Minggu, April 17, 2022
Sensasi Touring Yamaha Aerox Connected, Fitur Y-Connect Memperlancar Perjalanan
Yamaha Aerox meluncur perdana pada 2016, namun pada tahun 2020 Yamaha Indonesia merilis dia kembali dalam wujud generasi terbaru yakni All New Aerox 155 Connected. Desain anyar meliputi sejumlah sentuhan mulai dari estetika, fungsionalitas, hingga penambahan fitur.
Misalnya kini lampu LED terdapat pada bagian depan dan belakangnya, serta ada fitur DRL (Daytime Running Light). Pengendara juga dapat menempuh jarak lebih jauh dari model lama sebab kapasitas tangki bahan bakar membesar menjadi 5,5 liter.
Salah satu bagian paling anyar pada motor ini adalah fitur Y-Connect (Yamaha Motorcycle Connect), yakni koneksi antara Aerox dengan pengguna. Fitur ini sama seperti yang sudah digunakan pada generasi terbaru Nmax.
Fitur konektivitas ini terdiri dari Communication Control Unit (CCU) yang dapat terintegrasi via bluetooth dengan aplikasi ponsel Y-Connect (Yamaha Motorcycle Connect). Aplikasi itu bisa diunduh melalui Playstore pada ponsel berbasis Android.
Boy, adalah salah satu konsumen yang merasakan sensasi menggunakan aplikasi Y-Connect saat melakukan touring Medan-Banda Aceh-Medan beberapa waktu lalu. Bersama 4 kawannya (Zul, Dayan, Ije dan Eko), Boy memilih rute yang tergolong berat, yakni Aceh Utara, Gunung Salak, Danau Lut Tawar, Betung, Nagan Raya, Meulaboh, Gunung Geurute dan Banda Aceh. Kemudian melewati jalan lintas untuk kembali ke Lhokseumawe titik kumpul kami, selajutnya kembali ke Medan.
Sebelum memulai perjalanan touring, Boy dan kawan-kawan mengaktifkan aplikasi Y-Connect. “Proses menghubungkan motor dengan ponsel tidak terlalu lama, sekitar 10 menit. Kita diminta memasukkan alamat email, kata sandi, lalu verifikasi melalui email yang dicantumkan,” katanya.
Setelah aplikasi terbuka, masukan nomor rangka yang letaknya ada di bagasi. Jika ingin lebih mudah, pengguna bisa melakukan pemindaian barcode. Barcode terletak pada plastik pembungkus jok saat motor baru turun dari dealer. Setelah proses selesai, secara otomatis motor dan ponsel terhubung. Pengguna dapat memastikannya melalui indikator bertuliskan 'App' pada dasbor. Jika indikator 'App' itu muncul, sudah pasti ponsel dan motor telah menyambung.
Proses pertama selesai, kini saatnya Boy memulai perjalanan menuju Banda Aceh. Rata-rata kecepatan rombongan dalam perjalanan kala itu mungkin sekitar 50 sampai 60 km per jam, namun dalam kondisi tertentu mereka menambah kecepatan karena ingin cepat sampai.
Tak terasa perjalanan Boy sudah sampai Langsa, cukup melelahkan karena perjalanan merreka lakukan tanpa rehat. Menariknya, karena tersambung dengan Y-Connect, Boy bisa melihat riwayat perjalanan seperti jarak tempuh 166,4 km dengan waktu tempuh 3 jam 41 menit, dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 35 km per liter.
Menurut Boy, selain informasi seperti itu, pengguna juga bisa mendapatkan notifikasi telepon dan pesan masuk pada dasbor, informasi lokasi parkir terakhir saat terhubung dengan aplikasi, rekomendasi perawatan yang menunjukkan kondisi aki dan oli, sampai peringatan malfungsi.
Boy menyebutkan, pada jalan lurus mereka memacu All New Aerox 155 Connected mencapai kecepatan sekitar 90 km per jam. Lepas dari trek lurus, sejumlah tikungan yang membutuhkan konsentrasi menanti di depan. Menikung dengan kecepatan tertentu menggunakan motor ini terasa menyenangkan.
Meski terasa keras pada jalanan rusak, namun saat motor diajak menikung, suspensi Aerox ternyata sangat membantu kestabilan. Ditambah lagi ban tapak lebar yang disematkan membuat saya lebih percaya diri melahap tikungan.
Pengereman juga tetap mumpuni saat dipaksa melambatkan laju motor meski roda belakang masih menggunakan rem tromol. Kemudian Fitur antilock braking system (ABS) pada roda depan turut membantu agar mencegah roda terkunci ketika pengereman dilakukan.
Untuk mengetahui tingkat keiritan Yamaha All New Aerox 155 Connected, Boy dan kawan-kawan pun melakukan perjalanan dengan tema eco riding berlangsung santai, tidak banyak menyiksa kendaraan. Putaran rpm relatif bisa dijaga antara 2.000 hingga 4.000 rpm, sedangkan kecepatan bertahan di antara 20 km per jam hingga 60 km per jam.
Boy dan kawan-kawan harus melewati kepadatan lalu lintas kota yang tidak menentu. Pada beberapa titik, motor dapat dipacu dengan kecepatan konstan. Namun pada beberapa titik, laju motor sedikit tersendat dan kembali memulai dari nol atau stop and go.
Kesimpulan
Boy dan kawan-kawan menyimpuklan, skutik Maxi Yamaha terbaru ini cukup bisa diandalkan buat mereka yang senang ngebut, namun tetap ingin irit bahan bakar. DNA sporty skutik ini juga terasa sangat kental. Desainnya oke, meski tak banyak berubah jika dibandingkan dengan pendahulunya.
Soal handling-nya juga lumayan. Dengan kombinasi velg dan ban yang besar sesuai bawaan pabrik, motor ini nyaman dikendarai dalam berbagai situasi, mau santai, sedikit ngebut atau full tancap gas bisa diandalkan.
Bahan bakarnya juga irit. Dan lagi, ada aplikasi canggih Y-Connect yang bisa membuat satu motor terhubung dengan motor lainnya. Jadi, gaya berkendara, performa dan output bahan bakar bisa kita kontrol penuh. ***
Penulis, Endi Zulhendri pengguna All New Aerox 155 Connected
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

Tidak ada komentar :
Posting Komentar