Tikus Tak Harus Bakar Lumbung
GM-News. Penutupan operasional Institut Teknologi Medan (ITM) oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, merupakan tindakan yang tidak cerdas, meski dengan alasan untuk menyelamatkan kampus tersebut dalam dunia pendidikan.
Penutupan kampus oleh Nadiem Makarim ini justru terkesan berlebihan.
"Ini seperti keinginan membunuh tikus namun lumbungnya yang dibakar, maka bukan hanya tikus yang mati," kata praktisi hukum, Julheri Sinaga, dalam Diskusi Hukum Mahasiswa dan Alumni ITM yang digelar di Grand Antares, Medan, Senin (11/10).
Julheri yang juga memiliki pengalaman dalam menangani proses hukum dalam persoalan konflik kepengurusan yayasan di Kampus Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) ini menjelaskan, Kemendbudristek merupakan "orangtua" bagi dunia pendidikan di Indonesia.
Kementerian ini memiliki peran yang sangat besar dalam melakukan pembinaan terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan dunia pendidikan, termasuk dualisme yayasan yang menaungi salah satu institusi pendidikan.
"Karena itu, dalam hal ini kita sangat berduka bahwa ITM 'dibunuh' oleh orangtuanya sendiri. Apa ini yang dilakukan untuk mewujudkan cita-cita UU 1945 yakni mencerdaskan kehidupan bangsa?" tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.
Dalam paparannya di hadapan para mahasiswa dan alumni ITM, Julheri menjelaskan bahwa sesuai dengan undang-undang, maka yayasan merupakan milik publik dan bukan milik para pendiri yang dapat diwariskan kepada keturunannya.
Cara pandang inilah yang seharusnya dipahami oleh seluruh pihak agar dapat berpikir jernih dalam mengelola yayasan.
"Dan atas kondisi yang terjadi sekarang ini di ITM, ada langkah-langkah hukum yang dapat dilakukan oleh mahasiswa selaku pihak yang dirugikan. Salah satunya menggugat ke PTUN," pungkasnya.
Mahasiswa dan Alumni ITM Gelar Diskusi Hukum Lawan Nadiem
GM-News. Ditutupnya kampus ITM oleh Nadiem Makarim selaku Mendikbud mendapat reaksi keras dari alumnus dan mahasiswa kampus tersebut.
Salah satu cara mereka menyikapinya yakni dengan menggelar diskusi hukum yang dihadiri oleh para mahasiswa dan alumni dari perguruan tinggi yang terletak di Jalan Gedung Arca, Medan Kota tersebut pada Senin (11/10).
Diskusi ini menghadirkan beberapa pembicara seperti Sekjen Perhimpunan Alumni ITM Gomgom J Sihombing, dan beberapa praktisi hukum seperti Julheri Sinaga dan Harizal.
“Kita ingin merespon persoalan ITM, kami alumni yang peduli dengan keadaan ini memfasilitasi para mahasiswa untuk memperkaya wawasan tentang opini hukum atas penutupan ITM tersebut,” kata Gomgom Sihombing kepada wartawan.
Gomgom yang kini juga menjabat Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (DPN BMI) ini menjelaskan, bahwa kalangan mahasiswa ITM sangat perlu dibekali oleh pengetahuan mengenai pandangan hukum atas peristiwa yang terjadi.
“Dengan memperkaya pandangan hukum yang dapat mereka tempuh atas persoalan ini maka tentu akan memudahkan jika mereka ingin mengambil langkah hukum atas persoalan yang terjadi,” ungkapnya.
Diskusi ini menghadirkan beberapa pembicara seperti Sekjen Perhimpunan Alumni ITM Gomgom J Sihombing, dan beberapa praktisi hukum seperti Julheri Sinaga dan Harizal.
“Kita ingin merespon persoalan ITM, kami alumni yang peduli dengan keadaan ini memfasilitasi para mahasiswa untuk memperkaya wawasan tentang opini hukum atas penutupan ITM tersebut,” kata Gomgom Sihombing kepada wartawan
Gomgom yang kini juga menjabat Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (DPN BMI) ini menjelaskan, bahwa kalangan mahasiswa ITM sangat perlu dibekali oleh pengetahuan mengenai pandangan hukum atas peristiwa yang terjadi.
“Dengan memperkaya pandangan hukum yang dapat mereka tempuh atas persoalan ini maka tentu akan memudahkan jika mereka ingin mengambil langkah hukum atas persoalan yang terjadi,” ungkapnya.
Diketahui, Menteri Nadiem Makarim menutup ITM akibat adanya konflik kepengurusan Yayasan Dwi Warna yang menaunginya.
Diskusi hukum ini digelar di Hotel Grand Antares dengan menerapkan protokol kesehatan. Seluruh peserta dari berbagai kalangan mahasiswa, praktisi hukum dan beberapa kalangan lainnya mengikuti sesi diskusi yang dipandu oleh M Harizal selaku moderator.
Kamis, Oktober 07, 2021
Pentingnya Oli Gear Pada Motor Skutik 125cc
GM-News. Sepeda motor khususnya skuter matik (skutik) dengan kapasitas 125 cc menjadi pilihan favorit bagi mayoritas masyarakat Indonesia, karena terbilang praktis dan cepat untuk mobilitas harian. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pengguna motor skutik hingga saat ini. Seiring peningkatan jumlah pengguna skutik, maka pemahaman pengendara terhadap komponen sepeda motor sangat penting.
“Sepeda motor memiliki beragam komponen yang bergerak dan saling bergesekan, komponen tersebut membutuhkan oli sebagai pelumas. Pada sepeda motor skutik terdapat 2 jenis oli yang digunakan, yaitu oli mesin dan oli gear. Peran oli gear pada motor skutik sangat penting, salah satunya sebagai pelumas transmisi,” tutur Riyadi, Manager After Sales CS Division, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam pers rilisnya, Kamis (07/10).
Melihat peran oli yang begitu penting, sebagai pengendara sepeda motor wajib untuk mengecek kondisi oli secara berkala dan memastikan volume oli tetap dalam kondisi yang standar, lanjut Riyadi.
Oli Gear seringkali disebut oli transmisi atau oli gardan yang memiliki fungsi serupa dengan oli mesin. Perbedaannya jika oli mesin sebagai pelumas komponen part pada mesin, sedangkan oli gear melumasi komponen part pada transmisi. Sebagai pengguna sepeda motor skutik, wajib mengetahui peran dan fungsi dari oli transmisi seperti :
1. Melumasi komponen yang bergerak seperti gear dan bearing-bearing transmisi agar tidak cepat aus. Jika aus akan menimbulkan bunyi pada sepeda motor saat digunakan
2. Melindungi gear dan bearing dari korosi atau karat.
3. Sebagai peredam getaran suara pada transmisi.
Pastikan memeriksa kondisi oli mesin dan oli gear maksimal setiap kelipatan 3.000 km atau 3 bulan. Kemudian wajib mengganti oli gear maksimal setiap kelipatan 12.000 KM atau 12 bulan sekali untuk mendukung kinerja sepeda motor tetap optimal dan mencegah komponen gear cepat aus.
Terdapat beberapa langkah mudah untuk memeriksa oli gear skutik Yamaha secara praktis, diantaranya:
1. Pertama, posisikan sepeda motor dengan standar tengah diatas bidang yang rata.
2. Buka penutup oli gear, periksa kondisi oli gear dengan memasukan obeng dengan panjang minimal 15 cm ke dalam lubang. Pastikan obeng dalam kondisi kering sebelum dimasukan.
3. Lihat warna oli pada obeng yang telah dimasukan sebelumnya. Oli dengan kualitas baik umumnya berwarna bening dan kental, sedangkan oli yang sudah tidak baik berwarna hitam dan encer.
4. Untuk mengecek kebocoran pada oli gear, periksa seal pada penutup lubang pengisian oli dan baut pada lubang pembuangan dalam keadaan baik dan bersih. Jika seal sobek / getas dan lubang pembuangan kotor menjadi indikasi kebocoran oli gear , sehingga perlu pemeriksaan ke bengkel resmi Yamaha terdekat.
Untuk mempermudah pengguna motor Yamaha dalam mengingat jadwal pengecekan oli atau perawatan sepeda motor, Yamaha menyediakan fasilitas aplikasi My Yamaha Motor yang dapat diunduh pada smartphone. Selain memberikan fasilitas pengingat jadwal servis dan riwayat servis, aplikasi ini juga dapat memberikan informasi mengenai KSG, garansi, bahkan lokasi dealer atau bengkel resmi Yamaha terdekat.
Selalu periksa kondisi sepeda motor Yamaha kesayangan kalian secara rutin agar tetap memiliki performa dan kinerja optimal.
Pentingnya Oli Gear Pada Motor Skutik Yamaha 125cc
GM-News. Sepeda motor khususnya skuter matik (skutik) dengan kapasitas 125 cc menjadi pilihan favorit bagi mayoritas masyarakat Indonesia, karena terbilang praktis dan cepat untuk mobilitas harian. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya jumlah pengguna motor skutik hingga saat ini. Seiring peningkatan jumlah pengguna skutik, maka pemahaman pengendara terhadap komponen sepeda motor sangat penting.
“Sepeda motor memiliki beragam komponen yang bergerak dan saling bergesekan, komponen tersebut membutuhkan oli sebagai pelumas. Pada sepeda motor skutik terdapat 2 jenis oli yang digunakan, yaitu oli mesin dan oli gear. Peran oli gear pada motor skutik sangat penting, salah satunya sebagai pelumas transmisi,” tutur Riyadi, Manager After Sales CS Division, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam pers rilisnya, Kamis (07/10).
Melihat peran oli yang begitu penting, sebagai pengendara sepeda motor wajib untuk mengecek kondisi oli secara berkala dan memastikan volume oli tetap dalam kondisi yang standar, lanjut Riyadi.
Oli Gear seringkali disebut oli transmisi atau oli gardan yang memiliki fungsi serupa dengan oli mesin. Perbedaannya jika oli mesin sebagai pelumas komponen part pada mesin, sedangkan oli gear melumasi komponen part pada transmisi. Sebagai pengguna sepeda motor skutik, wajib mengetahui peran dan fungsi dari oli transmisi seperti :
1. Melumasi komponen yang bergerak seperti gear dan bearing-bearing transmisi agar tidak cepat aus. Jika aus akan menimbulkan bunyi pada sepeda motor saat digunakan
2. Melindungi gear dan bearing dari korosi atau karat.
3. Sebagai peredam getaran suara pada transmisi.
Pastikan memeriksa kondisi oli mesin dan oli gear maksimal setiap kelipatan 3.000 km atau 3 bulan. Kemudian wajib mengganti oli gear maksimal setiap kelipatan 12.000 KM atau 12 bulan sekali untuk mendukung kinerja sepeda motor tetap optimal dan mencegah komponen gear cepat aus.
Terdapat beberapa langkah mudah untuk memeriksa oli gear skutik Yamaha secara praktis, diantaranya:
1. Pertama, posisikan sepeda motor dengan standar tengah diatas bidang yang rata.
2. Buka penutup oli gear, periksa kondisi oli gear dengan memasukan obeng dengan panjang minimal 15 cm ke dalam lubang. Pastikan obeng dalam kondisi kering sebelum dimasukan.
3. Lihat warna oli pada obeng yang telah dimasukan sebelumnya. Oli dengan kualitas baik umumnya berwarna bening dan kental, sedangkan oli yang sudah tidak baik berwarna hitam dan encer.
4. Untuk mengecek kebocoran pada oli gear, periksa seal pada penutup lubang pengisian oli dan baut pada lubang pembuangan dalam keadaan baik dan bersih. Jika seal sobek / getas dan lubang pembuangan kotor menjadi indikasi kebocoran oli gear , sehingga perlu pemeriksaan ke bengkel resmi Yamaha terdekat.
Untuk mempermudah pengguna motor Yamaha dalam mengingat jadwal pengecekan oli atau perawatan sepeda motor, Yamaha menyediakan fasilitas aplikasi My Yamaha Motor yang dapat diunduh pada smartphone. Selain memberikan fasilitas pengingat jadwal servis dan riwayat servis, aplikasi ini juga dapat memberikan informasi mengenai KSG, garansi, bahkan lokasi dealer atau bengkel resmi Yamaha terdekat.
Selalu periksa kondisi sepeda motor Yamaha kesayangan kalian secara rutin agar tetap memiliki performa dan kinerja optimal.
Jumat, Oktober 01, 2021
Pertina Medan Dirikan Pusdiklat Tinju
GM-News. Pengurus Kota Pertina Kota Medan yang dikomandoi Sabam Parulian Manalu SE PhD terus membuat gebrakan untuk memburu prestasi. Kini, mereka telah mendirikan Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Tinju di Martubung, Medan Labuhan.
Menurut Ketua Pengkot Pertina Medan, Sabam Parulian Manalu, ketersediaan sarana dan pra sarana adalah faktor penting untuk melahirkan atlet berprestasi. Atas dasar itulah, dirinya mendirikan Pusdiklat Tinju Medan.
"Untuk melahirkan atlet berprestasi, perlu dilakukan pembinaan terencana dan tersetruktur. Dalam pembinaan itu, diperlukan ketersediaan sarana dan prasarana," ujar Sabam saat menjadi narasumber pada Pelatihan Manajemen Informasi Keolahragaan KONI Medan 2021 di Hotel Grand Kanaya, Selasa (28/9).
Dijelaskan, jika Sumut ingin meraih prestasi Lima Besar di PON 2024 di mana Sumut menjadi tuan rumah bersama Aceh, maka harus melakukan langkah terencana dan terstruktur. Persoalannya, pembinaan olahraga di Sumut belum terencana dan terstruktur.
"Cabang olahraga masih membutuhkan sarana yang memadai. Seperti tinju, hingga saat ini masih membutuhkan dukungan dari semua pihak. Tentu tidak lepas dari pendanaan," paparnya.
Pengurus Pertina masih secara swadaya dalam melakukan persiapan dan pembinaan atlet. "Seperti dilakukan Pertina Medan, yang mendirikan Pusdiklat secara swadaya," papar dia.
Ditambahkan, dalam Pusdiklat Pertina Medan ini, pembinaan atlet tinju lebih fokus dan terstruktur. Pasalnya, semua atlet melakukan training camp (TC) secara penuh. Semua kebutuhkan termasuk belajar telah difasilitasi oleh Pertina Medan.
"Kita yakin, dengan pembinaan terukur tersebut, akan meraih prestasi. Kita hanya menunggu waktu. Apalagi KONI Medan juga sangat mendukung. Semua atlet kita di bawah binaan KONI Medan," ungkapnya.
Sebagai bukti keberhasilan Pusdiklat Pertina Medan, petinju Medan mendominasi pada Kejurda Tinju Sumut tahun 2019 lalu. Dari 14 atlet yang dikirim, Pertina Medan memboyong delapan emas, tiga perak dan dua perunggu. Menurut Sabam, ini merupakan prestasi terbaik mereka sepanjang ikut Kejurda.
"Pada Kejurda terakhir sebelum pandemi Covid-19 tersebut, 90 persen atlet kita meraih medali. Saya yakin, bila terus dilakukan maka akan meraih prestasi lebih baik," pungkasnya.
Warna Baru Yamaha FreeGo Semakin Modern dan Elegan
GM-News. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (PT YIMM) kembali memberikan penyegaran warna baru pada motor Yamaha FreeGo S ABS Version, serta penambahan aksen warna grafik yang lebih modern pada Yamaha FreeGo Standard Version.
Yamaha FreeGo sebagai Amazing Matic memiliki prestasi sebagai Best Buy Matic (dalam Motor Plus Award, 2019) karena terbukti dengan utilitas fitur yang diperuntukkan bagi keluarga modern masa kini, baik pria maupun wanita yang mengedepankan sisi praktis saat berkendara dan tetap dapat tampil bergaya.
“Dengan konsep Amazing Matic, Yamaha Freego kaya akan fitur canggih dengan mengedepankan kenyamanan dan kepraktisan konsumen yang membutukan motor fungsional, seperti bagasi luas (25 L), smart front fuel untuk pengisian bahan bakar di bagian depan, electric power socket untuk pengisian daya ponsel, tempat duduk yang lebih lebar, dan ruang pijakan kaki yang lebih luas,” ungkap Antonius Widiantoro, Manager Public Relation, YRA, & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam pers rilisnya, Kamis (30/09).
Yamaha menyempurnakan Yamaha FreeGo ini dengan memberikan tampilan warna baru yang lebih fresh serta aksen grafik yang lebih modern. Penyegaran warna baru ini mengikuti perkembangan trend dan selera keluarga modern masa kini. YIMM berharap, langkah ini dapat membuat Yamaha FreeGo tetap menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia serta melengkapi kebutuhan keluarga modern yang mengedepankan kualitas bersama keluarga.
Mayoritas keluarga modern saat ini memiliki rutinitas kegiatan yang aktif sehingga dapat menunjang semangat dan kualitas hidup yang tinggi. Maka, Yamaha menghadirkan produk paket lengkap yang telah disesuaikan dengan kebutuhan keluarga modern saat ini, seperti utilitas keandalan fitur yang ada di Yamaha FreeGo.
Yamaha FreeGo memiliki 3 varian, mulai dari Yamaha FreeGo S ABS Version, Yamaha FreeGo S Version, dan Yamaha FreeGo Standard Version. Tahun ini, Yamaha FreeGo S ABS Version mendapat sentuhan warna baru yang lebih modern dan elegan, yaitu warna baru Prestige Silver yang menggambarkan kemewahan dan kualitas waktu bersama para keluarga modern masa kini.
Pilihan warna yang serupa juga telah disematkan pada Yamaha FreeGo S Version, yaitu Prestige Silver dipadukan warna matte black pada handle seat dan warna Matte Red dipadukan warna hitam pada Emblem FreeGo dan Yamaha.
Selain penyegaran warna baru, penambahan aksen grafik modern juga disematkan pada 4 (empat) pilihan warna Yamaha FreeGo Standard Version, diantaranya warna Mettalic red dengan aksen grafik Hitam dan Abu-abu, Mettalic black dengan aksen grafik Gold dan Abu-abu, Mettalic white dengan aksen grafik Deep Red dan Hitam, dan Mettalic blue dengan aksen grafik Gold dan Hitam yang dikombinasikan warna hitam pada bagian bawah.
Yamaha FreeGo S ABS Version dengan tampilan warna baru ini sudah dapat dibeli pada seluruh jaringan dealer resmi Yamaha Indonesia dengan harga Rp 24,763,000 OTR Medan. Sedangkan untuk Yamaha FreeGo S Version dengan harga Rp 22,408,000 OTR Medan, dan untuk Yamaha FreeGo Standard Version dengan harga Rp 20,898,000 OTR Medan.
Untuk informasi produk selengkapnya dapat langsung kunjungi website resmi Yamaha Indonesia www.yamaha-motor.co.id atau dealer resmi Yamaha Indonesia.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)







