Minggu, Agustus 30, 2020
Ribuan Peserta Ikuti Kopdar Komunitas Yamaha RX King Sumut
GM-News. Keluarga Besar RX King Indonesia (KBRI) Sumut menggelar pertemuan kopi darat (kopdar) gabungan, Pantai Kuala Dewi Indah, Perbaungan, Minggu (16/08/2020) lalu.
SPV Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii, Saiful Bait dalam pers rilisnya mengatakan, sedikitnya 1.000 peserta menghadiri acara tersebut yang dirangkai dengan deklarasi klub Pas 135, Kyper, Morfins, RKDM. Acara ini menjadi semakin semarak karena mendapat dukungan dari PT Alfa Scorpii.
Saiful Bait mengaku sangat kaget dengan jumlah bikers yang hadir. Sedikitnya ada 140 klub dan 1.000 lebih komunitas yang hadir berdasarkan daftar absenyang kami siapkan. “Kalo untuk bikers-nya, kami perkirakan lebih dari serribu orang hadir di kopdar gabungan Pantai Kuala Dewi Indah, Perbaungan. Ini berkah buat kami,” ujar Bait.
Saiful Bait mengatakan, pihak PT Alfa Scorpii memberi dukungan tersebut karena dinilai positif.”Para peserta mendapat kesempatan bernostalgia pada era tahun 1990-an, dengan mengendarai Yamaha RX King sebagai raja jalanan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menghilangkan stigma negatif Yamaha RX King di mata masyarakat,” katanya.
Sementara Ketua KBRI Region Sumut, Dedi S menjelaskan, klub-klub yang hadir dalam kopdar gabungan tersebut diantaranya Pasukan Asap Deliserdang, King Yamaha Perbaungan, Medan Owner Family King, RX King Dolok Masihul, Pas 135, Kyper, Morfins, dan RKDM.
“Ke depannya KBRI Region Sumut akan terus meramaikan dunia bikers khususnya Yamaha RX King. Kembangkan club menjadi komunitas yang menyenangkan bagi anggotanya dan masyarakat,serta bersaudara dengan seluruh bikers,” ujar Dedi yang didampingi Korlap Gojenx Bledex
Legenda
Berbasis sasis kokoh khas motor lelaki, bodi ramping, serta memiliki kecepatan di atas rata-rata yang tak dimiliki motor sekelasnya. Dengan segala keunggulan yang dimilikinya, Yamaha RX King tak lekang oleh waktu, tetap menjadi idola kaum muda masa kini.
Namun di sisi lain, karena kecepatannya, motor berkapasitas 135 cc ini kerap disalahgunakan para bandit jalanan. Sehingga stigma negatif melekat di diri Sang Raja (julukan Yamaha RX King) sebagai motor jambret.
Terlepas dari nada-nada sumbang yang muncul, bagi pencintanya, sensasi yang dihasilkan RX King seolah-olah dapat membawa mereka terbang ke era tahun 1990-an, saat RX King sedang merajai jalanan. Sesekali membetot gas menjadi kepuasan berbalut kebanggaan tersendiri bagi pengendaranya dan dianggap prestise.
Itu sebabnya komunitas Yamaha RX King di Medan pun mencoba menghilangkan stigma negatif masyarakat yang selama ini memandang sinis motortersebut.Mereka akhirnya sepakat merekatkan persaudaraan yang sudah terjalin dalam wadah yang lebih besar, yakni KBRI (Keluarga Besar RX King Indonesia) Sumut.
Mereka kemudian menggelar pertemuan rutin, silaturahmi lebih dieratkan seraya menyusun sejumlah agenda sosial. Seperti kopi darat (kopdar), touring,anjangsana ke panti jompo, yatim piatu, saur on the road bersama pekerja jalanan, pembagian takjil, sudah menjadi agenda rutin komunitas di KBRI Sumut.Komunitas Yamaha RX King Medan ini memang terkenal memiliki loyalitas dan soliditas yang tinggi.

Tidak ada komentar :
Posting Komentar