Minggu, April 29, 2018
Medan Bangga Sumut Tuan Rumah PON
Wali Kota Akan Buka Porwil 2018GM News-Medan. Jajaran pengurus KONI Kota Medan menyatakan rasa bangga dan gembira atas terpilihnya Sumatera Utara bersama Aceh dalam bidding tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 dalam Musornaslub KONI 2018 di Jakarta, Selasa (25/4).
Hal itu dinyatakan Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani di hadapan jajaran pengurus ketika memimpin rapat persiapan pembukaan Porwil Medan IV Tahun 2018, di aula KONI Medan, Rabu (26/4). Porwil Medan 2018 berlangsung 28 sampai 5 Mei dan akan dibuka Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi di lapangan Pasar 5 Marelan Sabtu (28/4) pagi.
“Kita bangga dan salut atas upaya Pemprovsu dan Aceh serta KONI Sumut/Aceh dalam mewujudkan impian menjadi menjadi tuan rumah bersama PON 2024 . Menjadi tuan rumah adalah jawaban dari kerinduan kita, setelah menunggu 65 tahun sejak Medan menjadi tuan rumah PON III tahun 1953 lalu,” papar Ketua Umum KONI Medan.
Dikatakan, dengan Sumut tuan rumah bersama PON 2024, maka Medan menjadi kota yang paling banyak menikmati keuntungan. Pengadaan sarana bakal dipusatkan di Medan dan sekitarnya. Otomatis gedung serta hall olahraga bertambah, yang berimbas dengan pembinaan prestasi atlet.
“Di sinilah moment Sumut untuk kembali masuk peringkat elit olahraga nasional, dengan menjadi provinsi terbaik di luar P. Jawa seperti yang pernah diraih. Belum lagi keuntungan dari sisi ekonomi yang diraih masyarakatm” ucap Eddy.
“Apalagi Pemprovsu telah menyiapkan lahan seluas 100 hektar di kawasan Kuala Namu, Deliserdang untuk membangun stadion baru dan sport centre. “Sarana yang akan dibangun tentu akan menjadi kebanggaan, seperti yang telah dimiliki Sumsel, Kaltim, dan Jabar,” sebut Eddy Sibarani.
Menurut Eddy Sibarani, pelaksanaan PON 2024 juga menjadi goal dari pelaksanaan Porwil Medan, karena Porwil sesungguhnya menjadi wadah penjaringan bibit bibit atlet muda dan pemula. “Porwil Medan lebih ditujukan bagi atlet-atlet dengan usia 16-19 tahun. Setelah dijaring dari sini dan kita persiapkan, maka pada pelaksanaan PON XXI enam tahun kemudian, atlet-atlet akan berada di masa-masa puncak (golden age),” ungkapnya lagi.
“Atlet-atlet Porwil Medan 2018 yang seterusnya menjadi atlet lapis ketiga inilah yang nanti menjadi cikal bakal atlet PON 2024. Karena atlet lapis pertama telah menjadi andalan tim Merah Putih di ajang internasional seperti Sea Games dan Asian Games. Sedangkan atlet lapis kedua saat ini sedang bertanding di Porwilsu 2018 untuk menuju Porprovsu,” jelas Ketua Umum KONI Medan.
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar