Minggu, September 17, 2017
Medan Denai Akhiri Dominasi Medan Timur di Bulutangkis
GM News-Medan. Kontingen Kecamatan Medan Denai tampil sebagai juara umum cabang olahraga (cabor) bulutangkis, di Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Medan IX/2017, yang berakhir di GOR bulutangkis Shamrock, Medan, Kamis (14/9). Medan Denai mampu mengoleksi 2 emas, 1 perak, 5 perunggu. Hasil ini sekaligus sukses mengakhiri dominasi Medan Timur yang merupakan juara bertahan pada Porkot 2016.Medan Timur harus puas berada di posisi kedua dengan 2 emas, 1 perak. Medan Johor raih 1 emas, 3 perak, 2 perunggu. Medan Amplas 1 emas, 1 perak, 1 perunggu. Kemudian Medan Belawan, Labuhan, Deli, dan Perjuangan masing 1 perunggu.
Medali emas pertama Medan Denai melalui Ganda putri pasangan Aprilian/Salsabila yang di final kalahkan pasangan Nia /Silvia (Johor) dua set langsung 21-14, 22-20. Medali perunggu bersama Shindi/ Shintia (Deli) dan Adelia/Putri N (amplas).
Emas kedua melalui nomor tunggal putra, Fadlan. Pada laga final ia kalahkan Artha dari Medan Timur dua set langsung 21-10, 21-14. Sedangkan medali perunggu bersama Satrio (Johor) dan Kelvin (Denai).
Kemudian di nomor ganda putra atas pasangan Medan Timur Yufi V/Artha Hsb yang menang atas pasangan Medan Denai Fadlan/ Kelvin dua set langsung, 21-18, 21-9. Sedangkan perunggu bersama menjadi milik pasangan Medan Belawan (Widy/Paris) dan Medan Johor (Naufal/Thoriq).
Nomor ganda campuran emas direbut pasangan Fadil T/Adelia (Amplas) setelah menang atas pasangan Satrio Wibowo/ Nia A (Johor) dengan skor 21-18, 21-17. Perunggu bersama diraih kontingen Medan Denai atas nama M Fadlan/ Aprilian dan Kelvin/Salsabila.
Sementara di nomor tunggal putri, Nia A (Johor) meraih emas usai di final menang atas Adelia (amplas) dengan skor 18-21, 21-10, 21-13. Sedangkan medali perunggu bersama menjadi milik Salsabila (Denai) dan Nurhidayah (perjuangan).
Sedangkan nomor beregu diraih Medan Timur usai di final kalahkan Medan Johor dengan skor 2-1. Sedangkan medali perunggu bersama menjadi milik Medan Denai dan Medan Labuhan.
Koordinator KONI Kecamatan Medan Denai, Widodo mengucapkan terima kasih kepada pebulutangkis yang telah meraih medali sekaligus membawa kontingen Denai tampil juara umum. Menurut Widodo, cabor ini memang dari awal Cabor andalan di Porkot tahun ini. "Dari tahun ke tahun di ajang Porkot, bulutangkis memang konsisten sumbangkan emas. Ini menandakan bahwa pembinaan atlet di klub berjalan baik. Termasuk berkat kekompakan pengurus dalam menjalankan roda organisasi." jelas Widodo.
Wakil ketua KONI Medan bidang prestasi Siegfried mengatakan, dari hasil Porkot tahun ini menunjukkan bahwa kekuatan Cabor bulutangkis di setiap kecamatan sudah merata. Hal itu dilihat dominasi Medan Timur tidak begitu jauh dengan kecamatan lainnya. "Kita patut berbangga karena hampir semua kecamatan meraih emas. Ini kan berkat pembinaan yang baik dilakukan KONi kecamatan maupun klub. Kita harapkan setelah Porkot mereka terus lakukan intens latihan untuk persiapan di ajang Porwil dan Porprovsu 2018," ucapnya.
Sementara itu, ketua PBSI Kota Medan H Thamrin mengucapkan terima kasih atas dukungan KONI Medan yang setiap tahunnya melaksanakan Porkot. Hal ini tentu menjadi motivasi bagi seluruh atlet, demi meraih prestasi terbaik di even yang lebih tinggi. Termasuk kesempatan bagi PBSI untuk menjaring atlet hingga pelosok daerah, yang selama ini tidak dilirik. "Porkot merupakan salah satu ajang untuk mengevaluasi dan mengukur sejauh mana kemampuan atlet. Ini tentu salah satu bagian dari proses pembinaan yang baik. Kita berharap Porkot ini terus dilaksanakan tiap tahunnya." harap Thamrin.
Sebelumnya, pada Porkot Medan 2017, Cabor bulutangkis diikuti 120 atlet putra/putri dari 19 kecamatan Se Kota Medan. Pertandingan berlangsung mulai 11-14 September.
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar