Sabtu, Mei 06, 2017
28 Atlet Siap Bersaing
GM News-Medan. Sebanyak 28 peserta di cabang olahraga tenis lapangan bersaing mengikuti Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kota Medan III Tahun 2017 Wilayah II yang pertandingan perdananya dimulai, Kamis (4/5/2017) sore di lapangan Pelti Kebun Bunga Medan. Para petenis yang bersaing ini berasal dari enam kecamatan yakni Medan Selayang, Medan Johor, Medan Polonia, Medan Petisah, Medan Tuntungan dan Medan Sunggal.Ketua Umum KONI Kota Medan Drs Eddy H Sibarani dan jajaran pengurus KONI antara lain Sigfried, Rotua Sibagariang, Arman TH menghadiri dimulainya pertandingan tenis lapangan tersebut dan menyempatkan untuk melihat pertandingan di beberapa partai.
Cabor tenis lapangan, sebagaimana disampaikan Ketua Penyelenggara Taufiqurrrahman dan Sekretaris Amir Hafriandi berlangsung selama tiga hari mempertandingkan 4 nomor pertandingan, yakni tunggal putra dan putri, ganda putra dan ganda campuran.
“Kita rencanakan berakhir, Sabtu (6/5), mudah-mudahan tidak ada halangan dan hambatan dan berhasil sukses sebagaimana yang kita harapkan bersama,” ujar Taufiq.
Ketua KONI Medan Eddy Sibarani usai foto bersama dengan para atlet dan panitia, ketika dimintai tanggapannya mengatakan, cabor olahraga tenis lapangan sama seperti cabor lainnya pada Porwil ini diharapkan menghasilkan atlet-atlet berprestasi guna menjaring atlet-atlet kota Medan sebanyak-banyaknya. "Sehingga kota Medan benar-benar menjadi gudang atlet yang berprestasi dan tetap menjadi barometer di Sumatera Utara," sebut Eddy Sibarani.
“Kita telah mengusung Medan sebagai Kota Atlet, maka Porwil ini dan kegiatan lainnya yang diselenggarakan KONI Medan semuanya dalam upaya menuju kearah tersebut,” ujarnya
Terhadap cabang olahraga tenis lapangan, Eddy mengharapkan muncul atlet-atlet baru dan dengan itu memunculkan prestasi baru di cabang tenis lapangan. “Melalui Porwil ini kita mengharapkan adanya juara-juara baru,” harapnya.
"Karena itu, cabang olahraga ini tak boleh tinggal diam, namun harus menjemput bola untuk bersosialisasi ke masyarakat dan terutama ke sekolah-sekolah. Dengan sosialisasi yang dilakukan memudahkan untuk mendapatkan penggemar-penggemar baru dan terbentuk klub-klub tenis lapangan di kecamatan-kecamatan," tandas Eddy Sibarani.
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar