Selasa, Maret 28, 2017
Faisal Arif Nasution Pimpin IMI Sumut 2017-2021
GM News-Medan. Faisal Arif Nasution terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara pada Musyawarah Provinsi (Musprov) IMI Sumut periode
2017/2021, di Hotel Santika Medan, Selasa (28/3). Faisal Arif Nasution menggantikan Musa Rajekshah sebagai ketua umum periode 2012/2016.
Pada sidang Musprov yang dipimpin Mawardi, Syahruddin Siregar, dan Ahmad Saukhi menyatakan Faisal resmi terpilih secara aklamasi setelah mendapat dukungan 17 dari 18 klub anggota pemilik suara.
Ketua umum terpilih Faisal Arif Nasution tetap mengajak pengurus sebelumnya di bawah kepemimpinan Musa Rajekshah untuk bergandeng tangan dan memperkuat tali persaudaraan demi tujuan bersama dalam rangka menyukseskan program kerja untuk empat tahun ke depan. " Sejak tahun 2004 saya bergabung menjadi anggota IMI banyak jasa ketua Ijek dalam memajukan IMI Sumut. Karena itu, program pengurus sebelumnya akan tetap kami laksanakan. Termasuk tahun 2018, kita akan programkan rally pariwisata dan motorcross.
Gubsu Ir H T Erry Nuradi menilai IMI Sumut termasuk cabang olahraga yang sangat aktif melaksanakan kejuaraan. Namun, selain aktif melaksanakan kompetisi, pengurus IMI juga diharapkan bisa melaksanakan beberapa fungsi kegiatan lainnya seperti melakukan sosialisasi terhadap peraturan tertib berlalulintas yang baik, fungsi sosial dan turut mempromosikan wisata daerah. Untuk mendukung itu pula, pemprovsu dan Kapolda sudah menjalin MoU dengan dinas pendidikan agar memasukkan pengetahuan tertib berlalu lintas ke dalam kurikulum pelajaran siswa di sekolah.
" Salah satu penyebab kematian terbesar kedua di dunia adalah kecelakaan lalu lintas. Hampir 60 orang setiap harinya meninggal karena kecelakaan. Karena itu, tidak hanya pihak kepolisian dan pemerintah saja, tapi IMI memiliki tanggung jawab bersama untuk menyadarkan masyarakat untuk tertib berlalu lintas." ucapnya.
Dikatakan Erry, pada era 90 an kawasan Rambung Sialang dan Parapat sering dijadikan kawasan pelaksana even internasional tingkat asia pasifik untuk kejuaraan rally, yang dihadiri sejumlah negara kontestan seperti Selandia Baru dan Jepang. Karena itu, ia mengharapkan kepengurusan IMI baru bisa menyusun kalender of Even tetap termasuk melaksanakan kejuaraan dunia yang selanjutnya bekerja sama dengan Pemprovsu. "Kelemahan sejumlah cabor memang terletak pada even yang tidak dipersiapkan dengan baik. Artinya perlu kalender of even dengan baik. Pemprovsu siap bantu terutama dalam hal pendanaan. Tapi tidak bisa diajukan 2 atau 3 bulan sebelum even. Tapi, pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin agar IMI Sumut maju dan berprestasi," harap Erry.
Ketua Koni Sumut John Ismadi Lubis mengatakan pihaknya sangat merindukan IMI Sumut kembali dipercaya sebagai tuan rumah kejuaraan dunia khususnya cabang rally, minimal tingkat asia tenggara. Koni Sumut bahkan telah agendakan kejuaraan IMI piala Gubsu sebagai persiapan menuju PON 2020. " Meskipun belum ada kepastian cabor ini bisa atau tidak dipertandingkan di PON 2020, paling tidak Sumut tetap lakukan persiapan. Apalagi pada 27 April nanti, IMI memasuki usia 111 tahun. Kita tentu berharap diusia yang sudah lama ini IMI Sumut bisa berjaya dan maju," harap John.
Sekjen IMI Pusat, Jefri JP mengatakan jika selama ini IMI Sumut berkontribusi besar dalam melaksanakan even nasional. Melalui Musprov ini pula pihaknya berharap program IMI Sumut tahun ini seyogyanya mesti diselaraskan dengan program IMI pusat sesuai rakernas 2016 lalu. "Perlu komitmen dan kerja keras dari pengprov, klub, serta pihak yang terlibat dalam kegiatan olahraga dan wisata otomotif Mari kita dukung organisasi IMI yang modern, komunikatif, terbuka dan solid. Tapi, jangan campur adukkan IMI ini dengan unsur politik " jelasnya.
Adapun tim formatur yang dipercaya untuk menyusun kepengurusan periode 2017-2021 diantaranya Faisal Arif Nasution, Musa Rajekshah, Mawardi, Syahruddin Siregar, dan Ahmad Syauki. Hadir pada acara Musprov, dan Agung Nugroho Ketua IMI Riau.
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar