Rabu, Juli 31, 2019
Lomba Irit Yamaha Mio S
Agil Tembus 64km/Liter
GM-News. Yamaha kembali menggelar tantangan lomba irit 1 liter Yamaha Mio S, kali ini acara dilangsungkan di Pematang Siantar, pada Minggu (28/07) lalu. Agil salah satu peserta berhasil menjadi pemenangnya.
Yamaha Mio S yang dikendarai Agil berhasil menempuh jarak sejauh 64 kilometer dengan satu liter BBM, sehingga dia berhak membawa pulang hadiah uang tunai Rp 2 juta.
Sedangkan juara kedua diraih Ambrianto yang berhasil menempuh jarak 59,8 kilometer dengan BBM satu liter, sehingga mendapatkan hadiah uang tunai Rp 1,5 juta.
Juara ketiga diraih Sugeng Harianto yang berhasil menempuh jarak sejauh 59,5 kilometer, dan memperoleh hadiah Rp 1 juta.
Agil usai memenangi lomba tersebut mengaku, Yamaha Mio S terbukti irit. Ia pun semakin yakin setelah mengikuti kegiatan tantangan irit 1 liter. "Saya mencintai Mio S, bahkan saya lebih mencitai Yamaha, karena sudah menjadi pengguna Yamaha sejak 2010,” ujarnya.
Agil mengatakan, tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti tantangan lomba irit 1 liter Yamaha Mio S. "Saat akan mengendarai Mio S, persiapan yang perlu dipersiapkan, perhatikan seluruh bagian motor, terutama kondisi mesin. Kontrol kecepatan, tindak asal-asalan dalam berkendara," katanya.
Seluruh rangkaian acara grand final tantangan irit 1 liter Yamaha Mio S berlangsung seru dan meriah. Sebanyak 30 peserta ambil bagian pada kegiatan yang dimulai sejak pagi hingga siang. Start dilakukan di di komplek Megaland Pematang Siantar, selanjutnya menuju Parapat, dan finish di Lumban Julu.
SPV Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii Yansen Agus Lie, Rabu (31/07) menerangkan, melalui event ini, masyarakat bisa langsung mencoba produk-produk Yamaha yang telah mengadaposi teknologi bluecore. Produk-produk Yamaha sangat handal, ramah lingkungan, efisien dan irit bahan bakar, terutama Mio S sebagai produk yang dilombakan pada tantangan irit.
"Dengan tag line #generasiperlubukti, kita harapkan masyarakat makin tahu kemampuan dan handalnya motor Yamaha. Juara tantangan irit sudah kita peroleh, semoga semakin banyak masyarakat yang tahu iritnya Yamaha terutama Mio S," jelasnya.
Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat dapat mendukung program pemerintah dalam mengirit konsumsi BBM. Menurut Yansen, banyak masyarakat yang menyaksikaan kegiatan itu menebak sepeda motor Yamaha Mio S dengan ketersediaan BBM satu liter, hanya bisa menempuh jarak sekitar 40-50 kilomater. "Ternyata dengan BBM satu liter, sepeda motor yang dikendarai oleh peserta jenis Yamaha Mio S bisa menempuh jarak sejauh 66, 5 kilometer,” katanya.
Yansen menjelaskan, teknologi teranyar Blue Core pada sepeda motor Yamaha bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih irit. "Asal tarikan gasnya stabil dan konstan, Yamaha Mio S dijamin irit,” katanya.
Menurutnya, jika di rata-rata, skutik yang sudah berteknologi Blue Core bisa menempuh setidaknya 60 km untuk setiap 1 liter BBM. Selain medan, perilaku berkendara jadi faktor utama dalam konsumsi bahan bakar. "Jadi untuk bisa sangat irit, selain stabil atau eco riding, kecepatan kendaraan dijaga di 40-60 km/jam. Karena kalau di bawah atau di atas itu, tarikannya agak berat sehingga butuh banyak tenaga. Selain itu cuaca juga pengaruh, kalau panas, ada penguapan bahan bakar," ujar Yansen.
Dalam teknologi Blue Core, ada beberapa yang berubah di ruang bakar yang dioptimalkan dengan cara mengganti tipe ruangnya dari pen floor yang mirip atap rumah menjadi hemispherical (combustion chamber) atau setengah lingkaran.
Perubahan lainnya, yakni bahan logam pembentuk silinder beralih menjadi alumninium atau yang dikenal dengan teknologi forged piston dan diasil. Teknologi sebenarnya mengadopsi mesin yang dipakai pada motor balap Yamaha, kemudian diterapkan pada motor-motor baru Yamaha saat ini.
Aluminium yang lebih ringan pada silinder, juga membuat pelepasan panas jadi lebih baik. Apalagi motor Yamaha saat ini sudah menggunakan sistem injeksi. Perubahan pada piston dan silinder ini juga membuat gesekan antar mesin jauh berkurang.
Pada sistem pendingin mesin, pabrikan berlogo garpu tala ini bahkan membuat motor berteknologi Blue Core memiliki kipas pendingin lebih besar, kemudian sirip-sirip pendingin dibuat lebih tipis namun jumlahnya lebih banyak sehingga pelepasan panas bisa lebih optimal. Yamaha menyematkan teknologi oil jet piston fuel, dimana ada jalur khusus minyak pelumas di bagian bawah piston yang bisa menyemprot ke atas.
Rabu, Juli 03, 2019
MAXI Yamaha Day Siap Hibur Warga Tebingtinggi
GM-News. Forum komunikasi para pecinta skutik MAXI Yamaha akan menggelar silaturahmi di Lapangan Sri Mesing, Tebingtinggi, Minggu (07/07). Acara yang bertajuk MAXI Yamaha Day itu berisikan sejumlah kegiatan menarik diantaranya, sport otomotif, entertainment, dan bakti sosial.
GM Marketing PT Alfa Scorpii, Joni Lie kepada wartawan di Medan, Rabu (3/7) mengatakan, MAXI Yamaha Day di tahun ke-3 penyelenggaraannya ini bakal jadi daya tarik warga setempat untuk menikmati beragam aktivitas di dalamnya. Para pengunjung akan dibuat betah selama acara berlangsung karena banyaknya pilihan kegiatan yang bisa diikuti.
Mereka bisa ambil bagian dalam test ride produk baru, kontes fun modifikasi, games, selebrasi MAXI Yamaha Day ke-3, DJ performance, festival kuliner, community performance, donor darah, dan entertainment lainnya. Ada pula special promo untuk pembelian MAXI Yamaha Series, dan hadiah-hadiah eksklusif lainnya.
Untuk makin memeriahkan perhelatan akbar ini, Yamaha juga mengajak publik untuk berpartisipasi dalam city touring skutik MAXI Yamaha. Ini merupakan salah satu praktik menyalurkan hobi riding sepeda motor yang paling digemari di acara ini.
Para peserta yang jumlahnya ribuan orang, akan melakukan touring terlebih dulu dengan mengambil dari tiga titik berbeda, yaitu Medan, Kisaran, Pematangsiantar dan Tebing Tinggi. Untuk area Medan dan sekitarnya titik start dilaksanakan di Sentral Yamaha Medan, area Kisaran di dealer setempat, area Pematangsiantar di Megaland, dan area Tebing Tinggi dari dealer Yamaha masing-masing.
Yang harus ditunggu juga, suguhan entertainment lewat penampilan band dan DJ yang menghibur para pengunjung. ”Kami berharap warga Medan dan sekitarnya akan merasakan kemeriahan acara ini dan mendapatkan pengalaman seru di awal pekan ini. Dengan sejumlah kegiatan yang sudah disiapkan, mari ramai-ramai datang ke event MAXI Yamaha Day,” ungkap
Bagi pengguna skutik berlogo garpu tala, khususnya Yamana Lexi, Aerox, Nmax, Xmax dan Tmax, acara ini merupakan kesempatan terbaik menghabiskan waktu akhir pekan dengan menikmati beragam aktivitas. Pendaftaran peserta secara on line sudah ditutup pada tanggal 30 Juni 2019, tinggal pelaksanaan acara akbar ini berjalan dengan lancar dan meriah. “Untuk mengikuti acara tersebut tidak dikutip bayaran, bahkan para peserta akan mendapat t-shirt cantik,” ujar Joni Lie.
Seperti diketahui, MAXI Yamaha mewakili kategori baru konsumen Indonesia yang menyukai gaya hidup premium dan berkendara yang fun dengan skutik premium, yang mana bisa diperoleh melalui pengalaman bersama model-model Maxi Yamaha yaitu NMax, XMax, TMax, Aerox, dan Lexi.
Joni Lie menyebutkan, dengan tagline "Live In The Higher Stage", produk-produk MAXI Yamaha dan konsumennya menunjukkan kelas yang berbeda. Ada perubahan tren di Indonesia saat ini yang mengarah pada pemilihan skutik premium. Seiring pesatnya perkembangan kelas ekonomi menengah, maka terjadi pergeseran keinginan dan kebutuhan akan motor untuk konsumen, khususnya di kelas menengah atau biasa dibilang untuk eksekutif muda. Memiliki produk-produk Maxi Yamaha pun menjadi salah satu tanda kesuksesan itu di Indonesia. Maxi Yamaha juga memberikan pride buat pengendaranya karena memiliki motor masterpiece atau yang terbaik di kelasnya dengan keunggulan desain, fitur, performance, technology, comfort dan handling.
Senin, Juli 01, 2019
Aerox Fun Race Tantang Adrenalin Wartawan
GM-News. Kelas Yamaha Aerox 155 Fun Race kembali diperlombakan di ajang Yamaha Cup Race (YCR) 2019 seri 1 putaran region Sumatera, yang dilangsungkan di sirkuit permanen IMI Sumut, Jalan Pancing, Medan, Minggu (30/6).PT Yamaha Indonesia Motor Manufactruing (YIMM) menyediakan 15 unit Yamaha Aerox 155 untuk para pembalap. "Peserta pembalap Yamaha Aerox 155 Cup 2019 yang berlomba berasal dari komunitas Yamaha, masyarakat umum, dan jurnalis yang sebelumnya sudah kami seleksi," ujar Joni Lie, GM Marketing PT Alfa Scorpii di sela-sela kegiatan tersebut.“Sebelumnya kita lakukan edukasi soal safety gear, cara berkendara dan teknik balap yang benar. Terbukti animonya sangat luar biasa. Untuk pilihan Aerox 155 memang cocok di dunia balap berdasarkan desain motor dan handlingnya,“ terang Joni Lie.
Dijuluki PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) sebagai Personal Sport Scooter, lantas bagaimana keseruanya balapan pakai Yamaha Aerox 155? Menurut pantauan GayaMedan News.com, saat start gemuruh knalpot Sakura langsung memekakkan telinga.
Adapun alasan Yamaha untuk membuka kelas ini, sebagai apresiasi kepada komunitas, masyarakat umum, dan jurnalis untuk merasakan sensasi balapan.
"Saat tarikan awalnya itu enak banget mas," ujar Ardiansyah, salah satu peserta balapan dari kalangan jurnalis. Saat memasuki rpm menengah ke atas beberapa pembalap mengakui 'khasiat' dari Variable Valve Actuation (VVA). "Kalau saya pas start awal enggak enak, tapi pas rpm menyentuh batas VVA aktif baru kerasa jambakannya," Ardianyah.
Ardiansyah mengucapkan banyak terimakasih kepada Yamaha yang telah membrikan kesempatan para jurnalis merasakaan sensasi mengikuti balapan sebenarnya di sirkuit. “Terima kasih khususnya buat Yamaha Indonesia yang sudah mengadakan balapan untuk jurnalis. Ini sangat baik untuk menguji nyali kami di sirkuit balap dengan Yamaha Aerox 155 cc,“ ucapnya.
Setelah menyelesaikan 10 lap, akhirnya Rahmat Fitriadi dari tim F29RT BSHK HT25 Sumut meraih podium pertama kelas Yamaha Aerox 155 Cup Community. Urutan kedua ditempati Darma Pusaka juga dari tim F29RT BSHK HT25 Sumut, disusul Nurul Habibi dari tim Al Barokah Babe Speed di posisi ketiga. Rahmat Fitriadi mengaku finish pertama di kelas tersebut karena didukung performa kendaraannya.
Sementara itu Darma Pusaka sebagai pemenang podium 2 mengomentari handling dan performa Yamaha Aerox 155 VVA. ”Saat riding tadi saya merasakan akselerasi dan handling yang stabil. Motor matik tapi berasa sporty banget. Cocok banget buat yang punya jiwa sporty tapi ingin tetap naik matik,” katanya.
Darma menilai, Yamaha Aerox 155 VVA memang memilki karakter sport, tetapi tetap enak juga digunakan dalam kegiatan sehari-hari. “Saya kan suka motor berkarakter sport meskipun bukan motor sport. Aerox 155 mendukung kebutuhan konsumen seperti itu,” paparnya.
"Menurut saya kelas yang satu ini merupakan kelas yang sangat seru," ucapnya. "Selain itu, menggunakan Aerox di atas sirkuit permanen menurut saya sangat enak, dari segi performa mesin nendang dan kaki-kakinya juga stabil untuk bermanuver," lanjutnya.
Kejuaraan Yamaha Cup Race (YCR) 2019 Region Sumatera putaran I yang diikuti 130 starter dibuka Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut, Faisal Arif Nasution. Seremonial pembukaan juga dihadiri Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sumut Josua Sinurat, GM Marketing PT Alfa Scorpii Joni Lie, Manajer Edukasi PT Alfa Scorpii Zaenal Harahap, dan unsur pengurus IMI Sumut H Sabrabuana.
Dalam kesempatan tersebut, Faisal berharap kejuaraan ini dapat melahirkan pembalap handal, bisa mengharumkan tidak hanya bagi Medan tapi juga bagi Sumut dan Indonesia umumnya. “Saya berharap para pembalap mampu menampilkan prestasi terbaik, sehingga bisa membawa nama harum Sumatera Utara dan Indonensia umumnya," ujar Faisal.
YCR 2019
Racer Lokal Kuasai YCR Region Sumatera
GM-News. Para pembalap Sumut berhasil mendominasi kejuaraan Yamaha Cup Race (YCR) 2019 Region Sumatera putaran I, Minggu (30/6) yang digelar di Sirkuit Permanen IMI Sumut, Jalan Pancing, Medan.
Di kelas YCR6 (Sport 135 2L STD Open), pembalap asal kota Medan M Irvansyah Putra Lubis merebut podium utama. Pembalap yang membawa bendera CV ABS Raya Panglima Motor Abah Medan ini menyelesaikan balapan sebanyak 10 lap dengan menggeber Yamaha RX King, memakan waktu 47 menit 35 detik.
Posisi kedua di kelas ini dimenangkan Eko Ryanto dari tim Pondok Butik Abah Medan dengan waktu 48 menit 51 detik. Sedangkan posisi ketiga diraih Andrian Aritonang dari tim 828 Sumatera Jaya Bembenk Gopal Ipone dengan total waktu 48 menit 58 detik.
Dominasi pembalap Sumut berlanjut di kelas YCR8 (Moped 125 2L STD non kategori), melalui Nurul Habibi yang mengusasi podium utama, disusul Ichwanul Siregar di urutan kedua, dan Andrie Juanda urutan ketiga. Di kelas YCR5 (Moped 125 4T STD Novice/Rokkie), Fredy Hans Tanuwijaya dari tim Fast Tech RT Medan berhasil meraih podium pertama, diikuti Maruli Laden dari tim HSRT Jambi di posisi kedua, dan M Habib Hamdun dari tim M2T Bunda Hana Tanjung Balai pada posisi ketiga.
Hasil perlombaan lainnya, di kelas YCR1 (Moped 150 CC TU Expert-Injeksi), podium pertama dimenangkan Reggi Lukmana dari tim Yamaha Yamalube Suhandi Padang, dibayangi Agus Setiawan Yamaha Yamalube BTKS Prolinner Aceh, dan urutan ketiga diraih Andreas Gunawan dari tim GGRT NHK Creampie MBKW2 Lampung. Di kelas YCR2 (Moped 150 CC TU Novice-injeksi), Maruli Laden dari Jambi berhasil menjadi juara I, disusul TM Kausar dari Aceh di posisi kedua, dan Arif Murizal dari Sumbar berada di posisi ketiga.
Kelas YCR3 (Moped 150 CC STD Novice/Rokkie), Gilang Prayoga dari tim HRST Jambi meraih podium pertama, disusul Dede Andriansyah Putra dari tim AZM RT Pakwa RT FD 30 di urutan kedua, dan Dimas Nasution IYA Hehe RT Sumut meraih posisi ketiga.
Gilang Prayoga dari tim HRST Jambi kembali merebut podium pertama saat berlomba di kelas YCR4 (Moped 125 4T STD-Non kategori). Posisi kedua di kelas ini dimenangkan M Habib Hamdun dari tim M2T Bunda Hana Tanjung Balai, dan urutan ketiga direbut Denny Ardianto dari tim Arci Medan Chapter. Kelas YCR9 (Moped 125 2L STD-Ex Rider), posisi pertama dimenangkan Joey Elsa, disusul Arri H, dan Dudiet Hadi.
Kejuaraan Yamaha Cup Race (YCR) 2019 Region Sumatera putaran I yang diikuti 130 starter dibuka Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut, Faisal Arif Nasution. Seremonial pembukaan juga dihadiri Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sumut Josua Sinurat, GM Marketing PT Alfa Scorpii Joni Lie, Manajer Edukasi PT Alfa Scorpii Zaenal Harahap, dan pengurus IMI Sumut H Sabra Buana .
GM Marketing PT Alfa Scorpii, Joni Lie memberikan apresiasi kepada para pembalap andalan dari Sumbar, Lampung, Jambi, Aceh, dan tuan rumah Medan yang mengikuti kejuaraan tersebut. “Harapan kita adalah dapat mengakomodir komunitas-komunitas motor Yamaha dan memfasilitasi talenta muda menuju pentas balap nasional. Yamaha Cup Race terus berupaya meningkatkan branding karena racing adalah DNAnya Yamaha,” tutur Joni Lie.
IMI Sumut Berharap YCR Lahirkan Racer Handal
GM-News. Kejuaraan Yamaha Cup Race (YCR) 2019 Region Sumatera putaran I telah dibuka secara resmi oleh Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumut, Faisal Arif Nasution di Sirkuit Permanen IMI Sumut, Jalan Pancing, Medan, Minggu (30/06).
Faisal berharap, melalui kejuaraan ini dapat melahirkan bibit-bibit pembalap handal Sumatera Utara yang bisa mengharumkan tidak hanya bagi Medan tapi juga bagi Sumut dan Indonesia umumnya. “Saya berharap para pembalap mampu menampilkan prestasi terbaik, sehingga bisa membawa nama harum Sumatera Utara dan Indonensia umumnya," ujar Faisal yang didampingi Kadispora Sumut H Baharuddin Siagian, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sumut Josua Sinurat, GM Marketing PT Alfa Scorpii Joni Lie, dan Manajer Edukasi PT Alfa Scorpii Zaenal Harahap.
Selain itu, menurutnya kejuaraan ini diharapkan bisa mengarahkan bakat dan minat generasi muda yang mempuyai hobi balap tidak melakukan perbuatan melanggar hukum seperti melakukan balap liar di jalan raya, "Kita tahu bahwa aktivitas balap liar di jalan raya yang dilakukan oleh anak muda selain melanggar tertib berlalulintas juga membahayakan terhadap nyawa sendiri", pungkasnya.
Sementara itu GM Marketing PT Alfa Scorpii, Joni Lie mengatakan, sejumlah pebalap andalan dari Sumbar, Lampung, Jambi, Aceh, dan tuan rumah Medan bersaing pada kejuaraan balap YCR 2019 Region Sumatera putaran I.
Kejuaraan tersebut mempertandingkan 10 kelas yakni, YCR 1 Moped 150 cc tune expert, YCR 2 Moped 150 cc tune up novice, YCR 3 Moped 150 cc standard rookie, YCR 4 Bebek 4 langkah 125 cc standard, YCR 5 Bebek 4 langkah standard novice, YGR 6 Sport 2 langkah 135 cc standard open, YCR 7 bebek 2 langkah 125 cc standard open, YCR 8 bebek 2 langkah 125 cc non kategori, YCR 9 bebek 2 langkah standard 125 (ex rider), dan YCR 10 Aerox Fun Race standard 155 cc (non kategori).
YCR 2019 Region Sumatera putaran I juga membuka satu kelas baru yaitu Ex-Rider. Dalam kelas tersebut terdapat para mantan pembalap profesional yang dulu sempat berkompetisi di berbagai ajang balap Sumatera Utara maupun nasional.
Pembukaan kelas Ex-rider ini tidak hanya menjadi momen nostalgia, tetapi turut menyuarakan pesan akan tingginya komitmen Yamaha Indonesia dalam menghadirkan gelaran balap terbesar di Indonesia selama tiga dekade terkahir. “Kelas itu diadakan untuk menambah kemeriahan Yamaha Cup Race 2019 Region Sumatera putaran I,” kata Joni Lie.
YCR 2019 juga menyajikan kelas Yamaha Aerox 155 Cup Community yang kini semakin banyak komunitasnya. Kategori khusus ini menggunakan motor Yamaha Aerox 155, dan diberikan edukasi dan pelatihan balap yang dibimbing mentor berpengalaman yaitu Willy Hammer, juara nasional Motoprix kelas MP1 2018.
Banyak pengetahuan dan pengalaman berharga yang diterima para peserta terpilih. Ini sehubungan safety riding, penentuan racing-line dan titik pengereman. Pada awalnya, para peserta belajar teori, kemudian dipraktekkan langsung di trek.
“Harapan kita adalah dapat mengakomodir komunitas-komunitas motor Yamaha dan memfasilitasi talenta muda menuju pentas balap nasional. Yamaha Cup Race terus berupaya meningkatkan branding karena racing adalah DNAnya Yamaha,” tutur Joni Lie.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)







